• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 26 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Memulai Resolusi Investasi di 2025 , Bahana TWC Dorong Investor Lakukan Langkah-langkah Realistis dan Bijak

by redaksi
7 Februari 2025
in Anak Perusahaan, Berita
0
Wakil Menteri Kartika Wirjoatmodjo Ungkap Holding Asuransi Setor Dividen ke BPUI
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Memasuki tahun 2025, berbagai tantangan serta peluang baru bagi investor Indonesia juga turut hadir untuk dihadapi. Meski diwarnai kondisi ekonomi global dan domestik yang dipenuhi ketidakpastian serta dinamika kebijakan moneter, para investor dan pelaku pasar keuangan dituntut untuk semakin adaptif dan cerdas dalam mengelola portofolio investasi salah satunya dengan menyusun portofolio yang seimbang.

Direktur PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW), Danica Adhitama, di tahun 2025 investor dituntut untuk memiliki kemampuan dalam beradaptasi dan melakukan diversifikasi portofolio investasinya. Memilih produk-produk investasi yang tepat serta berbiaya rendah adalah salah satu kuncinya. Salah satu instrumen yang dapat dipertimbangkan adalah reksa dana Indeks. Reksa dana jenis ini memiliki beberapa keuntungan, seperti, berbiaya rendah namun tetap memberikan imbal hasil yang optimal karena akan dijaga menyerupai indeks tolok ukurnya.

RelatedPosts

Phapros Membukukan Lonjakan Laba Bersih pada Kuartal I 2026

Bank Mandiri Mencatat Pertumbuhan Kredit Hijau Mencapai Rp167 triliun pada Kuartal I 2026

Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Pertamina Geothermal Energy Terkini

Sebagai contoh, di Reksa Dana Indeks ABF IBI FUND yang merupakan reksa dana indeks pendapatan tetap yang diinisiasi pembentukannya oleh EMEAP (Komite Eksekutif Bank Sentral Asia Timur dan Pasifik) yang juga merupakan forum kerjasama 11 bank sentral Asia Pasifik termasuk Bank Indonesia. Reksa dana ini hanya dipasarkan di Indonesia oleh Bahana TCW.

“Meski di tengah kondisi ekonomi global dan dometik yang kurang baik beberapa tahun terakhir, produk ini masih bisa konsisten tumbuh dua digit. Bahkan, selama lima tahun terakhir produk ini mampu mencatatkan tingkat pengembalian sebesar 36,49%,” ujar Danica.

Dengan dinamika ekonomi yang terjadi, selalu ada sektor-sektor tertentu yang menunjukkan potensi pertumbuhan. Melakukan riset mendalam tentang sektor-sektor potensial ini dapat memberikan peluang investasi yang menarik. Untuk mempermudah mendapatkan informasi terkait sektor-sektor apa saja yang potensial, investor dapat memanfaatkan keahlian dan pengalaman institusi keuangan seperti manajer investasi dalam membaca kondisi pasar.

Tak hanya, efek-efek investasi di dalam negeri, dengan memanfaatkan keahlian dan jaringan perusahaan menajer investasi, investor dapat melakukan investasi di reksa dana indeks global. Dengan berinvestasi di reksa dana indeks berarti pula berinvestasi di pasar yang luas. Dengan demikian, kita melakukan diversifikasi investasi sekaligus meminimalisir risiko secara keseluruhan.

Selain itu, reksa dana merupakan salah satu instrument investasi yang paling populer dan tidak terpengaruh oleh pajak. Reksa dana menawarkan fleksibilitas dan kemudahan akses bagi investor pemula maupun yang berpengalaman. Dengan minimum investasi yang relatif terjangkau, investor dapat memperoleh manfaat dari diversifikasi portofolio yang dikelola secara profesional.

“Berbagai jenis reksadana, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, campuran, hingga saham, memungkinkan investor untuk memilih sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasinya. Keuntungan lain adalah berdasar UU PPh pasal 4 ayat 3i, yang menjelaskan reksadana atau pemegang unit penyertaan termasuk bukan objek pajak. Hal ini dikarenakan reksa dana termasuk kontrak investasi kolektif dimana keuntungan yang diterima oleh nasabah merupakan nilai bersih dari seluruh biaya transaksi.,” tambah Danica.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, pasar investasi Indonesia masih menyimpan potensi pertumbuhan yang menjanjikan. Pemerintah menargetkan investasi Indonesia pada 2025 mencapai 120 juta dolar AS, atau setara dengan sekitar Rp1.900 triliun. Target ini mencakup investasi dari luar negeri dan lokal, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Tahun 2025 membawa tantangan sekaligus peluang bagi investor Indonesia. Dengan strategi yang tepat dan pemahaman mendalam terhadap dinamika pasar, investor dapat mengoptimalkan portofolio mereka untuk mencapai tujuan finansial jangka panjang. Reksadana, sebagai pilihan instrument investasi bebas pajak, menjadi pilihan yang cerdas di tengah diskursus tentang pajak. Jadi jangan ragu untuk memulai resolusi investasi di 2025 dengan langkah-langkah realistis dan bijak,” tutup Danica.

Sumber Pressrelease, edit koranbumn

Previous Post

Petrokimia Gresik Bersama Kodikmar TNI AL Luncurkan Program LEAP untuk Cetak SDM Kompetitif Demi Swasembada Pangan Nasional

Next Post

Percepatan Pabrik Soda Ash, Pupuk Kaltim Pastikan Proses Rekrutmen Tenaga Kerja Sesuai Regulasi

Related Posts

Upaya Cegah Wabah Corona, Phapros Optimalkan Penggunaan Teknologi Komunikasi
Anak Perusahaan

Phapros Membukukan Lonjakan Laba Bersih pada Kuartal I 2026

26 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Bank Mandiri Mencatat Pertumbuhan Kredit Hijau Mencapai Rp167 triliun pada Kuartal I 2026

26 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Pertamina Geothermal Energy Terkini

26 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CIO Danantara Pandu Sjahrir Mnegungkapkan Proses Finalisasi Proyek Kampung Haji di Makkah Berjalan Lebih Lama dari Perkiraan Akibat Situasi Geopolitik di Timur Tengah

26 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

Kepala BP BUMN dan COO Danantara, Dony Oskaria Menegaskan Komitmen BUMN Memperkuat Kedaulatan Ekonomi dan Tingkatkan Kesejahteraan

26 April 2026
Waskita Karya Selenggarakan Sosialisasi P4GN
Berita

Waskita Karya Menyelenggarakan Risk Townhall Meeting 2026

26 April 2026
Next Post
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Pupuk Kaltim, Pupuk Kujang, IPC

Percepatan Pabrik Soda Ash, Pupuk Kaltim Pastikan Proses Rekrutmen Tenaga Kerja Sesuai Regulasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa

Berita Singkat BUMN : BP BUMN, Danantara, Jamkrindo, Krakatau Steel, IAS, PTPN 4, PTPN 1, Kimia Farma, IPCC, Semen Baturaja, ADHI, Pelindo, PLN, SIER, Danareksa, BRI

5 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Bank Mandiri Mencatat Pertumbuhan Kredit Hijau Mencapai Rp167 triliun pada Kuartal I 2026

1 jam ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Trans Kontinental Bersama Galangan Nasional Resmi Mulai Pembangunan Utility Boat 22 Pax

2 hari ago
Presdir Reynaldi Hermansjah Optimistis Pembiayaan Infrastruktur Tetap Prospektif

IIF Telah Berkontribusi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Mencapai Rp44 triliun untuk 182 proyek Infrastruktur hingga Periode 2025

2 hari ago
Upaya Cegah Wabah Corona, Phapros Optimalkan Penggunaan Teknologi Komunikasi
Anak Perusahaan

Phapros Membukukan Lonjakan Laba Bersih pada Kuartal I 2026

by redaksi
26 April 2026
0

PT Phapros Tbk (PEHA) mengawali tahun 2026 dengan melanjutkan tren positif dari tahun sebelumnya. Emiten farmasi anak usaha PT Kimia...

Read more
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Bank Mandiri Mencatat Pertumbuhan Kredit Hijau Mencapai Rp167 triliun pada Kuartal I 2026

26 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Pertamina Geothermal Energy Terkini

26 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CIO Danantara Pandu Sjahrir Mnegungkapkan Proses Finalisasi Proyek Kampung Haji di Makkah Berjalan Lebih Lama dari Perkiraan Akibat Situasi Geopolitik di Timur Tengah

26 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera

Kepala BP BUMN dan COO Danantara, Dony Oskaria Menegaskan Komitmen BUMN Memperkuat Kedaulatan Ekonomi dan Tingkatkan Kesejahteraan

26 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In