• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 30 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Mantap! PTDI Kembangkan Pesawat Gunship Berbasis CN235

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
0
SHARES
36
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026, Ditopang Fundamental Kinerja dan Transformasi Bisnis

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Konservasi dan Kemandirian Masyarakat 3T

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

Kabar gembira berhembus dari kota Bandung, pabrik pesawat terbang PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dikabarkan tengah mengembangkan pesawat gunship (bersenjata). Semula angin segar ini ditiupkan oleh laman pertahanan Jane’s. Dalam pemberitaannya (28/8/2018) situs asal Inggris tersebut menyebutkan PTDI tengah membangun gunship berbasis pesawat angkut serbaguna CN235.
Untuk mencari kebenaran informasi tersebut, redaksi Angkasa Review menghubungi Humas PTDI Kerry Apriawan. “Kabar tersebut benar, PTDI tengah membangun sebuah pesawat baru CN235-220 untuk dijadikan flying testbed,” ujar pria kelahiran tanah Priangan tersebut.
CN235-220 adalah varian terakhir yang dikembangkan PTDI. Pesawat ini telah menerapkan winglet di ujung sayapnya yang membuatnya makin ekonomis bahan bakar. Dapur pacunya juga menggunakan mesin turboprop General Electric CT7-9C3 yang lebih bertenaga menggantikan mesin model lama versi CT7-7A yang digunakan CN235-110.
Platform CN235 yang  akan digunakan untuk pesawat gunship direncanakan akan menjalani penerbangan perdana tahun 2019 mendatang. Selanjutnya pesawat akan digunakan sebagai pesawat demonstrator teknologi pengembangan varian gunship. Namun belum diputuskan vendor mana yang akan menyediakan sistem misinya .
Saat ini vendor penyedia sistem misi yang telah proven adalah perusahaan ATK (Alliant Techsystems Inc.) dari Amerika Serikat. Paket sistem misi STAR rancangan ATK telah digunakan pada pesawat pocket gunship Cessna Combat  Caravan yang telah digunakan oleh Angkatan Udara Irak, Libanon, dan Afghanistan.
Sistem misi STAR racikan ATK juga digunakan oleh pesawat gunship AC235 milik Angkatan Udara Yordania sebanyak dua unit. Puas dengan AC235 Angkatan Udara Yordania kini sedang menerapkan paket sistem serupa pada dua unit pesawat angkut C295 miliknya yang digarap bersama Airbus Defence & Space.
Kebanjiran pesanan, ATK juga mendapat order untuk memasok sistem misi dan persenjataan dari  Angkatan Udara Italia untuk mengubah enam unit pesawat angkut MC-27J menjadi gunship bernama Praetorian yang penggarapannya bermitra dengan pabrik pesawat Leonardo.
sistem paket misi ATK STAR memungkinkan pesawat dapat melakukan misi tempur dan juga misi ISR. Paket ini berisisi perangkat sensor L-3 Wescam MX-15 turet elektro-optik dan radar apertur sintetis Thales I-Master Ku-band. Tersedia juga sistem tindakan pencegahan defensif termasuk DIRCM (directed infrared countermeasures) dan sistem peringatan serangan rudal AAR-47.
Kembali ke gunship rancangan PTDI, Sobat AR, rencananya purwarupa pesawat serang darat ini akan dipersenjatai menggunakan kanon tunggal kaliber 30 mm. Untuk sementara akan menggunakan kanon DEFA 553 peninggalan pesawat serang A-4H Skyhawk TNI AU yang telah dipensiunkan.
Namun ke depannya masih terbuka sistem persenjataan yang  lain seperti pemasangan gantungan senjata di rumah roda (sponson undercarriage) untuk membawa tabung roket kaliber 2,75 inci (70 mm). Nantinya, sistem senjata ini bisa disesuaikan dengan permintaan atau kebutuhan pengguna tentunya.
Sebagai gambaran, AC235 milik Angkatan Udara Yordania dipersenjati dengan kanon M230 Chain Gun kaliber 30 mm serupa dengan kanon milik AH-64 Apache. Lalu di stub pylon pada bagian rumah roda bisa membawa rudal darat udara AGM-114 Hellfire buatan Lockheed Martin atau roket berpengendali kaliber 70 mm APKWS  II (Advanced Precision Kill Weapon System) dari BAE Systems.
PTDI sendiri mengembangkan versi CN235 gunship tentunya berdasarkan adanya kebutuhan pasar. Pesawat ini dapat dipasarkan di dalam negeri sebagai pesawat dukungan tembakan bagi pasukan darat (CAS), Combat SAR, pengawasan laut, maupun patroli garis perbatasan.
TNI AU sendiri pernah memiliki dua unit pesawat gunship yang sempat digunakan pada awal Operasi Seroja dalam palagan Timor Timur tahun 1975-1976. Berbasis pesawat angkut C-47 milik Skadron Udara 2 yang dipersenjatai tiga pucuk senapan mesin kaliber 12,7 mm dalam kabinnya. Pemasangan senjata dikerjakan oleh Depopesbang 10 Bandung.
TNI AL sendiri pada Agustus 2015 silam sempat menyatakan minatnya untuk mempersenjatai pesawat patroli maritim CN235 MPA dengan kanon kaliber 20 mm. Pesawat patroli bersenjata ini akan digunakan untuk menggertak kapal-kapal pencuri ikan yang masuk wilayah perairan Indonesia. Sayangnya tak ada informasi mengenai kelanjutan proyek ini.
Pesawat CN235 gunship PTDI kelak juga akan ditawarkan ke negara lain mulai dari kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, juga negara di Afrika Tengah dan Utara. Sobat AR, negara-negara yang potensial tersebut di antaranya adalah Filipina, Pakistan, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Senegal.
Sumber Situs Web PTDI/angkasareview.com

Previous Post

Daop 3 Salurkan Dana Program Kemitraan Rp 1 Milyar

Next Post

Menyikapi Perkembangan Digital, PTPP Selenggarakan Kick Off The Digital Transformation

Related Posts

BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026, Ditopang Fundamental Kinerja dan Transformasi Bisnis
Berita

BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026, Ditopang Fundamental Kinerja dan Transformasi Bisnis

29 April 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Konservasi dan Kemandirian Masyarakat 3T

29 April 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

29 April 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Kurang dari 24 jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

29 April 2026
Presiden Prabowo Subianto Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
Berita

Presiden Prabowo Subianto Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

29 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

COO Danantara, Dony Oskaria mengungkapkan Proses Streamlining Telah Melikuidasi 167 anak cucu BUMN Tanpa PHK

29 April 2026
Next Post

Menyikapi Perkembangan Digital, PTPP Selenggarakan Kick Off The Digital Transformation

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Pertamina Geothermal Energy Terkini

4 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Bukan Energi Listrik Saja, Begini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Perekonomian Rakyat

3 hari ago
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC

WIKA Dapat Dukungan Pemegang Obligasi dan Sukuk untuk Transformasi dan Penyehatan Perseroan

4 hari ago
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar

Peringati Hari Bumi 2026, IAS Tanam Mangrove di Pesisir Untia Kota Makassar melalui Program InJourney Green

3 hari ago
BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026, Ditopang Fundamental Kinerja dan Transformasi Bisnis
Berita

BNI Catat Kinerja Solid Kuartal I 2026, Ditopang Fundamental Kinerja dan Transformasi Bisnis

by redaksi
29 April 2026
0

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatatkan kinerja solid hingga kuartal I 2026. Pencapaian ini diraih di tengah...

Read more
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Konservasi dan Kemandirian Masyarakat 3T

29 April 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

29 April 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Kurang dari 24 jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

29 April 2026
Presiden Prabowo Subianto Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Subianto Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

29 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In