• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 5 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Menteri Sri Mulyani Berikan PMN Rp 6 Triliun kepada Jamkrindo dan Askrindo

by redaksi
7 Juli 2020
in Berita
0
Pembangunan Proyek Infrastruktur Dasar di Ibu Kota Negara Direncanakan Mulai Akhir 2020
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 6 triliun kepada dua BUMN penjamin kredit untuk memperbesar kapasitas penjaminan kredit kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). BUMN tersebut adalah PT Askrindo (Persero) dan PT Jamkrindo (Persero).

Sri menjelaskan, PMN disalurkan agar Jamkrindo dan Askrindo memiliki modal untuk menutupi risiko kredit macet bagi UMKM yang meminjam sampai dengan Rp 10 miliar. “Jadi, premi penjaminan kreditnya dibayar oleh pemerintah,” tuturnya dalam Peluncuran Penjaminan Kredit Modal Kerja UMKM, Selasa (7/7).

RelatedPosts

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

Sri menggambarkan penjaminan modal kerja melalui BUMN menyempurnakan paket komplit yang diberikan pemerintah untuk UMKM. Sebelumnya, pemerintah sudah memberikan restrukturisasi kredit hingga enam bulan, subsidi bunga kredit hingga pajak UMKM yang ditanggung pemerintah senilai Rp 2,4 triliun.

Teranyar, pemerintah menempatkan dana di perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) hingga Rp 30 triliun. Tujuannya, Sri mengatakan, agar ada dana murah dari pemerintah dengan suku bunga hanya sekitar 3,3 persen yang dapat diolah perbankan untuk memberikan kredit modal kerja kepada UMKM dengan bunga relatif murah.

Melalui berbagai stimulus ini, Sri berharap, UMKM dapat bangkit di tengah tekanan perlambatan aktivitas ekonomi akibat pandemi Covid-19. Seluruh insentif untuk UMKM yang telah digelontorkan merupakan bagian dari upaya pemulihan ekonomi nasional dan mampu menggerakkan ekonomi Indonesia. “Terutama pada level akar rumput,” katanya.

Sri mengatakan, pemerintah akan memberikan penjaminan kredit modal kerja UMKM hingga mencapai Rp 100 triliun sampai tahun depan. Program ini diharapkan mampu mendorong seluruh UMKM yang diperkirakan mencapai Rp 60 juta untuk tetap produktif. Tidak hanya yang di bawah perbankan, juga lembaga pembiayaan lain seperti PT Pegadaian, PT Permodalan Nasional Madani sampai bank wakaf.

Berbagai stimulus diharapkan mampu mendorong ekonomi kuartal ketiga tidak berada di zona kontraksi seperti yang diperkirakan terjadi pada kuartal kedua. Sri memastikan, pemerintah terus memantau perkembangan dari implementasi stimulus ke UMKM, terutama terkait kredit modal kerja.

“Setiap hari, Presiden (Joko Widodo) akan melihat angka ini karena ingin ekonomi segera bangkit,” tuturnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, UMKM menjadi prioritas utama dalam pemulihan ekonomi nasional. Ini terlihat dari arah kebijakan pemerintah, di mana usai UMKM terdampak Covid-19, mereka diberi keleluasaan untuk melakukan restrukturisasi kredit hingga penjaminan kredit modal kerja.

Airlangga menekankan, pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah mengalokasikan dukungan berupa pembayaran imbal jasa penjaminan (sesuai porsi dukungan yang diberikan), counter guarantee (penjaminan balik), loss limit, atau dukungan risk sharing lainnya yang dibutuhkan. Pemerintah juga telah mengalokasikan dana cadangan penjaminan dan anggaran imbal jasa penjaminan yang berasal dari APBN.

Di sisi lain, Airlangga menambahkan, bank sebagai salah satu penyalur kredit kepada UMKM tetap menerapkan prinsip kehati-hatian di tengah resiko tingginya gagal bayar. Di sinilah peran penjaminan kredit sangat diperlukan.

“Oleh karena itu, baik Jamkrindo maupun Askrindo diharapkan secara aktif sudah bisa melaksanakan programnya sehingga modal kerja ini bisa dilakukan perbankan,” tuturnya.

Sumber Republika, edit koranbumn

Previous Post

Menteri Erick Thohir Pastikan Pemerintah Awasi Penyaluran Kredit UMKM Agar Tepat Sasaran

Next Post

Menteri Basuki Hadimuljono Ungkap Kendala Pembangunan Tol Trans Sumatra Kurang Anggaran

Related Posts

Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

4 Juni 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Dorong Gen Z Kenal Keuangan Syariah, BSI Sasar Pelajar dan Sekolah

4 Juni 2026
INTI Kembangkan Produksi Perangkat Telekomunikasi Network Terminal Equipment
Berita

Susunan Direksi INTI Terkini

4 Juni 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

4 Juni 2026
Next Post
Pembangunan Proyek Infrastruktur Dasar di Ibu Kota Negara Direncanakan Mulai Akhir 2020

Menteri Basuki Hadimuljono Ungkap Kendala Pembangunan Tol Trans Sumatra Kurang Anggaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Perkuat Keamanan dan Layanan Penyeberangan Modern, ASDP Sterilisasi Pelabuhan Strategis Nasional

1 hari ago
Remunerasi 2019, BNI Naik BTN Turun

Kebijakan DHE SDA, Bank Himbara Diproyeksikan Menerima Likuiditas dolar AS Lebih Besar mulai 2 Juni 2026

2 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih

3 hari ago
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

12 jam ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

by redaksi
4 Juni 2026
0

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) turut mendukung penguatan ketahanan energi nasional melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)...

Read more
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dorong Gen Z Kenal Keuangan Syariah, BSI Sasar Pelajar dan Sekolah

4 Juni 2026
INTI Kembangkan Produksi Perangkat Telekomunikasi Network Terminal Equipment

Susunan Direksi INTI Terkini

4 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In