• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 4 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Melalui BPI Danantara, Indonesia Re Berencana Mengajukan Penambahan Modal kepada Pemerintah

by redaksi
30 April 2025
in Berita
0
Indonesia Re Sumbangkan 500 Unit APD dan Empat Unit BDC
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Reasuransi Indonesia Utama alias Indonesia Re mengungkapkan rencana untuk kembali mengajukan penambahan modal kepada pemerintah.

Direktur Utama Indonesia Re, Benny Waworuntu, mengatakan bahwa pihaknya berencana mengajukan penguatan permodalan, tetapi belum dapat dipastikan bentuk dan skema pengajuannya. Dia menjelaskan bahwa setelah terbentuknya Danantara, pengajuan tersebut kemungkinan besar akan dilakukan melalui lembaga dana investasi pemerintah tersebut, meskipun nama atau bentuk pastinya masih belum ditentukan.

RelatedPosts

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

“Kami masih menunggu, nih, karena kan sekarang ada Danantara kan, berarti kan nanti kan lewat Danantara ya. Apakah namanya PNM lewat Danantara atau namanya apa, tapi belum tahu. Tapi pokoknya kami akan mengajukan penguatan pemodalan,” kata Benny dalam acara Media Gathering di Kantor Indonesia Re, Jakarta Pusat pada Jumat (25/4/2025).

Selain itu, Benny menyebutkan bahwa perusahaan saat ini tengah berdiskusi dengan regulator mengenai berbagai opsi lainnya mulai dari konsolidasi hingga joint venture.

“Jadi banyak cara, ya. Kami sekarang memang punya beberapa opsi yang kita sedang diskusikan dengan pemeriksa dan regulator, untuk mana yang paling memungkinkan yang kita bisa lakukan,” jelasnya.

Benny menegaskan Indonesia Re juga melakukan peningkatan modal secara internal atau organik, penguatan dilakukan dengan menjaga laba untuk memperkuat struktur permodalan. Dia menegaskan bahwa Indonesia Re tidak hanya mengandalkan permintaan modal dari luar, tetapi juga berupaya memperkuat modal secara mandiri melalui kinerja keuangan perusahaan.

“Ini kan salah satu penguatan pemodalan. Jadi kami juga enggak serta-merta cuma minta. Tapi secara organik, kita  pupuk pemodalan kita melalui profit yang kita tahan untuk memperkuat pemodalan itu sendiri,” katanya.

Sepanjang 2024, Indonesia Re mencatatkan kinerja keuangan positif. Secara standalone, perusahaan membukukan laba sebesar Rp143 miliar, naik tajam dari Rp28 miliar di tahun sebelumnya atau melonjak sekitar 511%. Secara konsolidasi, laba Indonesia Re Group tercatat sebesar Rp72,7 miliar, tumbuh lebih dari 28% dari Rp56 miliar pada 2023.

Sementara itu, Direktur Pengembangan dan Teknologi Indonesia Re, Beatrix Santi Anugrah, menekankan pentingnya penguatan modal sebagai pilar utama industri reasuransi di dalam negeri. Dia memaparkan bahwa seluruh perusahaan reasuransi di Indonesia hanya memiliki total modal Rp8,3 triliun.

“Dengan modal 8,3 triliun, kita harus mampu menjaga backbone nasional dari sisi mitigasi risiko, nasional teman-teman. Itu menjadi tanggung jawab kita bersama, khususnya di industri perasuransian,” katanya.

Beatrix juga mengungkap bahwa Indonesia Re tengah mendorong kajian integrasi perusahaan reasuransi sebagai salah satu strategi kunci tahun 2025.

“Sebenarnya bukan integrasi seperti apa, tapi bagaimana kita bergantian akan memperkuat. Ujung-ujungnya ya harus berkuat dari sisi permodalan, strengthening capital itu menjadi salah satu key untuk industri ini bisa menjadi backbone yang sesungguhnya dari industri risiko yang ada di dalam negeri,” jelasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Indonesia Re per 31 Desember 2024 yang dipublikasikan di Harian Bisnis Indonesia pada Selasa (15/4/2025), ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp2,52 triliun. Jumlah tersebut turun 6,65% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan dengan posisi pada 2023 yang sebesar Rp2,7 triliun.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Freeport Indonesia Catat Penjualan Tembaga dan Emas Anjlok pada Periode Januari-Maret 2025

Next Post

PAL Indonesia Tegaskan Kepemimpinan: Akselerasi Industrialisasi Maritim Menuju Indonesia Emas 2045

Related Posts

Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

4 Juni 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Dorong Gen Z Kenal Keuangan Syariah, BSI Sasar Pelajar dan Sekolah

4 Juni 2026
INTI Kembangkan Produksi Perangkat Telekomunikasi Network Terminal Equipment
Berita

Susunan Direksi INTI Terkini

4 Juni 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

4 Juni 2026
Next Post
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Indonesia Tegaskan Kepemimpinan: Akselerasi Industrialisasi Maritim Menuju Indonesia Emas 2045

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Maknai Iduladha, Pertamina Berbagi Lebih dari 4.400 Hewan Kurban

4 hari ago
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Gerak Cepat Taspen, 99% Peserta Pensiun Sudah Terima Gaji-13 di Hari Pertama Penyaluran

1 hari ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Pembangunan Rusun MBR IKN Berjalan Lebih Cepat, Kementerian PKP Apresiasi Progres Pembangunan Garapan Adhi Persada Gedung

4 hari ago
PGN Pertahankan Rasio Pembayaran Dividen 80%, RUPST Setujui Dividen US$ 172,29 Juta

PGN Pertahankan Rasio Pembayaran Dividen 80%, RUPST Setujui Dividen US$ 172,29 Juta

12 jam ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

by redaksi
4 Juni 2026
0

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) turut mendukung penguatan ketahanan energi nasional melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)...

Read more
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dorong Gen Z Kenal Keuangan Syariah, BSI Sasar Pelajar dan Sekolah

4 Juni 2026
INTI Kembangkan Produksi Perangkat Telekomunikasi Network Terminal Equipment

Susunan Direksi INTI Terkini

4 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In