LRT Jabodebek melakukan proses pengukuran kebisingan dengan menggunakan SPM (Sound Pressure Meter). SPM merupakan alat uji coba kebisingan dan getaran dalam kabin LRT, untuk mengetahui apakah suara yang dihasilkan mengganggu kenyamanan penumpang atau tidak.
Pengukuran ini dilakukan di lintas pelayanan 1 (Stasiun Harjamukti-Stasiun Ciracas) dan ditempatkan pada lokasi berbeda di antaranya KM11+17, KM11+68, KM12+7 dengan menggunakan tiga variasi kecepatan kereta, yakni 80 km/jam, 50 km/jam dan pada saat pengereman di KM 12+7.
Dengan menempatkan soundsource di luar kereta, SPM dapat merasakan getaran dan kebisingan yang terjadi di dalam kabin LRT. Pengambilan data primer tersebut, berfungsi untuk pemodelan dan pembuatan mass barrier yang bertujuan mengurangi kebisingan suara.














