• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 3 Mei 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Pelindo I Kerja Sama Industri Smelter Tembaga China untuk Akseelrasi Pengembangan Kuala Tanjung Industrial Zone

by redaksi
28 April 2021
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Ambassador of Belgium to Indonesia Melakukan Kunjungan ke Pelindo 1
0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I (Persero) melalui anak usahanya PT Prima Pengembangan Kawasan (PPK) menjalin kerja sama dengan industri smelter tembaga asal China yakni Union Resources amd Engineering Co Ltd (UREC). Kerja sama tersebut dilakukan untuk mengakselerasi pengembangan Kuala Tanjung Port and Industrial Estate (PIE) dengan mengembangkan potensi besar Kuala Tanjung Industrial Zone demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kuala Tanjung berada dalam posisi yang sangat strategis, di tengah jalur utama Selat Malaka sehingga keberadaan Kuala Tanjung PIE berpotensi besar sebagai simpul penting dalam jaringan logistik dan supply chain global. Sehingga Kuala Tanjung akan menjadi pelabuhan masa depan Indonesia,” kata Direktur Utama Pelindo I Prasetyo dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (28/4).

RelatedPosts

Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara, Muliaman Hadad, Memastikan Tidak Sembarangan Berinvestasi dan Bakal Terus Berupaya Tingkatkan Kinerja

PLN–Kemendes PDT Teken MoU, Perkuat Pemanfaatan Listrik untuk Dongkrak Kemandirian Desa

“One Man, One Tree” Inisiatif Berkelanjutan PTPN Group

Dia menjelaskan, ruang lingkup kerja sama tersebut melingkupi pemanfaatan lahan dan infrastruktur dasar yang akan disediakan oleh Pelindo I melalui anak usahanya PT PPK untuk kebutuhan pembangunan smelter tembaga milik UREC di Kawasan Industri Kuala Tanjung. Prasetyo mengatakan, smelter tembaga tersebut akan dibangun di area seluas 100 hektare yang terintegrasi dengan pelabuhan.

Prasetyo menambahkan, Pelindo I juga sudah melakukan kerja sama global logistik dengan sejumlah strategic partner untuk mengakselerasi pengembangan Kuala Tanjung PIE. Dalam mengembangkan Kuala Tanjung PIE, kata dia,terdiri dari dua bagian yang terintegrasi antara kawasan pelabuhan yakni Kuala Tanjung Multipurpose Terminal dan kawasan industri Kuala Tanjung Industrial Zone.

“Pelindo I akan menggandeng Zhejiang Seaport dan Port Rotterdam sebagai operator pelabuhan yang terbesar di Asia dan Eropa dengan memiliki jaringan logistik global,” jelas Prasetyo.

Tak hanya itu, dia memastikan, pemerintah juga mendukung penuh. Selain itu juga mendorong Pelindo I untuk melakukan percepatan pengembangan area industri.

Pengembangan Kuala Tanjung PIE ditandai dengan telah beroperasinya Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) sejak 2019 yang diproyeksikan sebagai the Next Indonesia’s Logistic and Supply Chain Hub. Pelabuhan tersebut didesain untuk mengakomodasi kapal-kapal berukuran besar dengan bobot 50.000 DWT serta berbagai jenis muatan, dari peti kemas, curah cair, hingga general kargo.

Sedangkan untuk Kuala Tanjung Industrial Zone (KTIZ) dikembangkan di area seluas 3.400 hektare dengan memiliki potensi segmen industri yang beragam. Kawasan tersebut juga akan diperkuat dengan tersedianya berbagai layanan pendukung seperti bunkering service, logistic service, dan warehousing, serta dilengkapi juga dengan penyediaan listrik, jaringan pipa gas, air bersih, pengelolaan limbah, dan jaringan utilitas lainnya.

“Kami berterimakasih kepada UREC yang memilih Kawasan Industri Kuala Tanjung untuk membangun smelter, kami akan menyiapkan sumber daya untuk terus mendukung pembangunannya,” jelas Prasetyo.

Dengan hadirnya UREC di Kuala Tanjung, Prasetyo mengharapkan akan semakin banyak investor yang masuk ke Kawasan Industri Kuala Tanjung yang memiliki lokasi yang strategis. Selain itu juga terkoneksi jaringan transportasi terpadu berupa jalan tol Trans-Sumatera dan jaringan jalur kereta api, serta berada di Pulau Sumatera yang memiliki tiga pelabuhan besar yakni Pelabuhan Belawan, Dumai, dan Kuala Tanjung.

Sementara itu, Chief Representative of Jakarta Office Indonesia UREC Meng Zhanqian. mengaku senang dapat melakukan kerja sama dengan Pelindo I. Khususnya dalam memanfaatkan lahan dan infrastruktur di Kawasan Industri Kuala Tanjung.

“UREC akan memabangun smelter tembaga, ini menjadi pembangunan yang kedua di Indonesia setelah di Gresik, Jawa Timur,” kata Zhanqian.

Tak hanya pembangunan smelter, Zhanqian memastikan UREC juga siap bersinergi dengan Pelindo I untuk melakukan kerja sama lainnya. Zhanqian menilai terdapat sejumlah potensi kerja sama yang dapat dilakukan dengan Pelindo I.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Prima Pengembangan Kawasan (PPK) dan Union Resources & Engineering (UREC) pada Selasa (27/4). MoU tersebut tentang pemanfaatan lahan dan infrastruktur di Kawasan Industri Kuala Tanjung.

UREC merupakan perusahaan integrasi sumber daya internasional yang bisnis utamanya meliputi kontrak rekayasa internasional, impor, dan ekspor peralatan. UREC menjadi bagian dari Yunnan Province Energy Investment Group Co Ltd yang termasuk dalam jajaran perusahaan teratas di China.

Sumber Republika, edit koranbumn

Previous Post

OJK Berharap Kehadiran IFG Bantu Optimal Pengawasan Industri Keuangan Nonbank di BUMN

Next Post

Presiden Joko Widodo Lantik Empat Pejabat Negara Baru

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara, Muliaman Hadad, Memastikan Tidak Sembarangan Berinvestasi dan Bakal Terus Berupaya Tingkatkan Kinerja

2 Mei 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

PLN–Kemendes PDT Teken MoU, Perkuat Pemanfaatan Listrik untuk Dongkrak Kemandirian Desa

2 Mei 2026
RUPS Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Angkat Anggota Baru Dekom PTPN II, PTPN X dan PTPN XIV
Berita

“One Man, One Tree” Inisiatif Berkelanjutan PTPN Group

2 Mei 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

2 Mei 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Perkuat Keterbukaan Informasi, Lindungi Diaspora di Hong Kong dari Kejahatan Keuangan

2 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara, Rosan Roeslani Memastikan 13 Proyek Hilirisasi Fase II senilai Rp116 Triliun Jadi Langkah Awal Percepatan Transformasi Ekonomi Berbasis Nilai Tambah di Dalam Negeri

2 Mei 2026
Next Post
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Presiden Joko Widodo Lantik Empat Pejabat Negara Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa

Berita Singkat BUMN : Danantara, BP BUMN, PTPN 3, IKI, Holding Perkebunan, Semen Baturaja, Pupuk Kujang, Adhi Karya, BULOG, Krakatau Steel, Sucofindo, ANTAM, Indonesia Re, Jasa Tirta 2, Danareksa, SIG, Bank BSN, Jasa Raharja

6 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Ajak Pedagang Naik Kelas, BSI Perkuat Transformasi Digital Lewat QRIS Soundbox

2 hari ago
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia

Antisipasi Risiko Konflik Geopolitik, Pupuk Indonesia Mengurangi Impor Sulfur dari Timur Tengah

4 hari ago
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

TASPEN Gerak Cepat Serahkan Santunan Rp283 Juta bagi Ahli Waris Guru Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara, Muliaman Hadad, Memastikan Tidak Sembarangan Berinvestasi dan Bakal Terus Berupaya Tingkatkan Kinerja

by redaksi
2 Mei 2026
0

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memastikan tidak sembarangan dalam mengucurkan investasi. Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara Indonesia, Muliaman Hadad,...

Read more
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN–Kemendes PDT Teken MoU, Perkuat Pemanfaatan Listrik untuk Dongkrak Kemandirian Desa

2 Mei 2026
RUPS Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Angkat Anggota Baru Dekom PTPN II, PTPN X dan PTPN XIV

“One Man, One Tree” Inisiatif Berkelanjutan PTPN Group

2 Mei 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

2 Mei 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Perkuat Keterbukaan Informasi, Lindungi Diaspora di Hong Kong dari Kejahatan Keuangan

2 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In