• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 26 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Osaka Steel Hengkang, Krakatau Steel Ungkap Kondisi Pasar Besi Beton Dalam Tekanan Berat

by redaksi
4 April 2026
in Berita
0
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menyebut, kondisi pasar besi beton atau baja tulangan nasional tengah berada dalam tekanan berat akibat overkapasitas produksi dan masuknya produk impor berharga murah, yang memicu persaingan tidak sehat di dalam negeri.

Corporate Secretary Fedaus mengatakan, penurunan pasar besi beton terjadi karena jumlah produsen yang terus bertambah hingga 60 pabrikan dengan produk serupa di Indonesia. Kondisi ini menciptakan persaingan harga yang sangat ketat.

RelatedPosts

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Dimulai, Dukung Kemajuan Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia

BRINS Proteksi Asuransi Kerusakan Tempat Usaha bagi Pelaku UMKM di Kota Banjarmasin

Peringati Hari Kartini, Jamkrindo Perkuat Pembinaan Warga Binaan di Lapas Tangerang

“Produk-produk yang disebut besi beton itu sekarang market-nya sangat drop dan banyak sekali pabrik-pabrikan yang masuk ke Indonesia, ada kurang lebih 60 pabrikan besi beton di Indonesia sehingga persaingannya ketat,” kata Fedaus kepada Bisnis, Kamis (29/1/2026).

Tekanan tersebut diperparah oleh praktik perang harga yang tidak sehat. Dalam kondisi tertentu, terdapat produsen yang menjual produk di bawah standar pasar sehingga menekan perusahaan yang beroperasi sesuai ketentuan kualitas dan regulasi.

Kondisi pasar yang tertekan ini juga menjadi latar belakang berakhirnya kerja sama Krakatau Steel dengan Osaka Steel. Dalam kerja sama perusahaan patungan bernama Krakatau Steel Osaka, Krakatau Steel hanya memiliki kepemilikan saham sekitar 14%, sementara Osaka Steel sebagai pemegang saham mayoritas menguasai 86%.

“Karena kepemilikan kami kecil, dampaknya terhadap kinerja Krakatau Steel tidak signifikan. Namun, dari sisi bisnis, pasar besi beton memang sudah tidak bisa menopang keberlanjutan usaha,” jelasnya.

Menurut dia, berbagai upaya telah dilakukan untuk mempertahankan kerja sama tersebut selama beberapa tahun. Namun, tekanan pasar yang berkepanjangan membuat keberlangsungan usaha menjadi tidak bisa dipertahankan hingga akhirnya pemegang saham mayoritas memutuskan untuk mengakhiri kerja sama.

Selain overkapasitas, banjir impor turut menjadi faktor yang memperburuk kondisi pasar. Produk besi dari luar negeri masuk dengan harga yang lebih murah, sementara perlindungan terhadap industri domestik dinilai belum optimal.

“Impor pasti berpengaruh. Ketika barang dari luar masuk dengan harga murah dan industri dalam negeri tidak dilindungi, maka yang terjadi adalah tekanan berat bagi produsen lokal,” tuturnya.

Dia menekankan bahwa efisiensi anggaran pemerintah memang berpengaruh terhadap permintaan, terutama dari proyek-proyek infrastruktur. Namun, faktor tersebut bukanlah penyebab utama melemahnya pasar.

“Efisiensi anggaran itu salah satu faktor, tapi bukan faktor mayoritas. Yang lebih penting adalah adanya parameter regulasi untuk melindungi industri dalam negeri,” katanya.

Krakatau Steel mendorong pemerintah untuk memperkuat kebijakan trade remedies, seperti anti-dumping dan safeguard, agar industri baja nasional tidak tergerus oleh produk impor murah.

Sebab, tanpa perlindungan yang memadai, industri baja dikhawatirkan akan mengalami nasib serupa dengan industri tekstil yang tertekan akibat serbuan impor.

Selain perlindungan, pengawasan terhadap SNI dan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) juga dinilai krusial. Dengan banyaknya produsen di dalam negeri, kualitas produk yang beredar perlu dipastikan sesuai standar keselamatan dan lingkungan.

“Produksi dari puluhan pabrikan itu perlu dicek, apakah sudah memenuhi SNI, TKDN, dan kualitasnya. Menurut kami, pengawasan ini belum sepenuhnya berjalan optimal di lapangan,” ujarnya.

Akibat lemahnya pengawasan, pasar cenderung bergerak ke arah harga termurah, tanpa mempertimbangkan kualitas produk. Fenomena ini dinilai berisiko bagi keberlanjutan industri dan keselamatan konsumen.

“Yang terjadi, masyarakat membeli yang penting murah. Ini sama seperti yang terjadi di industri tekstil,” katanya.

Krakatau Steel menilai tanpa kebijakan perlindungan yang tegas dan pengawasan kualitas yang konsisten, tekanan di pasar besi beton akan terus berlanjut dan berpotensi menggerus daya saing industri baja nasional dalam jangka panjang.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional

Next Post

Tumbuh 16%, PalmCo Serap 3,25 Juta Ton TBS Petani Sepanjang 2025

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Dimulai, Dukung Kemajuan Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia

25 April 2026
BRI Insurance Gandeng Lifepal, Perluas Kemudahan Pasarkan Asuransi Kendaraan
Anak Perusahaan

BRINS Proteksi Asuransi Kerusakan Tempat Usaha bagi Pelaku UMKM di Kota Banjarmasin

25 April 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat
Berita

Peringati Hari Kartini, Jamkrindo Perkuat Pembinaan Warga Binaan di Lapas Tangerang

25 April 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

Anjang Asih Peringati HUT ke-43, PINDAD Salurkan Bantuan ke SLB Murni & Yayasan Igasar Pindad

25 April 2026
JIEP Laksanakan Penanaman Pohon, Senam Etika Batuk di Nursery dan Komposting
Berita

JIEP Selenggarakan Business Matching Forum di Shenzhen, Tiongkok

25 April 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Stok Beras Tembus 5 Juta Ton

25 April 2026
Next Post
Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP

Tumbuh 16%, PalmCo Serap 3,25 Juta Ton TBS Petani Sepanjang 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia

Pupuk Indonesia Pastikan Kesiapan Produksi dan Pasokan untuk Mendukung Ekspor 250.000 ton Pupuk Urea ke Australia

1 hari ago
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Peringati Hari Kartini, Jamkrindo Perkuat Pembinaan Warga Binaan di Lapas Tangerang

2 jam ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN Dukung Green Mining, Siap Pasok Listrik Hijau ke Tambang

1 hari ago
Sertifikasi Statutoria Kapal Berbendera Indonesia oleh BKI

BKI Menggelar Sidang Komite Teknik di Kantor Pusat BKI

14 jam ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Dimulai, Dukung Kemajuan Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia

by redaksi
25 April 2026
0

Pertamina terus berkomitmen mendukung perkembangan dunia motorsport nasional sebagai bagian dari upaya mendorong pembalap talenta muda Indonesia. Dukungan ini diwujudkan...

Read more
BRI Insurance Gandeng Lifepal, Perluas Kemudahan Pasarkan Asuransi Kendaraan

BRINS Proteksi Asuransi Kerusakan Tempat Usaha bagi Pelaku UMKM di Kota Banjarmasin

25 April 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Peringati Hari Kartini, Jamkrindo Perkuat Pembinaan Warga Binaan di Lapas Tangerang

25 April 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

Anjang Asih Peringati HUT ke-43, PINDAD Salurkan Bantuan ke SLB Murni & Yayasan Igasar Pindad

25 April 2026
JIEP Laksanakan Penanaman Pohon, Senam Etika Batuk di Nursery dan Komposting

JIEP Selenggarakan Business Matching Forum di Shenzhen, Tiongkok

25 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In