• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 16 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Obligasi Korporasi dengan Rating Investment Grade Dinilai Lebih Aman

by redaksi
30 Mei 2020
in Berita
0
Per 30 April 2020, Pefindo Terima Mandat Pemeringkatan Obligasi 30 BUMN Senilai Rp 42,13 T
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Obligasi korporasi menjadi salah satu instrumen investasi yang dipandang kurang menarik dalam masa pandemi virus corona saat ini. Pasalnya, perusahaan penerbit obligasi dinilai kinerjanya akan banyak mengalami penurunan seiring potensi perlambatan ekonomi imbas virus corona.

Dus, risiko default pun muncul ke permukaan dan menjadi salah satu faktor utama yang membuat obligasi korporasi kehilangan peminatnya.

RelatedPosts

Hutama Karya Membukukan Pendapatan dari Segmen Pengoperasian Tol sebesar Rp17,33 Triliun Sepanjang 2025

Melampaui Kebutuhan Domestik, Pupuk Indonesia Target Produksi Urea Mencapai 7,8 juta ton pada 2026

Dukung Industri Nasional, PLN Suplai Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang

Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana tak menampik bahwa peningkatan risiko kredit yang mengarah pada peningkatan default di hampir semua korporasi dalam negeri memang nyata adanya.

“Namun kembali lagi, kami juga mengamati bahwa korporasi dengan rating lebih baik memiliki kecenderungan rating transition mereka lebih cenderung untuk tetap atau membaik. Pada saat yang sama, kami juga melihat kemungkinan tidak terjadinya (survival pool) default untuk akan semakin baik sesuai dengan rating yang lebih baik,” terang Fikri

Dengan kondisi tersebut, Head of Fixed Income Trimegah Asset Management Darma Yudha menilai, ada peluang peminat obligasi korporasi belum akan kembali seperti sedia kala sebelum virus corona menyebar, setidaknya dalam waktu dekat.

Meski terdapat titik terang dengan pelonggaran PSBB, dan secara global ataupun nasional penambahan likuiditas cukup terasa, Yudha menyebut kekhawatiran masih cukup menyelimuti para investor.

Menurutnya, ada ketakutan gelombang kedua virus corona akan terjadi ketika situasi new normal mulai berlaku. “Memang ekonomi akan bisa rebound, hanya saja tidak akan langsung pulih dalam waktu cepat. Oleh sebab itu, investor akan mengamati perkembangan terlebih dahulu, sebelum kembali memburu obligasi korporasi,” kata Yudha

Merujuk data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sepanjang Mei tercatat ada beberapa perusahaan yang menerbitkan obligasi korporasi di antaranya ADMF, WOM Finance, Hartadinata Abadi, hingga Toyota Astra Finance.

Dari kupon yang ditawarkan, rentangnya pun beragam. Mulai dari 7% hingga yang tertinggi 10%. Jika dibandingkan dengan periode Januari – Februari atau ketika pandemi belum menyebar, besaran kupon tersebut tidak banyak mengalami perubahan yang signifikan.

Fikri menyebut perubahan besaran kupon tersebut tercermin dari nilai suku bunga acuan Bank Indonesia yang juga turun untuk waktu yang sama.

“Namun juga perlu dilihat bahwa dengan adanya risiko global, peningkatan nilai rupiah, dan meningkatnya credit default swap (CDS) Indonesia, menjadikan yield (dan kupon) surat utang berfluktuasi,” tandas Fikri.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

BNI Berikan APD Bagi Petugas Pos Indonesia Penyalur Bantuan Sosial Tunai

Next Post

BRI Syariah Catat 78,6 Persen Transaksi Gunakan Mobile BRIS Online

Related Posts

Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Membukukan Pendapatan dari Segmen Pengoperasian Tol sebesar Rp17,33 Triliun Sepanjang 2025

16 April 2026
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia
Berita

Melampaui Kebutuhan Domestik, Pupuk Indonesia Target Produksi Urea Mencapai 7,8 juta ton pada 2026

16 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Dukung Industri Nasional, PLN Suplai Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang

16 April 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Mebangun Digital Learning Ecosystem, PMLI Hadiri Corporate University Association Insight

16 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Bank Mandiri Kunjungi PLTGU Muara Tawar, Dukung Transisi Energi dan Pasar Karbon

16 April 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Seluruh Layanan Kereta Bandara KAI Group Layani 3,74 Juta Pelanggan di Triwulan I 2026, Perkuat Konektivitas Darat–Udara

16 April 2026
Next Post
BRI Syariah Catat Pertumbuhan Bisnis Signifikan

BRI Syariah Catat 78,6 Persen Transaksi Gunakan Mobile BRIS Online

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

3 hari ago
Buyback Saham, BUMN Tambang Berencana Lakukan dalam Waktu Dekat

MIND ID Membukukan Laba Bersih senilai Rp29 triliun Sepanjang 2025

1 hari ago
KPBN Gelar Gowes Seduluran

KPBN Menyelenggarakan Kegiatan Perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) untuk periode tahun 2026–2027

3 hari ago
Freeport Indonesia Hentikan Penerbangan Jakarta – Timika dan Timika ke Tembagapura

Freeport Indonesia Bersama Tiga Ketua Serikat Pekerja Menandatangani PKB 2026-2028

3 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Membukukan Pendapatan dari Segmen Pengoperasian Tol sebesar Rp17,33 Triliun Sepanjang 2025

by redaksi
16 April 2026
0

 PT Hutama Karya (Persero) atau HK membukukan pendapatan dari segmen pengoperasian jalan tol sebesar Rp17,33 triliun sepanjang tahun buku 2025 yang telah diaudit. Direktur...

Read more
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia

Melampaui Kebutuhan Domestik, Pupuk Indonesia Target Produksi Urea Mencapai 7,8 juta ton pada 2026

16 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Dukung Industri Nasional, PLN Suplai Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang

16 April 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Mebangun Digital Learning Ecosystem, PMLI Hadiri Corporate University Association Insight

16 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Bank Mandiri Kunjungi PLTGU Muara Tawar, Dukung Transisi Energi dan Pasar Karbon

16 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In