CEO PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menghadiri pelantikan Rektor Jamaluddin Jompa untuk masa jabatan 2026–2030 yang berlangsung di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Universitas Hasanuddin, Senin (27/04). Kehadiran ini menjadi bentuk dukungan PT PAL Indonesia terhadap keberlanjutan kepemimpinan di institusi pendidikan tinggi sebagai fondasi penguatan ekosistem industri nasional.
Momentum pelantikan ini tidak hanya menjadi tonggak penting bagi Universitas Hasanuddin, tetapi juga mempertegas peran strategis perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang adaptif dan berdaya saing global. Bagi PT PAL Indonesia, kesinambungan kepemimpinan di dunia akademik menjadi faktor kunci dalam menjaga konsistensi arah kolaborasi jangka panjang antara industri dan perguruan tinggi.
Kehadiran PT PAL Indonesia dalam agenda ini juga merupakan kelanjutan dari sinergi yang telah dibangun sebelumnya. Pada Maret 2026, PT PAL menerima kunjungan Rektor Unhas di Surabaya yang menghasilkan komitmen bersama dalam menyiapkan SDM unggul dan penguatan riset teknologi maritim sebagai bagian dari langkah strategis menuju konsolidasi galangan nasional.
CEO PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menegaskan bahwa pelantikan rektor menjadi momentum penting untuk memastikan kesinambungan visi dan arah pengembangan pendidikan tinggi yang selaras dengan kebutuhan industri.
“Pelantikan Rektor Universitas Hasanuddin menjadi momentum penting dalam memastikan keberlanjutan kepemimpinan dan arah strategis dunia pendidikan tinggi. Bagi kami di PT PAL Indonesia, kesinambungan ini sangat krusial karena menjadi fondasi dalam membangun kolaborasi jangka panjang antara industri dan perguruan tinggi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kaharuddin menegaskan bahwa konsolidasi galangan nasional tidak hanya berfokus pada integrasi fasilitas produksi, tetapi juga pada kesiapan talenta unggul dan penguatan riset teknologi maritim.
“Konsolidasi galangan nasional tidak semata difokuskan pada penyatuan kapasitas produksi, tetapi juga pada upaya berkelanjutan dalam membangun talenta berkualitas serta memperkuat riset di bidang teknologi maritim. Oleh karena itu, kami mendorong Universitas Hasanuddin untuk terus berperan aktif dalam ekosistem ini, baik melalui pengembangan SDM hingga tingkat doktoral maupun melalui riset yang aplikatif dan memberikan nilai tambah nyata bagi industri,” tambahnya.
Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, PT PAL Indonesia menegaskan bahwa konsolidasi galangan nasional tidak hanya bertumpu pada integrasi industri, tetapi juga pada pembangunan ekosistem pengetahuan, inovasi, dan talenta unggul. Sinergi antara industri, perguruan tinggi, dan pemerintah diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kebangkitan industri maritim Indonesia yang berdaya saing global.
















