Menyambut musim tanam, pemerintah menambahkan alokasi pupuk bersubsidi secara nasional sebesar 10%, Dari yang sebelumnya 7,9 juta ton menjadi 8,8 juta ton.
Kenaikan ini menambah semangat Petrokimia Gresik bersama barisan terdepan yakni para distributor serta SPDP (Staf Perwakilan Daerah Penjualan) dan PPD (Petugas Penjualan Daerah) untuk memaksimalkan penyaluran pupuk bersubsidi. Semangat tersebut tersalur melalui program “Roadshow Siaga Musim Tanam” di beberapa daerah di Indonesia.
“Ketersediaan pupuk menjadi faktor yang sangat vital saat musim tanam, apalagi peningkatan produktivitas pertanian tidak sekadar menjaga ketahanan pangan tapi juga sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional akibat wabah Covid-19,” ujar Dwi Satriyo Annurogo, Direktur Utama Petrokimia Gresik.
Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak bulan Oktober 2020 di Yogyakarta, Jawa Timur (Bojonegoro, Madiun, Probolinggo, Pasuruan), Jawa Tengah (Boyolali, Surakarta, Sukoharjo, Klaten, Semarang, Solo, dan Pekalongan), dan terbaru di Nusa Tenggara Barat (Lombok Timur), serta akan berlanjut hingga ke daerah lainnya di tanah air selama musim tanam
Bagi para petani yang belum tergabung dalam kelompok tani atau belum menyusun Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK), yuk buruan hubungi penyuluh pertanian atau dinas pertanian setempat. Karena ini adalah syarat wajib bagi petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi di kios resmi.
Petrokimia Gresik sebagai perusahaan Solusi Agroindustri akan selalu berupaya maksimal dalam membantu mensejahterakan petani Indonesia, membangun pertanian yang berkelanjutan, serta menjaga ketahanan pangan nasiona














