• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 5 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Osaka Steel Hengkang, Krakatau Steel Ungkap Kondisi Pasar Besi Beton Dalam Tekanan Berat

by redaksi
4 April 2026
in Berita
0
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menyebut, kondisi pasar besi beton atau baja tulangan nasional tengah berada dalam tekanan berat akibat overkapasitas produksi dan masuknya produk impor berharga murah, yang memicu persaingan tidak sehat di dalam negeri.

Corporate Secretary Fedaus mengatakan, penurunan pasar besi beton terjadi karena jumlah produsen yang terus bertambah hingga 60 pabrikan dengan produk serupa di Indonesia. Kondisi ini menciptakan persaingan harga yang sangat ketat.

RelatedPosts

Angkutan Retail KAI Tumbuh 20,45 persen dalam Dua Tahun, Perkuat Distribusi Barang

Krakatau Sarana Infrastruktur & Group Strengthens Employee Competencies Through Strategic Business and Human Capital Alignment for Sustainable Growth 2026–2027

Susunan Direksi dan Komisaris Kimia Farma Terkini

“Produk-produk yang disebut besi beton itu sekarang market-nya sangat drop dan banyak sekali pabrik-pabrikan yang masuk ke Indonesia, ada kurang lebih 60 pabrikan besi beton di Indonesia sehingga persaingannya ketat,” kata Fedaus kepada Bisnis, Kamis (29/1/2026).

Tekanan tersebut diperparah oleh praktik perang harga yang tidak sehat. Dalam kondisi tertentu, terdapat produsen yang menjual produk di bawah standar pasar sehingga menekan perusahaan yang beroperasi sesuai ketentuan kualitas dan regulasi.

Kondisi pasar yang tertekan ini juga menjadi latar belakang berakhirnya kerja sama Krakatau Steel dengan Osaka Steel. Dalam kerja sama perusahaan patungan bernama Krakatau Steel Osaka, Krakatau Steel hanya memiliki kepemilikan saham sekitar 14%, sementara Osaka Steel sebagai pemegang saham mayoritas menguasai 86%.

“Karena kepemilikan kami kecil, dampaknya terhadap kinerja Krakatau Steel tidak signifikan. Namun, dari sisi bisnis, pasar besi beton memang sudah tidak bisa menopang keberlanjutan usaha,” jelasnya.

Menurut dia, berbagai upaya telah dilakukan untuk mempertahankan kerja sama tersebut selama beberapa tahun. Namun, tekanan pasar yang berkepanjangan membuat keberlangsungan usaha menjadi tidak bisa dipertahankan hingga akhirnya pemegang saham mayoritas memutuskan untuk mengakhiri kerja sama.

Selain overkapasitas, banjir impor turut menjadi faktor yang memperburuk kondisi pasar. Produk besi dari luar negeri masuk dengan harga yang lebih murah, sementara perlindungan terhadap industri domestik dinilai belum optimal.

“Impor pasti berpengaruh. Ketika barang dari luar masuk dengan harga murah dan industri dalam negeri tidak dilindungi, maka yang terjadi adalah tekanan berat bagi produsen lokal,” tuturnya.

Dia menekankan bahwa efisiensi anggaran pemerintah memang berpengaruh terhadap permintaan, terutama dari proyek-proyek infrastruktur. Namun, faktor tersebut bukanlah penyebab utama melemahnya pasar.

“Efisiensi anggaran itu salah satu faktor, tapi bukan faktor mayoritas. Yang lebih penting adalah adanya parameter regulasi untuk melindungi industri dalam negeri,” katanya.

Krakatau Steel mendorong pemerintah untuk memperkuat kebijakan trade remedies, seperti anti-dumping dan safeguard, agar industri baja nasional tidak tergerus oleh produk impor murah.

Sebab, tanpa perlindungan yang memadai, industri baja dikhawatirkan akan mengalami nasib serupa dengan industri tekstil yang tertekan akibat serbuan impor.

Selain perlindungan, pengawasan terhadap SNI dan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) juga dinilai krusial. Dengan banyaknya produsen di dalam negeri, kualitas produk yang beredar perlu dipastikan sesuai standar keselamatan dan lingkungan.

“Produksi dari puluhan pabrikan itu perlu dicek, apakah sudah memenuhi SNI, TKDN, dan kualitasnya. Menurut kami, pengawasan ini belum sepenuhnya berjalan optimal di lapangan,” ujarnya.

Akibat lemahnya pengawasan, pasar cenderung bergerak ke arah harga termurah, tanpa mempertimbangkan kualitas produk. Fenomena ini dinilai berisiko bagi keberlanjutan industri dan keselamatan konsumen.

“Yang terjadi, masyarakat membeli yang penting murah. Ini sama seperti yang terjadi di industri tekstil,” katanya.

Krakatau Steel menilai tanpa kebijakan perlindungan yang tegas dan pengawasan kualitas yang konsisten, tekanan di pasar besi beton akan terus berlanjut dan berpotensi menggerus daya saing industri baja nasional dalam jangka panjang.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional

Next Post

Tumbuh 16%, PalmCo Serap 3,25 Juta Ton TBS Petani Sepanjang 2025

Related Posts

Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Angkutan Retail KAI Tumbuh 20,45 persen dalam Dua Tahun, Perkuat Distribusi Barang

5 Juni 2026
Krakatau Sarana Infrastruktur  & Group Strengthens Employee Competencies Through Strategic Business and Human Capital Alignment for Sustainable Growth 2026–2027
Anak Perusahaan

Krakatau Sarana Infrastruktur & Group Strengthens Employee Competencies Through Strategic Business and Human Capital Alignment for Sustainable Growth 2026–2027

5 Juni 2026
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
Berita

Susunan Direksi dan Komisaris Kimia Farma Terkini

5 Juni 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

4 Juni 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Next Post
Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP

Tumbuh 16%, PalmCo Serap 3,25 Juta Ton TBS Petani Sepanjang 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Workshop BUMN dan Anak Perusahaan : GCG SERIES pada 18 Juni, 25 Juni, dan 16 Juli 2026

Workshop BUMN dan Anak Perusahaan : GCG SERIES pada 18 Juni, 25 Juni, dan 16 Juli 2026

2 hari ago
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Indonesia Tebar Kepedulian melalui Kurban Iduladha, Jangkau Masyarakat Surabaya hingga Pesisir Lamongan

4 hari ago
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Semangat Idul Adha Menguatkan Kepedulian, ASDP Salurkan Kurban Hingga Wilayah 3TP

15 jam ago
Berita Singkat Danantara & BUMN : Pegadaian, GARAM, JIEP, Agrinas Palma, PTPN 3, PTPN 1, Pelindo, Waskita, KIMA, Sucofindo, Krakatau Steel, IndonesiaRe, Semen Baturaja, Jasa Tirta 2, Pupuk Kujang, Waskita Precast, Nindya Karya

Agrinas Palma Nusantara Gandeng UGM Perkuat Pengembangan Perkebunan dan Pangan Nasional

3 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Angkutan Retail KAI Tumbuh 20,45 persen dalam Dua Tahun, Perkuat Distribusi Barang

by redaksi
5 Juni 2026
0

Harga barang yang dibayar masyarakat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari proses produksi hingga distribusi. Di balik setiap produk yang...

Read more
Krakatau Sarana Infrastruktur  & Group Strengthens Employee Competencies Through Strategic Business and Human Capital Alignment for Sustainable Growth 2026–2027

Krakatau Sarana Infrastruktur & Group Strengthens Employee Competencies Through Strategic Business and Human Capital Alignment for Sustainable Growth 2026–2027

5 Juni 2026
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma

Susunan Direksi dan Komisaris Kimia Farma Terkini

5 Juni 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

4 Juni 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In