• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 5 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Mantap! PTDI Kembangkan Pesawat Gunship Berbasis CN235

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
0
SHARES
36
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Perkuat Posisi “Satu Bank Untuk Semua”, BRI Lakukan Corporate Rebranding Secara Menyeluruh sebagai Pilar Transformasi

Danantara Investment Management, SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management Umumkan Rencana Peluncuran Aviation Leasing Fund Pertama Indonesia

Danantara Indonesia Umumkan Investasi di Labuan Bajo untuk Dorong Pariwisata Indonesia dan Perekonomian Lokal

Kabar gembira berhembus dari kota Bandung, pabrik pesawat terbang PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dikabarkan tengah mengembangkan pesawat gunship (bersenjata). Semula angin segar ini ditiupkan oleh laman pertahanan Jane’s. Dalam pemberitaannya (28/8/2018) situs asal Inggris tersebut menyebutkan PTDI tengah membangun gunship berbasis pesawat angkut serbaguna CN235.
Untuk mencari kebenaran informasi tersebut, redaksi Angkasa Review menghubungi Humas PTDI Kerry Apriawan. “Kabar tersebut benar, PTDI tengah membangun sebuah pesawat baru CN235-220 untuk dijadikan flying testbed,” ujar pria kelahiran tanah Priangan tersebut.
CN235-220 adalah varian terakhir yang dikembangkan PTDI. Pesawat ini telah menerapkan winglet di ujung sayapnya yang membuatnya makin ekonomis bahan bakar. Dapur pacunya juga menggunakan mesin turboprop General Electric CT7-9C3 yang lebih bertenaga menggantikan mesin model lama versi CT7-7A yang digunakan CN235-110.
Platform CN235 yang  akan digunakan untuk pesawat gunship direncanakan akan menjalani penerbangan perdana tahun 2019 mendatang. Selanjutnya pesawat akan digunakan sebagai pesawat demonstrator teknologi pengembangan varian gunship. Namun belum diputuskan vendor mana yang akan menyediakan sistem misinya .
Saat ini vendor penyedia sistem misi yang telah proven adalah perusahaan ATK (Alliant Techsystems Inc.) dari Amerika Serikat. Paket sistem misi STAR rancangan ATK telah digunakan pada pesawat pocket gunship Cessna Combat  Caravan yang telah digunakan oleh Angkatan Udara Irak, Libanon, dan Afghanistan.
Sistem misi STAR racikan ATK juga digunakan oleh pesawat gunship AC235 milik Angkatan Udara Yordania sebanyak dua unit. Puas dengan AC235 Angkatan Udara Yordania kini sedang menerapkan paket sistem serupa pada dua unit pesawat angkut C295 miliknya yang digarap bersama Airbus Defence & Space.
Kebanjiran pesanan, ATK juga mendapat order untuk memasok sistem misi dan persenjataan dari  Angkatan Udara Italia untuk mengubah enam unit pesawat angkut MC-27J menjadi gunship bernama Praetorian yang penggarapannya bermitra dengan pabrik pesawat Leonardo.
sistem paket misi ATK STAR memungkinkan pesawat dapat melakukan misi tempur dan juga misi ISR. Paket ini berisisi perangkat sensor L-3 Wescam MX-15 turet elektro-optik dan radar apertur sintetis Thales I-Master Ku-band. Tersedia juga sistem tindakan pencegahan defensif termasuk DIRCM (directed infrared countermeasures) dan sistem peringatan serangan rudal AAR-47.
Kembali ke gunship rancangan PTDI, Sobat AR, rencananya purwarupa pesawat serang darat ini akan dipersenjatai menggunakan kanon tunggal kaliber 30 mm. Untuk sementara akan menggunakan kanon DEFA 553 peninggalan pesawat serang A-4H Skyhawk TNI AU yang telah dipensiunkan.
Namun ke depannya masih terbuka sistem persenjataan yang  lain seperti pemasangan gantungan senjata di rumah roda (sponson undercarriage) untuk membawa tabung roket kaliber 2,75 inci (70 mm). Nantinya, sistem senjata ini bisa disesuaikan dengan permintaan atau kebutuhan pengguna tentunya.
Sebagai gambaran, AC235 milik Angkatan Udara Yordania dipersenjati dengan kanon M230 Chain Gun kaliber 30 mm serupa dengan kanon milik AH-64 Apache. Lalu di stub pylon pada bagian rumah roda bisa membawa rudal darat udara AGM-114 Hellfire buatan Lockheed Martin atau roket berpengendali kaliber 70 mm APKWS  II (Advanced Precision Kill Weapon System) dari BAE Systems.
PTDI sendiri mengembangkan versi CN235 gunship tentunya berdasarkan adanya kebutuhan pasar. Pesawat ini dapat dipasarkan di dalam negeri sebagai pesawat dukungan tembakan bagi pasukan darat (CAS), Combat SAR, pengawasan laut, maupun patroli garis perbatasan.
TNI AU sendiri pernah memiliki dua unit pesawat gunship yang sempat digunakan pada awal Operasi Seroja dalam palagan Timor Timur tahun 1975-1976. Berbasis pesawat angkut C-47 milik Skadron Udara 2 yang dipersenjatai tiga pucuk senapan mesin kaliber 12,7 mm dalam kabinnya. Pemasangan senjata dikerjakan oleh Depopesbang 10 Bandung.
TNI AL sendiri pada Agustus 2015 silam sempat menyatakan minatnya untuk mempersenjatai pesawat patroli maritim CN235 MPA dengan kanon kaliber 20 mm. Pesawat patroli bersenjata ini akan digunakan untuk menggertak kapal-kapal pencuri ikan yang masuk wilayah perairan Indonesia. Sayangnya tak ada informasi mengenai kelanjutan proyek ini.
Pesawat CN235 gunship PTDI kelak juga akan ditawarkan ke negara lain mulai dari kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, juga negara di Afrika Tengah dan Utara. Sobat AR, negara-negara yang potensial tersebut di antaranya adalah Filipina, Pakistan, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Senegal.
Sumber Situs Web PTDI/angkasareview.com

Previous Post

Daop 3 Salurkan Dana Program Kemitraan Rp 1 Milyar

Next Post

Menyikapi Perkembangan Digital, PTPP Selenggarakan Kick Off The Digital Transformation

Related Posts

Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Perkuat Posisi “Satu Bank Untuk Semua”, BRI Lakukan Corporate Rebranding Secara Menyeluruh sebagai Pilar Transformasi

5 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Investment Management, SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management Umumkan Rencana Peluncuran Aviation Leasing Fund Pertama Indonesia

5 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Indonesia Umumkan Investasi di Labuan Bajo untuk Dorong Pariwisata Indonesia dan Perekonomian Lokal

5 April 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Konsisten Jalankan Transformasi, SIG Catatkan Profitabilitas di Tengah Tantangan Industri pada 2025

5 April 2026
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar
Anak Perusahaan

Monitoring Arus Mudik dan Arus Balik, Direksi IAS Kunjungi POSGABNAS

5 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Dorong Energi Terbarukan

5 April 2026
Next Post

Menyikapi Perkembangan Digital, PTPP Selenggarakan Kick Off The Digital Transformation

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

BRI Membukukan Laba Bersih Berjalan sebesar Rp7,73 Triliun pada Februari 2026

3 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Kemenhub Melaporkan Jumlah Pergerakaan Pemudik Periode Lebaran 2026 Mencapai 147,55 Juta Orang

4 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Sebanyak 3,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+9 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga Sampaikan Volume Lalin Meningkat 36,3% Pada H+9 Lebaran

4 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, Bank Mandiri Telah Mengalihkan Anak Usaha Mandiri Manajemen Investasi

6 jam ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Perkuat Posisi “Satu Bank Untuk Semua”, BRI Lakukan Corporate Rebranding Secara Menyeluruh sebagai Pilar Transformasi

by redaksi
5 April 2026
0

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersiap memasuki babak baru dalam perjalanan transformasi BRIVolution Reignite. Setelah melalui proses pematangan strategi...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Investment Management, SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management Umumkan Rencana Peluncuran Aviation Leasing Fund Pertama Indonesia

5 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Indonesia Umumkan Investasi di Labuan Bajo untuk Dorong Pariwisata Indonesia dan Perekonomian Lokal

5 April 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Konsisten Jalankan Transformasi, SIG Catatkan Profitabilitas di Tengah Tantangan Industri pada 2025

5 April 2026
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar

Monitoring Arus Mudik dan Arus Balik, Direksi IAS Kunjungi POSGABNAS

5 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In