• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 16 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Memahami Proses Bisnis untuk Mitigasi Risiko

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita
0
0
SHARES
149
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Melampaui Kebutuhan Domestik, Pupuk Indonesia Target Produksi Urea Mencapai 7,8 juta ton pada 2026

Dukung Industri Nasional, PLN Suplai Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Mebangun Digital Learning Ecosystem, PMLI Hadiri Corporate University Association Insight

Memahami proses bisnis (business process) sangat penting bagi sebuah perusahaan untuk mengetahui risiko yang akan dihadapi. Salah satu metode yang digunakan dalam proses bisnis adalah APQC(American Productivity and Quality Center). Metode ini membagi proses bisnis dalam 12 kategori.
Hal inilah yang yang dibahas dalam pelatihan Business Process Management with APQC yang diadakan di Ruang Customer Lantai 4, Learning Center, Gedung Utama Semen Indonesia, Senin (15/10).
“Harusnya kita punya database proses bisnis yang bisa mengidentifikasi risiko. Ini untuk melakukan mitigasi risiko di perusahaan,” ungkap Dr Ir Budhi Prihartono DEA, pemateri dalam pelatihan ini.
12 kategori proses bisnis tersebut adalah mengembangkan visi dan misi, desain dan mengembangkan produk atau jasa, pemasaran dan penjualan produk atau jasa, membuat dan mengantarkan produk atau jasa, mengelola pelayanan kosumen, membangun dan mengelola sumberdaya manusia.
Kemudian, mengelola teknologi informasi dan pengetahuan, mengelola sumber daya keuangan, mendapatkan, membangun dan mengelola properti, mengelola kesehatan dan keamanan lingkungan, mengelola hubungan eksternal, dan mengelola perbaikan dan perubahan.
Menurut pria yang pernah menempuh pendidikan S2 di Universite de Droit, D’economienEt Des Science D’AIX-Marseille, Prancis ini, membangun kultur dalam sebuah proses bisnis di perusahaan adalah yang paling rumit.
”Padahal kultur harus dibangun di kantor pusat hingga anak-anak perusahaan. Kalau tidak, akan kerja sendiri-sendiri,” ungkap dosen Manajemen Industri di Fakultas Teknologi Industri ITB ini.
Menurutnya, justru anak-anak perusahaan memiliki kultur yang paling tertib. Namun di kantor pusat ada tantangan dalam menetapkan kebijakan dan standarisasi.
Budhi menyatakan, proses bisnis itu taruhannya pada kebijakan di bawahnya. Sedangkan pejabat di kantor pusat atau satu tingkat di bawah direksi adalah yang menyempurnakan kebijakan-kebijakan.
“Jadi jangan salahkan APQC-nya. Harus terukur. Kitajuga harus punya peta jalan (road map). Pokoknya kantor pusat itu pekerjaannya kebijakan atau thinker. Kerjanya mikir sebenarnya. Strategi utama kantor pusat itu parenting dan harus punya pegangan atau acuan,” jelasnya.
Budhi yang mendapatkan gelar S3-nya di Universite De Marne, Paris ini menceritakan, sebuah kantor pusat yang belum terbangun sistem dan proses bisnisnya. Begitu ganti pejabat struktural, knowledge-nya kabur. Sedangkan pejabat yang baru menggantikan setidaknya butuh waktu minimal 8 bulan untuk mempelajari kebijakan yang ada. “Jadi harus mulai dari nol lagi. Bikin workshop, pelatihan dan sebagainya,” ujarnya.
Menurutnya, proses bisnis yang paling tertib dan maturitas tinggi adalah bagian keuangan. Pasalnya, di bagian ini tingkat pengawasannya banyak. Ia mencontohkan, perusahaan seperti BUMN banyak yang mengawasi. Seperti dari kejaksaan, kepolisian, BPKP, BPK, Inspektorat dan sebagainya.
Sumber Situs Web Semen Indonesia

Previous Post

Bantuan untuk Korban Gempa Sulteng Masih Mengalir di Posko Terpadu Pelindo IV

Next Post

Waskita Menandatangani 2 Perjanjian Pengadaan Jasa Konstruksi dengan Kementerian PUPR

Related Posts

12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia
Berita

Melampaui Kebutuhan Domestik, Pupuk Indonesia Target Produksi Urea Mencapai 7,8 juta ton pada 2026

16 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Dukung Industri Nasional, PLN Suplai Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang

16 April 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Mebangun Digital Learning Ecosystem, PMLI Hadiri Corporate University Association Insight

16 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Bank Mandiri Kunjungi PLTGU Muara Tawar, Dukung Transisi Energi dan Pasar Karbon

16 April 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Seluruh Layanan Kereta Bandara KAI Group Layani 3,74 Juta Pelanggan di Triwulan I 2026, Perkuat Konektivitas Darat–Udara

16 April 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

BTN Salurkan 6 Juta KPR hingga April 2026, Perkuat Transformasi Beyond Mortgage

16 April 2026
Next Post

Waskita Menandatangani 2 Perjanjian Pengadaan Jasa Konstruksi dengan Kementerian PUPR

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Transformasi Berkelanjutan Nyata, PLN Group Sabet 46 PROPER Emas dan Hijau 2025 KLH

4 hari ago
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma

Ekspansi Layanan Berbasis Bioteknologi, Kimia Farma Meluncurkan Produk Terapi Stem Cell Merek Stemxera

7 hari ago
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC

Akibat Proyek Kereta Cepat Whoosh, Wijaya Karya Menanggung Beban Kerugian Tahunan hingga Rp1,8 triliun

6 hari ago
Petrokimia Gresik Edukasi Masyarakat Terkait Penyebaran Virus Corona

Program Pestani Melon Pantura, Petrokimia Gresik Meningkatkan Produktivitas Melon Pantura Jawa Timur sebesar 10%

6 hari ago
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia
Berita

Melampaui Kebutuhan Domestik, Pupuk Indonesia Target Produksi Urea Mencapai 7,8 juta ton pada 2026

by redaksi
16 April 2026
0

PT Pupuk Indonesia (Persero) menargetkan produksi urea sebesar 7,8 juta ton pada 2026, yang melampaui kebutuhan domestik sekitar 6,3 juta...

Read more
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Dukung Industri Nasional, PLN Suplai Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang

16 April 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Mebangun Digital Learning Ecosystem, PMLI Hadiri Corporate University Association Insight

16 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Bank Mandiri Kunjungi PLTGU Muara Tawar, Dukung Transisi Energi dan Pasar Karbon

16 April 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Seluruh Layanan Kereta Bandara KAI Group Layani 3,74 Juta Pelanggan di Triwulan I 2026, Perkuat Konektivitas Darat–Udara

16 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In