• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 23 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Langkah Indonesia Investment Authority Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

by redaksi
21 Februari 2021
in Berita
0
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah telah menetapkan Dewan Direktur Lembaga Pengelola Investasi (LPI), Selasa (16/2). Lembaga yang dinamai Indonesia Investment Authority (INA) ini telah menyusun daftar proyek yang akan dibiayai melalui investasi asing atau foreign direct investment (FDI).

Direktur Utama INA Ridha DM Wirakusumah mengatakan fokus utama INA di tahun pertama yakni mengerjakan proyek infrastruktur antara lain toll roads, bandara, pelabuhan, hingga infrastruktur di sektor jasa lainnya.

RelatedPosts

Sinergi Pemerintah dan Hutama Karya: Momen Idul Fitri Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Tamiang

Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

“Yang ingin saya sampaikan memang pertama-tama adalah sektor infrastruktur. Itu banyak sekali, walau saya tidak bisa ungkapkan dulu yang mana. Di pipeline kami sih banyak sekali. Tol yang akan kita jalankan dulu, baru nanti sisanya,” ungkap Ridha di Kompleks Instana Kepresidenan, Selasa (16/2).

Kata Ridha proyek infrastruktur terutama jalan tol punya multiplier effect besar terhadap perekonomian. Sehingga, diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi mulai tahun ini.  Dus, INA bisa ikut mendorong laju ekonomi 2021 sebagaimana target pemerintah di level 5% year on year (yoy).

Adapun selain infrastruktur, ke depan INA akan mengembangkan sektor potensial lainnya seperti kesehatan, pariwisata, serta sektor potensial lainnya. “Tentunya kita akan melihat secara seksama untuk memastikan bahwa proyek-proyek itu betul-betul bisa membawa good for us and also for our co-investors,” ucap  Ridha.

Dari sisi permodalan, INA akan mengantongi dana awal sebesar Rp 75 triliun di tahun ini. Angka tersebut terdiri dari Rp 30 triliun cash yang berasal dari penyertaan modal negara (PMN) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020 dan APBN Tahun Anggaran 2021. Sisanya, berupa inbreng saham-saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dengan modal awal tersebut, INA menargetkan FDI yang akan terkumpul sebesar US$ 20 miliar atau sekitar Rp 280 triliun dalam satu hingga dua tahun ke depan. Modal asing tersebut masuk dalam dua skema yakni master fund dan thematic fund yang akan dibagi sesuai dengan bidang investasi.

Direktur Eksekutif Institute for Development on Economic and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan sovereign wealth fund (SWF) di banyak negara mayoritas menggunakan investasi asing untuk sektor telekomunikasi dan informasi, serta sektor keuangan. Sebab, kedua sektor itu menguntungkan, serta punya prospek pertumbuhan sektor yang menjanjikan.

“Uang yang dikelola untuk infrastruktur dalam model SWF di negara lain biasanya hanya sekitar 7% dari total dana yang dihimpun. Karena, sektor infrastruktur punya ketergantungan terhadap sektor lain,” kata Tauhid

Kata Tauhid, jika fokus INA adalah membangun tol road di Sumatera atau Kalimantan, maka investor akan buntung. Sebab, industrialisasi di dua pulau tersebut belum sebesar di Jawa. Sehinga, jalan tol yang dibangun hanya akan dimanfaatkan sebagai lalu lintas masyarakat sekitar.

“Sumatra dan Kalimantan, secara financial belum punya multiplier ekonomi yang besar, paling-paling hanya mengandalkan industri berbasis pertanian, pun ini belum berkembang. Harus ada pusat industri yang besar dan banyak sektor, kalau itu tidak terjadi maka investor akan rugi,” kata Tauhid.

Namun demikian, Tauhid menilai investor akan untuk bila fokus INA yakni jalan tol di jalur selatan-Jawa yang menghubungkan dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. Selain mobilitas penduduk Jawa yang padat, ekonomi di Jawa merupakan yang terbesar di antara pulau lain.

“Kalau membangun tol roads di Jawa maka masih layak dan bisa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, terlebih di Selatan Jawa memang butuh didorong lagi ekonominya,” ucap Tauhid.

Akan tetapi, Tauhid mengatakan proyek infrastruktur sebaiknya tetap dibiayai oleh APBN, sebab sektor ini sangat riskan bagi investor asing dan pemerintah. “Kalau lewat INA nanti yang tanggung risikonya INA sendiri. Sementara sebetulnya pemerintah sudah menjalin Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam proyek infrastruktur yang risikonya ditanggung kedua belah pihak,” ujar Tauhid.

Sumber KOntan, edit koranbumn

Previous Post

Jasa Marga Lanjutkan Pembangunan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran

Next Post

PP Presisi Targetkan Kontribusi Kontrak Sektor Pertambangan Sebesar 20% pada Tahun 2021

Related Posts

Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Sinergi Pemerintah dan Hutama Karya: Momen Idul Fitri Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Tamiang

22 Maret 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

22 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

22 Maret 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia
Berita

BSN Optimalkan Layanan Kantor Cabang Selama Libur Lebaran

22 Maret 2026
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan
Berita

PGN Berangkatkan Pemudik Lewat Program Mudik Gratis 2026

22 Maret 2026
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

ANTAM Perkuat Kedaulatan Emas Nasional, Teken GSPA 6 Ton per Tahun dengan Merdeka Group

22 Maret 2026
Next Post
PP Presisi Tebar Dividen Tunai Senilai Rp 66,3 Miliar

PP Presisi Targetkan Kontribusi Kontrak Sektor Pertambangan Sebesar 20% pada Tahun 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Diberangkatkan, Lebih dari 116 Ribu Pemudik Nikmati Mudik Nyaman Bersama

5 hari ago
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Berangkatkan Lebih dari 500 Peserta Program Mudik Aman Sampai Tujuan Bersama Bio Farma 2026

6 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Pemerintah Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen, Siapkan Strategi Antisipasi Kenaikan Harga Energi

3 hari ago
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Salurkan Bantuan Sosial Lebih dari Rp2 Miliar pada Momentum Ramadhan

7 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Sinergi Pemerintah dan Hutama Karya: Momen Idul Fitri Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Tamiang

by redaksi
22 Maret 2026
0

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengapresiasi percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang yang kini telah mencapai hampir 100 persen....

Read more
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

22 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

22 Maret 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia

BSN Optimalkan Layanan Kantor Cabang Selama Libur Lebaran

22 Maret 2026
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan

PGN Berangkatkan Pemudik Lewat Program Mudik Gratis 2026

22 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In