Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara dan Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan mutu sistem pengadaan di BUMN. Upaya tersebut diwujudkan melalui inovasi e-Procurement Academy BUMN, Tender Info Terpusat, dan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lewat sertifikasi gratis bagi Usaha Mikro dan Kecil (UMK) binaan BUMN yang diresmikan dalam acara Launching Peningkatan Mutu Sistem Pengadaan BUMN di Kementerian BUMN hari ini.
Dalam kesempatan ini, Kementerian BUMN dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama perluasan pasar produk UMK Binaan BUMN yang mencakup koordinasi sinergi tugas dan fungsi untuk Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di BUMN dan Sertifikasi TKDN untuk Produk Industri Kecil binaan BUMN. Menteri BUMN, Erick Thohir dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kemenperin dan Kementerian BUMN yang mendukung terciptanya ekosistem pengadaan digital antara BUMN dengan UMK.
Pemerintah dan BUMN terus berkomitmen untuk menjadikan UMKM naik kelas. Dimulai dari membangun suatu ekosistem digital marketplace dengan adanya PaDi UMKM hingga adanya Sertifikasi TKDN bagi para UMKM yang menjadi mitra binaan. Menteri Erick mengatakan, saat ini, terdapat 10.100 UMKM yang bergabung dalam PaDi UMKM dengan total nilai transaksi pada 31 Agustus 2021 mencapai Rp 10,4 triliun. Erick menambahkan, kolaborasi ini juga akan memberikan pengaruh positif bagi para nasabah PNM Mekaar yang kini berjumlah 10,8 juta nasabah. Menurutnya, bantuan Kemenperin dan BUMN dapat mendukung PNM Mekaar untuk menjadi bagian dari ekosistem pengadaan digital.
.















