Konsolidasi logistik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi dan efisiensi rantai pasok nasional. Kegiatan yang dikemas dalam agenda silaturahmi dan koordinasi ini mempertemukan berbagai perusahaan BUMN serta anak perusahaan di sektor logistik dan industri pendukung guna menyatukan visi dalam pengembangan ekosistem logistik yang terintegrasi dan berdaya saing.
Pertemuan ini dihadiri oleh para direktur yang membidangi pengembangan bisnis dari sejumlah BUMN, serta jajaran direktur utama dari berbagai anak perusahaan logistik, antara lain PT Multi Terminal Indonesia, PT Prima Indonesia Logistik, PT Pos Logistik Indonesia, PT Sarana Bandar Logistik, PT KBN Prima Logistik, PT Varia Usaha Dharma Segara, PT Krakatau Jasa Logistik, dan PT Berdikari Logistik Indonesia.
Turut hadir pula perwakilan Danantara yang berperan dalam mendorong penguatan kolaborasi, termasuk membuka peluang kerja sama strategis serta pengembangan model bisnis logistik yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar.
Dari Pos Indonesia, Direktur Utama Daud Joseph hadir beserta jajaran direksi sebagai bentuk komitmen dalam mendukung penguatan sinergi antar BUMN di sektor logistik. Kehadiran ini menegaskan peran aktif Pos Indonesia dalam mendorong integrasi layanan dan efisiensi operasional.
Direktur Utama Pos Indonesia, Daud Joseph, menegaskan, “Kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan logistik yang efisien dan berdaya saing.”
Melalui konsolidasi ini, diharapkan koordinasi antar BUMN dan anak perusahaan semakin solid, sehingga mampu mengoptimalkan kapasitas, meningkatkan efisiensi distribusi, serta memperkuat daya saing logistik nasional.
Sumber POS Indonesia















