• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 7 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Langkah Indonesia Investment Authority Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

by redaksi
21 Februari 2021
in Berita
0
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah telah menetapkan Dewan Direktur Lembaga Pengelola Investasi (LPI), Selasa (16/2). Lembaga yang dinamai Indonesia Investment Authority (INA) ini telah menyusun daftar proyek yang akan dibiayai melalui investasi asing atau foreign direct investment (FDI).

Direktur Utama INA Ridha DM Wirakusumah mengatakan fokus utama INA di tahun pertama yakni mengerjakan proyek infrastruktur antara lain toll roads, bandara, pelabuhan, hingga infrastruktur di sektor jasa lainnya.

RelatedPosts

Jasa Marga Membukukan Penurunan Pendapatan dan Laba Bersih Sepanjang Tahun 2025

Selaraskan Visi, Akselerasi Aksi: Len Incorporated Matangkan Strategi 2026

Berbagi Kebaikan dengan Masyarakat Kota Surakarta, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Program Khitanan

“Yang ingin saya sampaikan memang pertama-tama adalah sektor infrastruktur. Itu banyak sekali, walau saya tidak bisa ungkapkan dulu yang mana. Di pipeline kami sih banyak sekali. Tol yang akan kita jalankan dulu, baru nanti sisanya,” ungkap Ridha di Kompleks Instana Kepresidenan, Selasa (16/2).

Kata Ridha proyek infrastruktur terutama jalan tol punya multiplier effect besar terhadap perekonomian. Sehingga, diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi mulai tahun ini.  Dus, INA bisa ikut mendorong laju ekonomi 2021 sebagaimana target pemerintah di level 5% year on year (yoy).

Adapun selain infrastruktur, ke depan INA akan mengembangkan sektor potensial lainnya seperti kesehatan, pariwisata, serta sektor potensial lainnya. “Tentunya kita akan melihat secara seksama untuk memastikan bahwa proyek-proyek itu betul-betul bisa membawa good for us and also for our co-investors,” ucap  Ridha.

Dari sisi permodalan, INA akan mengantongi dana awal sebesar Rp 75 triliun di tahun ini. Angka tersebut terdiri dari Rp 30 triliun cash yang berasal dari penyertaan modal negara (PMN) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020 dan APBN Tahun Anggaran 2021. Sisanya, berupa inbreng saham-saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dengan modal awal tersebut, INA menargetkan FDI yang akan terkumpul sebesar US$ 20 miliar atau sekitar Rp 280 triliun dalam satu hingga dua tahun ke depan. Modal asing tersebut masuk dalam dua skema yakni master fund dan thematic fund yang akan dibagi sesuai dengan bidang investasi.

Direktur Eksekutif Institute for Development on Economic and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan sovereign wealth fund (SWF) di banyak negara mayoritas menggunakan investasi asing untuk sektor telekomunikasi dan informasi, serta sektor keuangan. Sebab, kedua sektor itu menguntungkan, serta punya prospek pertumbuhan sektor yang menjanjikan.

“Uang yang dikelola untuk infrastruktur dalam model SWF di negara lain biasanya hanya sekitar 7% dari total dana yang dihimpun. Karena, sektor infrastruktur punya ketergantungan terhadap sektor lain,” kata Tauhid

Kata Tauhid, jika fokus INA adalah membangun tol road di Sumatera atau Kalimantan, maka investor akan buntung. Sebab, industrialisasi di dua pulau tersebut belum sebesar di Jawa. Sehinga, jalan tol yang dibangun hanya akan dimanfaatkan sebagai lalu lintas masyarakat sekitar.

“Sumatra dan Kalimantan, secara financial belum punya multiplier ekonomi yang besar, paling-paling hanya mengandalkan industri berbasis pertanian, pun ini belum berkembang. Harus ada pusat industri yang besar dan banyak sektor, kalau itu tidak terjadi maka investor akan rugi,” kata Tauhid.

Namun demikian, Tauhid menilai investor akan untuk bila fokus INA yakni jalan tol di jalur selatan-Jawa yang menghubungkan dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. Selain mobilitas penduduk Jawa yang padat, ekonomi di Jawa merupakan yang terbesar di antara pulau lain.

“Kalau membangun tol roads di Jawa maka masih layak dan bisa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, terlebih di Selatan Jawa memang butuh didorong lagi ekonominya,” ucap Tauhid.

Akan tetapi, Tauhid mengatakan proyek infrastruktur sebaiknya tetap dibiayai oleh APBN, sebab sektor ini sangat riskan bagi investor asing dan pemerintah. “Kalau lewat INA nanti yang tanggung risikonya INA sendiri. Sementara sebetulnya pemerintah sudah menjalin Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam proyek infrastruktur yang risikonya ditanggung kedua belah pihak,” ujar Tauhid.

Sumber KOntan, edit koranbumn

Previous Post

Jasa Marga Lanjutkan Pembangunan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran

Next Post

PP Presisi Targetkan Kontribusi Kontrak Sektor Pertambangan Sebesar 20% pada Tahun 2021

Related Posts

Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Membukukan Penurunan Pendapatan dan Laba Bersih Sepanjang Tahun 2025

6 Maret 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Selaraskan Visi, Akselerasi Aksi: Len Incorporated Matangkan Strategi 2026

6 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Berbagi Kebaikan dengan Masyarakat Kota Surakarta, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Program Khitanan

6 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani Menjelaskan Pemerintah Menerima Investasi seniali Rp23,66 triliun untuk Pembangunan PLTS Tahun Ini

6 Maret 2026
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia
Berita

Jasindo Menyiapkan Mekanisme Mitigasi Asuransi Perjalanan Imbas Konflik Timur Tengah

6 Maret 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

5 Maret 2026
Next Post
PP Presisi Tebar Dividen Tunai Senilai Rp 66,3 Miliar

PP Presisi Targetkan Kontribusi Kontrak Sektor Pertambangan Sebesar 20% pada Tahun 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN

Bisa Diperdagangkan di BEI, OJK Menerbitkan Aturan ETF Emas untuk Diversifikasi Investasi

2 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Peringati HUT Ke-48, Jasa Marga Percepat Transformasi Infra as Structure Menuju Infra as Culture dalam Mewujudkan Komitmen Melayani Sepenuh Hati

5 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

BRI Berencana Gelar RUPS Tahunan pada 10 April 2026

5 hari ago
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC

Kembali Dipercaya Perkuat Infrastruktur Pendidikan di Perbatasan, WIKA Raih Kontrak Pembangunan SMA Unggul Garuda Kaltara

4 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Membukukan Penurunan Pendapatan dan Laba Bersih Sepanjang Tahun 2025

by redaksi
6 Maret 2026
0

Emiten jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) membukukan penurunan pendapatan dan laba bersih sepanjang tahun 2025. Jasa Marga mencatatkan pendapatan...

Read more
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Selaraskan Visi, Akselerasi Aksi: Len Incorporated Matangkan Strategi 2026

6 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Berbagi Kebaikan dengan Masyarakat Kota Surakarta, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Program Khitanan

6 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani Menjelaskan Pemerintah Menerima Investasi seniali Rp23,66 triliun untuk Pembangunan PLTS Tahun Ini

6 Maret 2026
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia

Jasindo Menyiapkan Mekanisme Mitigasi Asuransi Perjalanan Imbas Konflik Timur Tengah

6 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In