• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 13 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Menteri BUMN Dorong Penguatan Ekosistem Halal

by redaksi
21 Maret 2021
in Berita
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong penguatan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Menurutnya, hal itu dapat terwujud apabila perbankan syariah mampu memenuhi kebutuhan industri halal. Penguatan ekosistem halal juga menjadi alasan utama Erick mendorong merger tiga bank syariah anak usaha BUMN menjadi Bank Syariah..

Penguatan rantai nilai halal dan industri keuangan syariah juga merupakan program kerja dari Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) yang kini dipimpin Erick. Tujuannya agar tercipta ekosistem ekonomi syariah yang komprehensif baik untuk level Indonesia maupun dunia.

RelatedPosts

Jelang Dioperasikan Secara Fungsional, Hutama Karya dan Gubernur Sumatra Selatan Cek Kesiapan Tol Palembang-Betung

BSI dan OJK Gerakkan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah, Dorong Percepatan Inklusi Nasional

BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota, Salurkan 80 Ribu Paket Pangan dan Santunan

Erick mengatakan, Indonesia akan memiliki populasi penduduk Muslim sebesar 184 juta orang pada 2025. Mayoritas merupakan kalangan menengah atas dan bekerja di sektor swasta. Industri halal dapat menjadi lapangan kerja sekaligus memenuhi permintaan pasar tersebut

Erick menyadari, Indonesia memang relatif terlambat memulai industri keuangan syariah. Dibandingkan Malaysia yang sudah memulainya sejak 1963, Indonesia baru mulai membangun industri dengan berdirinya Bank Muamalat pada 1991.

“Namun alhamdulillah, industri jasa keuangan syariah kita terus tumbuh bahkan di tengah pandemi ini,” katanya.

Sektor keuangan syariah mampu tumbuh cukup pesat pada 2020 dengan aset naik 10,9 persen. Capaian itu lebih tinggi dari industri bank konvensional yang sebesar 7,7 persen. Kemudian, perolehan dana pihak ketiga (DPK) naik 11,5 persen, lebih unggul tipis dari konvensional yang sebesar 11,49 persen.

Pembiayaan bank syariah masih tumbuh signifikan sebesar 9,42 persen. Sementara, pembiayaan konvensional hanya tumbuh 0,55 persen. Erick berharap, bank syariah dapat semakin meningkatkan efisiensinya sehingga berdaya saing memenuhi kebutuhan industri. Dengan kapasitas yang lebih besar, produk dan layanan untuk pengembangan industri halal pun bisa lebih beragam.

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi mengatakan, perseroan kini sudah bisa bersaing dengan bank konvensional. Dari sisi margin atau pricing, bank syariah bisa meningkatkan pengelolaan dan strateginya agar lebih efisien .

“Kita bicara bagaimana strategi kita perbaiki, juga delivery channel yang lebih luas, maka funding bisa meningkat dan biaya dana bisa ditekan. Akhirnya kita bisa bersaing dengan konvensional,” katanya.

Dengan biaya dana yang lebih rendah, maka pembiayaan bisa ditawarkan dengan margin atau pricing yang lebih kompetitif. Hery mengatakan, kini produk KPR Syariah Griya dan pembiayaan kendaraan bermotor di BSI sudah bisa bersaing dengan bank konvensional. Menurutnya, ini merupakan langkah yang positif untuk bisa melayani masyarakat secara lebih luas.

Salah satu potensi yang dapat digarap oleh perbankan syariah adalah industri tekstil dan produk tekstil (TPT). Hal ini seiring industri fashion halal atau modest fashion menjadi salah satu segmen yang diprioritaskan oleh pemerintah untuk pengembangan ekonomi syariah.

Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) Iwan S Lukminto mengatakan, ekosistem tekstil Indonesia sudah sangat lengkap dan butuh dukungan termasuk dari bank syariah. “Ekosistem ini sudah sangat lengkap di Indonesia sehingga dapat dikawinkan dengan perbankan syariah untuk membiayai semua ekosistemnya,” kata Iwan.

Menurutnya, keterkaitan dalam ekosistem ini sangat penting agar aktivitas ekonomi bisa berpusat di Indonesia. Iwan mengatakan, kondisi yang terjadi saat ini kurang ideal karena masih banyak pasokan dalam ekosistem industri TPT yang dipenuhi oleh impor.

Dia mencontohkan, industri mukena atau kerudung menggunakan kain impor karena harganya lebih murah. Sementara, pemasok dari industri dalam negeri tertinggal karena kalah bersaing dalam harga.

Iwan mengatakan, dengan skala usaha yang lebih besar, maka daya saing bisa ditingkatkan. Hal ini dapat terwujud dengan bantuan pendanaan dari bank syariah yang juga fokus dalam pembiayaan secara ekosistem.

sumber republika.id

 

Previous Post

Bagikan 1.111 Masker, Dirkeu PT Semen Padang Ajak Masyarakat Menjadikan 3M Sebagai Kebiasaan

Next Post

Nyata Bagi Negeri : Askrindo Dukung Pendidikan di Wilayah 3T

Related Posts

Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Jelang Dioperasikan Secara Fungsional, Hutama Karya dan Gubernur Sumatra Selatan Cek Kesiapan Tol Palembang-Betung

13 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

BSI dan OJK Gerakkan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah, Dorong Percepatan Inklusi Nasional

13 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota, Salurkan 80 Ribu Paket Pangan dan Santunan

13 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Anak Perusahaan

Kontribusi Signifikan dari Anak Usaha BRI pada Laba Rp57,13 triliun pada 2025

13 Maret 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Dari Kampus ke Dunia Kerja Program Ikatan Kerja ULBI Siapkan Talenta Logistik untuk Pos Indonesia

13 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Dukung Konektivitas Laut Timor Leste, PAL Indonesia Tuntaskan Perbaikan MV Berlin Ramelau

13 Maret 2026
Next Post
Askrindo Cover Asuransi Kecelakaan Diri  pada Gelaran JogjaROCKarta 2020

Nyata Bagi Negeri : Askrindo Dukung Pendidikan di Wilayah 3T

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

 Pemprov NTB Bersama Entitas Bisnis Danantara, ID Food Resmi Memulai Penyiapan Pengembangan Proyek Ayam Terintegrasi senilai Rp1,2 triliun di Kabupaten Sumbawa

2 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Presiden Prabowo Subianto Menargetkan Danantara Menyetor Rp 800 triliun ke Kas Negara Setiap Tahun

2 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Berkah Ramadan, UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet Hingga Dua Kali Lipat di SMEXPO Ramadan 2026

4 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Berbagi Kebaikan dengan Masyarakat di Jawa Timur, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Program Khitanan

3 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Jelang Dioperasikan Secara Fungsional, Hutama Karya dan Gubernur Sumatra Selatan Cek Kesiapan Tol Palembang-Betung

by redaksi
13 Maret 2026
0

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) bersama Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru meninjau langsung kesiapan operasional fungsional Ruas Tol Palembang–Betung...

Read more
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020

Sampel Produk Jasmine Aren Tembus Hongkong, PUSRI Dukung UMK Sumsel Go Global

13 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI dan OJK Gerakkan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah, Dorong Percepatan Inklusi Nasional

13 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota, Salurkan 80 Ribu Paket Pangan dan Santunan

13 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Kontribusi Signifikan dari Anak Usaha BRI pada Laba Rp57,13 triliun pada 2025

13 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In