Direktur Utama Pelni Tri Andayani mengatakan perusahaan memproyeksikan jumlah penumpang selama periode tersebut mencapai sekitar 641 ribu orang.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Pelni menyiapkan 55 kapal yang terdiri dari 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis.
“Total ketersediaan tiket selama masa angkutan Lebaran 2026 mencapai 751.555 tiket, dengan total kapasitas seluruh kapal sebesar 56.069 kursi yang sudah termasuk dispensasi kapasitas dari otoritas terkait. Kami memastikan kapal Pelni dapat mengangkut masyarakat untuk mudik aman berbagi harapan,” kata Tri Andayani.
Ia menjelaskan, persiapan angkutan Lebaran dilakukan dengan mengedepankan tiga pilar utama, yakni keselamatan sebagai prioritas utama (safety first), zero accident, dan pelayanan prima (service excellent).
Menurut dia, seluruh awak kapal telah memenuhi persyaratan sertifikasi wajib sesuai regulasi internasional sehingga kualifikasi dan kompetensi awak kapal terjamin dalam menjaga keselamatan pelayaran.
“Kami juga telah melaksanakan ramp check menyeluruh bersama Kementerian Perhubungan pada seluruh kapal penumpang untuk memastikan kelaiklautan kapal, memantau ketersediaan BBM, air tawar, perbekalan, serta fasilitas bagi penumpang dan awak kapal,” ujarnya.
Selain itu, Pelni juga menggelar workshop keselamatan bagi seluruh awak kapal, menyiapkan posko bersama, melakukan pemantauan cuaca bersama BMKG, menyesuaikan rute dan jadwal pelayaran, serta menempatkan tambahan personel pengamanan internal maupun eksternal di kapal dan pelabuhan.
Sementara itu, Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan puncak arus mudik di Batam diperkirakan terjadi pada keberangkatan kapal tujuan Belawan.
“Untuk Batam sendiri, prediksi puncak arus mudik akan terjadi pada keberangkatan kapal tanggal 16 dan 19 Maret 2026 dengan tujuan Belawan,” kata Edwin.
Secara nasional, Pelni memproyeksikan lima pelabuhan keberangkatan terpadat selama angkutan Lebaran yakni Makassar, Balikpapan, Batam, Ambon, dan Bau-Bau.
Adapun, lima pelabuhan kedatangan terpadat diperkirakan berada di Kumai, Makassar, Surabaya, Balikpapan, dan Ambon.
Sementara itu, lima ruas pelayaran yang diproyeksikan menjadi yang paling sibuk selama periode mudik Lebaran adalah Batam–Belawan, Belawan–Batam, Balikpapan–Surabaya, Kumai–Semarang, serta Makassar–Surabaya.
Pelni juga mengimbau calon penumpang untuk memesan tiket lebih awal melalui kanal resmi seperti aplikasi Pelni Mobile, situs resmi Pelni, contact center 162, serta berbagai mitra penjualan tiket guna menghindari antrean panjang di pelabuhan.
“Kami memastikan setiap kapal dan awak kapal Pelni siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati selama masa angkutan Lebaran,” kata Tri Andayani.
Sumber Bisnis, edit koranbumn















