• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 25 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Menperin akan Suntik Teknologi 4.0 ke 35 Perusahaan Kimia Hilir dan Farmasi

by redaksi
5 Oktober 2020
in Berita
0
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Perindustrian melantik lima pejabat eselon 1 dan eselon 2, termasuk Muhammad Taufik sebagai Direktur Industri Kimia Hilir dan Farmasi, Jumat (2/10/2020). Dalam arahannya, Menperin menyatakan sebanyak 35 perusahaan kimia hilir dan farmasi akan disuntik teknologi 4.0 agar lebih bregas.

“Di sektor industri kimia hilir dan farmasi, Kemenperin berupaya mendorong penerapan industri 4.0 di sektor industri kimia hilir dan farmasi untuk 35 perusahaan,” kata Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita.

RelatedPosts

Danantara Bidik Peluang Investasi di Kawasan Asia

Presiden Prabowo Subianto Mempromosikan Danantara dalam Forum World Economic Forum Annual Meeting 2026

ADHI Targetkan Pengembangan Jembatan Krueng Tingkeum di Aceh Tuntas pada Juli 2026.

Kemenperin juga telah menambahkan industri farmasi dan industri alat kesehatan sebagai sektor prioritas penerapan Industri 4.0. Pasalnya, sektor ini mengalami pertumbuhan dan permintaan yang signifikan di saat masa pandemi.

“Kami dapat pelajaran dari dampak pandemi ini, bahwa kita harus menjadi negara yang mandiri di sektor alat kesehatan dan farmasi,” ujarnya.

Industri farmasi dan industri alat kesehatan sebelumnya tidak masuk lima sektor prioritas penerapan industri 4.0. Kelima sektor tersebut adalah industri makanan dan minuman, industri otomotif, industri kimia dasar, industri tekstil dan produk tekstil, dan industri elektronika.

Dalam perkembangannya, industri farmasi dan industri alat kesehatan ditambahkan untuk mencapai target kemandirian dalam bidang kesehatan.

Berdasarkan RPJMN 2020-2024, jumlah perusahaan sektor IKFT dengan nilai INDI 4.0 lebih dari 3 ditargetkan mencapai 11 perusahaan pada 2020, dan sebanyak 21 perusahaan pada 2024. Pada INDI 4.0, skor 1-2 menunjukkan kesiapan awal implementasi industri 4.0, skor 2-3 menunjukkan kesiapan sedang, dan skor 4 adalah mereka yang sudah menerapkan industri 4.0.

“Kami optimistis, sektor IKFT mampu berakselerasi ke arah industri 4.0. Apalagi, Making Indonesia 4.0 menetapkan beberapa sektor binaan kami untuk menjadi pionir dalam penerapan industri 4.0, yakni industri kimia serta industri tekstil dan pakaian,” kata Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kemenperin, Muhammad Khayam.

Industri farmasi dan alat kesehatan dimasukkan ke dalam sektor tambahan pada Making Indonesia 4.0 karena memiliki kinerja yang gemilang di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19. “Kedua sektor tersebut punya demand yang tinggi dalam memenuhi kebutuhan pasar terhadap produk-produk untuk mencegah penularan virus korona baru,” jelas Khayam.

Selain itu, sektor IKFT selama ini telah membuktikan kontribusinya yang signfikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Misalnya dari sisi kinerja ekspor, nilai pengapalan produk dari sektor IKFT menembus hingga USD14,59 miliar sepanjang triwulan II tahun 2020.

Selanjutnya, realisasi investasi di sektor IKFT mencapai Rp32,39 triliun pada triwulan II-2020, yang terdiri dari penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp20,06 triliun dan untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN) sekitar Rp12,33 triliun.

“Investasi tersebut tentu memberikan multiplier effect yang luas bagi perekonomian nasional, seperti pada penambahan jumlah tenaga kerja. Di sektor IKFT, penyerapan tenaga kerjanya telah menyentuh angka 6,96 juta orang dari total tenaga kerja industri pengolahan sebanyak 18,46 juta orang,” ungkap Khayam.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Nindya Bersama 20 BUMN Klaster Pembangunan Infrastruktur Launching Core Values AKHLAK Secara Virtual

Next Post

Percepat Pembebasan Lahan, ITDC Anggarkan Rp 16,9 Miliar Bangun Kawasan Mandalika

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Bidik Peluang Investasi di Kawasan Asia

25 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Presiden Prabowo Subianto Mempromosikan Danantara dalam Forum World Economic Forum Annual Meeting 2026

25 Januari 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Targetkan Pengembangan Jembatan Krueng Tingkeum di Aceh Tuntas pada Juli 2026.

25 Januari 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

Kasus Penipuan Mengatasnamakan TASPEN Berujung Putusan Pengadilan, TASPEN Tegaskan Tata Kelola dan Keamanan Data

25 Januari 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Tahun 2025, KAI Perkuat Peran Sosial dan Ekonomi Masyarakat melalui TJSL Senilai Rp32,24 Miliar

25 Januari 2026
Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP
Berita

Kinerja Produksi Kebun Sawit PalmCo PTPN IV Regional III Riau Capai 1,6 Juta Ton Sepanjang 2025

25 Januari 2026
Next Post
ITDC Sedang Memproduksi Film “Akad”

Percepat Pembebasan Lahan, ITDC Anggarkan Rp 16,9 Miliar Bangun Kawasan Mandalika

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Kebutuhan Rumah Rp500 Jutaan Meningkat Dorong KPR BSI

2 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

BUMN Tekstil Baru Disiapkan untuk Memperkuat Industri Tekstil Nasional dan Menyelamatkan Sritex

47 menit ago
Kolaborasi Dahana – Pegadaian Gelar TMO Chapter Februari 2020

Direktur Pegadaian, Selfie Dewiyanti Ungkap Pertumbuhan Bisnis Gadai Emas Menacapai 58% dengan Total Pembiayaan senilai Rp114 triliun Sepanjang 2025

5 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Stasiun Jatake Siap Beroperasi Akhir Januari 2026, Menopang Mobilitas Usia Produktif dan Dinamika Ekonomi Kawasan Penyangga Ibu Kota

2 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Bidik Peluang Investasi di Kawasan Asia

by redaksi
25 Januari 2026
0

Daya Anagata Nusantara (Danantara) mulai melirik peluang investasi di kawasan Asia, termasuk Asia Tenggara seperti China, Jepang, dan Korea Selatan,...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Presiden Prabowo Subianto Mempromosikan Danantara dalam Forum World Economic Forum Annual Meeting 2026

25 Januari 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

ADHI Targetkan Pengembangan Jembatan Krueng Tingkeum di Aceh Tuntas pada Juli 2026.

25 Januari 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Kasus Penipuan Mengatasnamakan TASPEN Berujung Putusan Pengadilan, TASPEN Tegaskan Tata Kelola dan Keamanan Data

25 Januari 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Tahun 2025, KAI Perkuat Peran Sosial dan Ekonomi Masyarakat melalui TJSL Senilai Rp32,24 Miliar

25 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In