• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 30 Mei 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Listrik Kerakyatan : Solusi Anti Mainstream untuk Energi Baru Terbarukan

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita
0
0
SHARES
175
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

Perkembangan teknologi saat ini memaksa banyak perusahaan untuk semakin mengembangkan bisnisnya. Hal ini dilakukan agar perusahaan tidak terkena imbas inovasi disruptif (Disruptive Innovation), yakni inovasi yang membantu menciptakan pasar baru, mengganggu atau merusak pasar yang sudah ada, dan pada akhirnya menggantikan teknologi terdahulu tersebut.
Dalam International Conference on Science, Management and Engineering (ICSME) 2018 yang digelar di Jakarta, Senin (22/10), Profesor Manajemen Universitas Indonesia Rhenald Kasali mengungkapkan bahwa teknologi mempengaruhi gaya hidup masyarakat dan menyebabkan disrupsi salah satunya dalam hal konsumsi energi. Perkembangan teknologi pun membuat energi menjadi hal yang semakin dibutuhkan masyarakat.
Di tengah kondisi tersebut, Rektor Sekolah Tinggi Teknik (STT) PLN, Supriadi Legino, justru menawarkan skema “back to simple technology”, terutama untuk pemerataan rasio elektrifikasi melalui pengembangan Energi Baru Terbarukan.
Komitmen PLN untuk mengembangkan Energi Baru Terbarukan tertuang dalam RUPTL. Supriadi menilai, PLN perlu menerapkan pola baru untuk mengejar target tersebut, yakni melalui konsep Listrik Kerakyatan. Konsep ini terinspirasi dari upaya pemerataan rasio elektrifikasi hingga ke seluruh pelosok negeri.
Listrik Kerakyatan merupakan inisiatif untuk menghasilkan pembangkit energi terbarukan skala kecil dan sederhana yang tersedia di sekitar masyarakat, seperti matahari, angin dan sampah. Menurutnya, sampah adalah sumber energi terbaik yang dimiliki dan dikelola oleh masyarakat setempat.
“Tantangan membangun pembangkit besar sangat kompleks dan penarikan jaringan membutuhkan biaya yang sangat mahal. Sementara itu, investasi untuk membangun pembangkit- pembangkit kecil yang dapat dikelola rakyat sendiri lebih murah. Dan kita tidak lagi bergantung pada investor asing,” ungkap Supriadi saat memberikan paparan di ICSME 2018.
Supriadi menerangkan, setiap tahun di APBN tersedia Rp 70 Triliun dana desa. Setiap desa punya alokasi dana hampir Rp 1 Milyar. Hal ini dapat digunakan untuk mendanai investasi tenaga listrik oleh rakyat, dari rakyat, untuk rakyat.
Metode sederhana untuk menerapkan konsep ini adalah melalui Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) dimana sampah diolah di sumbernya sendiri oleh masyarakat setempat dengan alat yang sederhana dan dijadikan bahan komoditas berupa bricket atau pellet bahan bakar. Pellet ini diubah menjadi sintetik gas dengan gas in fire.
“Jadi alat tambahannya hanya gas in fire. Peralatannya hampir 100% bisa dibuat di dalam negeri,” imbuhnya.
Berangkat dari gagasan ini, STT PLN dan PT Indonesia Power berhasil membuat bahan bakar sampah yang diujicobakan dan diimplementasikan di Kabupaten Klungkung dan PLTD Pesanggrahan, Bali.
“Diesel adalah mesin yang paling efektif untuk masuk ke pelosok daerah. Dan bricket pellet ini berhasil menghemat penggunaan minyak solar untuk diesel sedikitnya 80%. Jadi energi fosil sudah disubtitusi dengan sampah,” jelas Supriadi.
TOSS juga bisa digunakan untuk campuran coal firing atau campuran batubara. Jadi PLTU tidak sepenuhnya menggunakan batubara tapi berkontribusi juga menggunakan bio fuel atau sampah. Sebagai perkiraan, 3 ton sampah sehari dapat menghasilkan energi listrik sebesar 15 kW (kilo Watt).
“Saya sudah hitung, skema listrik kerakyatan dapat menghemat hampir separuh anggaran investasi listrik desa yang ada di RUPTL,” kata Supriadi.
Langkah selanjutnya untuk produksi massa, perlu adanya edukasi kepada masyarakat dan dukungan regulasi pemerintah apakah PLN akan membeli listrik tersebut baik untuk coal firing maupun sambungan ke konsumen.
Sumber PLN

Previous Post

Millenial di Institusi Keuangan

Next Post

BPKP Evaluasi Satuan Pengawasan Intern PTPN IX

Related Posts

Telkomsat Gunakan Slot Orbit Satelit Bekas Indosat
Anak Perusahaan

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

4 Mei 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat
Berita

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

4 Mei 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

4 Mei 2026
Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu
Anak Perusahaan

Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

4 Mei 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Di Hari Pendidikan Nasional, Proyek Sekolah Rakyat Halmahera Barat Dapat Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

4 Mei 2026
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar
Anak Perusahaan

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif di Indonesia, IAS dan IVENDO Sepakati Kerjasama

4 Mei 2026
Next Post

BPKP Evaluasi Satuan Pengawasan Intern PTPN IX

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

No Content Available
Telkomsat Gunakan Slot Orbit Satelit Bekas Indosat
Anak Perusahaan

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

by redaksi
4 Mei 2026
0

PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) sebagai salah satu operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat peranannya dalam...

Read more
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

4 Mei 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

4 Mei 2026
Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

4 Mei 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia

WhatsApp Resmi Bank Syariah Nasional: Cara Aman Mengakses Layanan Bank Syariah di 2026

4 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In