Home / Berita / Pekan Raya Semen Indonesia Targetkan Omzet Rp 15 miliar

Pekan Raya Semen Indonesia Targetkan Omzet Rp 15 miliar

Ratusan UKM turut memeriahkan Pekan Raya Semen Indonesia 2018 diGedung Graha Sandiya, Komplek Perumahan Dinas, Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Semen Indonesia ke-61 tersebut bakal dilaksanakan selama 5 hari pada tanggal 24 – 28 Oktober 2018.

Mengusung tema “Semangat Persatuan Dalam Nuansa Kebersamaan Untuk Mewujudkan Produk-Produk Unggulan”,pameran dagang ini menampilkan berbagai Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Tuban. Total peserta Pekan Raya Semen Indonesia 2018 mencapai 171 stand yang terdiri dari UKM Binaan Semen Indonesia, Karang Taruna desa sekitar, perbankan, kelompok penggiat budaya, otomotif, aneka kerajinan dan kuliner. Selain itu, pekan raya juga diramaikan oleh 343 stand Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan konsep open space.

Dalam Pekan Raya 2018, Semen Indonesia menghadirkan “Klinik Konsultasi Bisnis, Sales, dan Marketing” bersama Komunitas Tangan Diatas (TDA) Kabupaten Tuban untuk menyediakan jasa  konsultasi seputar dunia wirausaha secara langsung.  Selama pekan raya, stand peserta juga akan dikompetisikan untuk memilih stand paling kreatif, stand pelayanan terbaik, dan stand yang edukatif. Penilaian dilakukan oleh pengunjung melalui angket yang akan disebarkan oleh panitia.

Menurut EVP of Plant Operation Semen Indonesia, Mukhamad Saifudin, melalui Pekan Raya Semen Indonesia ini diharapkan dapat tumbuh entrepreneur-entrepreneur baru, sehingga turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Tuban.

“Tahun ini, pelaku usaha dari Kabupaten Tuban yang mengikuti Pekan Raya mencapai 94%. Selain itu, acara juga dimeriahkan oleh UKM dari berbagai daerah, antara lain Gresik, Lamongan, Bojonegoro, Surabaya, dan Rembang. Pekan Raya tahun ini diharapkan mampu mencapai target omset transaksi sebesar Rp. 15 miliar, atau naik sekitar 10% dari omset tahun 2017 sebesar Rp 13,6 miliar,’’ ungkapnya.

Menurutnya, tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan komitmen perusahaan atau dunia usaha untuk terus meningkatkan kontribusinya, dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, dengan menitikberatkan pada keseimbangan antara pengelolaan lingkungan, baik aspek Lingkungan Ekonomi Sosial masyarakat, maupun aspek Lingkungan Hidup.

‘’Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Semen Indonesia Grup dan Semen Gresik didalamnya, senantiasa berkomitmen untuk turut serta mensejahterakan kehidupan masyarakat dan memelihara lingkungan, dan oleh karena itu, hal tersebut menjadi salah satu bagian dari Fokus dan Strategi Perusahaan, dengan cara senantiasa mengedepankan keseimbangan dan keselarasan dalam melakukan kegiatan operasional,’’ tuturnya.

Sementara itu, Bupati Tuban Fathul Huda dalam sambutanya mengucapkan selamat kepada Semen Indonesia diusianya yang ke 61 tahun. Bupati Huda berharap perusahaan semen milik negara tersebut diharapkan terus dapat berkontribusi untuk memajukan Kabupaten Tuban. Walaupun kondisi industri persemenan saat ini mengalami persaingan yang cukup ketat.

‘’Membantu pada saat kondisi lapang itu biasa. Tapi membantu saat kondisi sempit itu yang luar biasa, seperti Semen Indonesia ini,’’ pungkasnya.

Sumber Semen Indonesia

Check Also

Penataan Aset Negara, Jasa Tirta II Berharap Dapat Tingkatkan Pendapatan

Perum Jasa Tirta II merampungkan pembangunan hotel dan pusat pendidikan di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *