PT Pupuk Iskandar Muda melakukan pendampingan masyarakat melalui penerapan Inovasi MEUGOE (Memperbaiki Ekosistem Guna Optimalisasi Lahan Pertanian Paya Nie), yang mendorong pemanfaatan purun kering menjadi kompos, penggunaan pupuk cair secara tepat, optimalisasi pengelolaan air, serta penguatan kapasitas petani dan Kelompok Wanita Tani berbasis prinsip 4T pemupukan (Tepat jenis, Tepat Dosis, Tepat Waktu, Tepat Cara/Tempat).
Pendekatan ini berfokus pada perbaikan sistem pengelolaan pertanian secara menyeluruh, sehingga mampu meningkatkan efisiensi input, memperbaiki kondisi lahan, dan mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM.
Upaya tersebut kemudian diperkuat melalui inovasi dari hulu. PT Pupuk Iskandar Muda mengembangkan Pupuk Cair Multinutrisi sebagai produk eko-inovasi hasil optimalisasi proses urea berbasis prinsip sirkular ekonomi. Inovasi ini memanfaatkan aliran proses internal secara terkendali dan didukung pengujian laboratorium, sehingga mampu menurunkan beban pencemar air serta mengurangi dampak lingkungan, khususnya terhadap ekosistem perairan.
Pendekatan terintegrasi antara inovasi proses dan pendampingan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan sistem pertanian. Ketika bencana banjir melanda wilayah Aceh dan berdampak pada lahan pertanian,
PT Pupuk Iskandar Muda tetap melanjutkan pendampingan secara bertahap melalui upaya pemulihan lahan dan penguatan praktik pertanian adaptif. Program ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan masyarakat, keberlanjutan lingkungan, serta pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Sumber IG PIM















