• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 24 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

LPEI Nilai Program Desa Devisa Efektif Tingkatkan Daya Saing

by redaksi
22 Juli 2022
in Berita
0
Indonesia Eximbank Terbitkan Obligasi dan Sukuk Mudharabah Rp148 M
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menilai program desa devisa merupakan program yang paling efektif untuk meningkatkan daya saing.

Ketua Dewan Direktur & Direktur Eksekutif LPEI Riyani Tirtoso menjelaskan sektor desa devisa merupakan salah satu program LPEI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya ini dilakukan agar pengrajin lebih mudah dalam melakukan pengembangan UKM.

RelatedPosts

KPBN Berpartisipasi dalam Workshop Penyusunan Roadmap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PTPN Group Tahun 2026–2030

Kebutuhan Rumah Rp500 Jutaan Meningkat Dorong KPR BSI

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

Adapun, lembaga keuangan yang didirikan khusus untuk melaksanakan pembiayaan ekspor nasional itu berfokus pada 6 sektor desa devisa yang terdiri dari 4 komoditas dan 2 industri. Salah satunya, yakni komoditas dalam program desa devisa tersebut adalah Indonesia Spice Up The World atau ISUTW.

Riyani mengatakan ISUTW berupa rempah makanan dan minuman atau industri mamin menjadi salah satu fokus LPEI untuk mendongkrak sektor desa devisa, sejalan dengan tren permintaan dunia dan kinerja ekspor Indonesia.

“Harapannya nanti akan ada 4.000 restoran di seluruh dunia yang sudah mengikuti konsep ISUTW. LPEI ikut mulai dari suplier bumbu sampai mengawal UKM berjualan ke mancanegara,” kata Riyani saat Bisnis Indonesia berkunjung ke kantor LPEI di Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Selain ekspor bumbu dan rempah, LPEI juga memfokuskan sektor desa devisa kopi, furniture (industri kayu), kakao, fashion (industri kain atau tenun), serta ikan dan hasil laut.

Selama 2021, Riyani mengungkapkan terdapat 15 desa devisa baru, yakni sebanyak 2.144 petani atau pengrajin, salah satunya yakni berupa kerajinan peti mati dari eceng gondok. Kerajinan ini tercatat memiliki banyak permintaan akibat pandemi Covid-19.

Lembaga keuangan khusus ini didirikan berdasarkan UU No. 2/2009 yang memiliki mandat untuk mendorong pertumbuhan ekspor Indonesia melalui pembiayaan ekspor nasional dalam bentuk pembiayaan, penjaminan, asuransi, dan jasa konsultasi.

Riyani menyampaikan sesuai dengan mandat UU No. 2/2009, LPEI memastikan untuk membangun ekspor melalui eksosistem.

Jika berbicara mengenai kinerja keuangan, LPEI menutup tahun 2021 dengan membukukan aset senilai Rp89 triliun dengan pembiayaan mencapai Rp84 triliun. Sementara itu, asuransi dan pendanaan masing-masing mengalami pertumbuhan menjadi 10,9 triliun dan Rp56,5 triliun pada Desember 2021.

Adapun, dari sisi rasio UKM juga mengalami pertumbuhan dari 15,8 persen pada Desember 2019 menjadi 17,2 persen per Desember tahun lalu.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Dukung Ekonomi Hijau, Bank Mandiri Konsisten Dorong Pembiayaan Berkelanjutan

Next Post

BKPM Ungkap Masalah Utama Investasi di Indonesia

Related Posts

KPBN Gelar Gowes Seduluran
Berita

KPBN Berpartisipasi dalam Workshop Penyusunan Roadmap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PTPN Group Tahun 2026–2030

23 Januari 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Kebutuhan Rumah Rp500 Jutaan Meningkat Dorong KPR BSI

23 Januari 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
Anak Perusahaan

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

23 Januari 2026
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri
Berita

InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

23 Januari 2026
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa
Anak Perusahaan

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Potensi Serapan PPN Transaksi Luar Negeri oleh Anak Usaha BUMN Mencapai Rp84 triliun per tahun

23 Januari 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Nuon Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Program ‘Thrift & Give’

23 Januari 2026
Next Post
BKPM Perkirakan Investasi dari China Menurun pada Semester I/2020

BKPM Ungkap Masalah Utama Investasi di Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Gandeng Kimia Farma, Dahana Gelar MCU

Catat Nol Lost Time Injury di 2025, DAHANA Mantapkan Budaya K3 di Bulan K3 2026

6 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Kebutuhan Rumah Rp500 Jutaan Meningkat Dorong KPR BSI

1 hari ago
Waskita Karya Selenggarakan Sosialisasi P4GN

Waskita Karya Resmi Mengerjakan Proyek Sekolah Rakyat Tahap II Senilai Rp3,87 triliun

4 hari ago
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

TIMAH Salurkan Dana Rp7 Miliar Lewat Program PUMK untuk Dukung Pengembangan 117 UMKM di Wilayah Operasional

4 hari ago
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Uncategorized

Proyek Jakarta Sewerage System (JSS) Package 3 Terus Dikebut, Tingkatkan Kualitas Kesehatan dan Lingkungan Jakarta

by redaksi
23 Januari 2026
0

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) selaku pemilik...

Read more
KPBN Gelar Gowes Seduluran

KPBN Berpartisipasi dalam Workshop Penyusunan Roadmap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PTPN Group Tahun 2026–2030

23 Januari 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Kebutuhan Rumah Rp500 Jutaan Meningkat Dorong KPR BSI

23 Januari 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

23 Januari 2026
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri

InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

23 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In