Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pembiyaan investasi untuk 2021 ditetapkan sebesar Rp184,46 triliun.
Dari jumlah tersebut, alokasi terbesar diberikan untuk sektor pendidikan dalam rangka mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Walaupun Covid-19, kami tetap menjaga momentum pembangunan infrastruktur dan kualitas SDM,” katanya dalam Raker bersama dengan Komisi XI DPR RI, Senin (8/2/2021).
Sri Mulyani merincikan, anggaran pendidikan tersebut diperuntukkan Badan Layanan Umum (BLU) LPDP sebesar Rp20 triliun, dana abadi penelitian Rp3 triliun, dana abadi kebudayaan Rp2 triliun, dana abadi perguruan tinggi Rp4 triliun, dan cadangan pembiayaan pendidikan sebesar Rp37,4 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pembiyaan investasi untuk 2021 ditetapkan sebesar Rp184,46 triliun.
Dari jumlah tersebut, alokasi terbesar diberikan untuk sektor pendidikan dalam rangka mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Walaupun Covid-19, kami tetap menjaga momentum pembangunan infrastruktur dan kualitas SDM,” katanya dalam Raker bersama dengan Komisi XI DPR RI, Senin (8/2/2021).
Sri Mulyani merincikan, anggaran pendidikan tersebut diperuntukkan Badan Layanan Umum (BLU) LPDP sebesar Rp20 triliun, dana abadi penelitian Rp3 triliun, dana abadi kebudayaan Rp2 triliun, dana abadi perguruan tinggi Rp4 triliun, dan cadangan pembiayaan pendidikan sebesar Rp37,4 triliun.
Sumber Bisnis, edit koranbumn















