Home / Berita / Pelindo 1 Tepung Tawari Calon Jemaah Haji

Pelindo 1 Tepung Tawari Calon Jemaah Haji

Sebagai wujud syukur dan kepedulian terhadap para pegawai dan keluarganya, Manajemen PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) melaksanakan Pelepasan dan Tepung Tawar Haji kepada 35 orang Calon Jemaah Haji  Keluarga Besar Pelindo 1 tahun 1439 H, pada Kamis, 19 Juli 2018 di Mesjid Al Bahar, Kantor Pusat Pelindo 1 Medan. Acara ini dihadiri Jajaran Direksi, para pegawai dan Ustad Jalaludin Dalimunthe.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Pelindo 1 Iman A. Sulaiman mengucapkan selamat kepada para calon jamaah haji yang dipanggil Allah ke rumah-Nya. “Alhamdulillah, kesempatan haji adalah kesempatan langka yang patut disyukuri karena banyak saudara-saudara kita yang masih mengantri untuk berhaji,” ujarnya.
Menurutnya, haji adalah kesempatan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan umat Islam. “Selain itu juga harus kita sadari bahwa ibadah haji yang akan dijalani adalah merupakan sebuah wahana transformasi spiritual bagi insan-insan muslim untuk menjadi manusia yang lebih baik kedepannya,” jelas Iman. Iman juga menghimbau kepada rekan-rekan pegawai untuk sering menyempatkan hadir dalam acara-acara kegamaan yang diadakan di kantor sehingga mereka akan menjalankan pekerjaan dengan hati yang bersih dan ihklas.
“Saya ucapkan selamat jalan kepada para rekan-rekan yang akan menunaikan ibadah haji.  Semoga Bapak Ibu semua diberikan kelancaran, mendapat keselamatan mulai dari berangkat hingga kembali ke tanah air, dan tentunya menjadi haji yang mabrur/mabrurah”, tuturnya. ACS Humas Pelindo 1, Fiona Sari Utami menjelaskan pelaksanaan tepung tawar haji rutin dilaksanakan Pelindo 1 setiap tahunnya sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
“Tepung tawar adalah wujud  rasa syukur dan apresiasi Manajemen kepada para pegawai, pensiunan dan keluarganya yang berada di lingkungan  Pelindo 1. Pada tahun 2018 ini ada 35 Calon Jemaah Haji  yang  terdiri dari 16 pria dan 19 wanita pegawai dan  pensiunan Pelindo 1,” jelas Fiona.
Dalam kesempatan tersebut, hadir Ust. Jalaludin Dalimunthe memberikan tausyiah kepada para calon jamaah haji.  Setelah tausyiah, acara dirangkaian dengan menepungtawari para Calon Jemaah Haji oleh Direksi dan Pejabat struktural lainnya.
Tentang PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)
(BUMN) yang  mengelola jasa kepelabuhanan di Indonesia bagian barat. Pelindo 1 berkantor pusat di Medan dan memiliki wilayah operasi di 4 provinsi yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau daratan dan Riau Kepulauan, serta mengelola 16 cabang pelabuhan, 11 kawasan pelabuhan/ perwakilan dan mengelola 1 (satu) unit usaha yaitu, UGK (Unit Usaha Galangan Kapal) serta 6 (enam) Anak Perusahaan, yaitu PT Terminal Petikemas Indonesia (TPI), PT Prima Terminal Petikemas (PTP), PT Prima Multi Terminal (PMT), PT Prima Indonesia Logistik (PIL), PT Prima Pengembangan Kawasan (PPK) dan PT Prima Husada Cipta Medan (PHCM).
Pelayanan Pelindo 1 meliputi pelayanan kapal, pelayanan barang, pelayanan penumpang dan jasa kepelabuhanan lainnya.  Pelindo I mempunyai lokasi strategis di Selat Malaka, yang merupakan selat tersibuk dalam lalu lintas perdagangan dunia dan saat ini sedang mengembangkan pelabuhan Kuala Tanjung sebagai pelabuhan Hub Port Indonesia bagian barat, serta mempunyai pintu utama eksport CPO ke seluruh dunia, yaitu melalui pelabuhan Belawan dan Dumai.
Saat ini Pelindo 1 dalam upaya meningkatkan produktivitas pelayanan secara terus menerus, telah melakukan inovasi dengan menambahkan peralatan dan perpanjangan fasilitas dermaga sehingga untuk meningkatkan produktivitas yang lebih efektif dan efisien. Pengembangan secara kontinu ini juga untuk mendukung suksesnya program pemerintah dalam percepatan pembangunan nasional dan mendukung kebijakan Pemerintah terutama dalam program tol laut untuk memperkuat konektivitas nasional dan menciptakan biaya logistik nasional secara efisien dan efektif serta meningkatkan daya saing nasional .
Pelindo 1, Indonesia Gateway
Sumber Rilis Pelindo 1

Check Also

4 Pembangkit Energi Baru untuk Papua

Perusahaan Lisrik Negara menetapkan empat pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) untuk Provinsi Papua dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *