• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 24 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Presiden Jokowi Minta Perhutanan Sosial Terbubung Pembiayaan KUR

by redaksi
9 Januari 2021
in Berita
0
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk menghubungkan kelompok-kelompok usaha perhutanan sosial dengan sumber pembiayaan terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menurutnya, program perhutanan sosial tidak boleh sekedar pemberian hak pengelolaan hutan saja, namun juga pendampingan dan pembiayaan agar masyarakat di sekitar hutan bisa mandiri.

“Ini pak Menteri Koperasi dan UKM juga ada. Karea Menyangkut sebuah luas lahan yang sangat besar sekali. Kalau yang di dekat pedesaan juga sama, Pak Menteri Desa bisa kita dorong ini agar bisa menggunakan dana desa untuk hal yang menguntungkan bagi desa,” ujar Presiden Jokowi saat penyerahan SK hutan adat, hutan sosial, dan tanah objek reforma agraria di Istana Negara, Kamis (7/1).

RelatedPosts

Percepat Konsolidasi dan Merger, Danantara Menargetkan Merger BUMN Tuntas 2026

Pertamina Trans Kontinental Bersama Galangan Nasional Resmi Mulai Pembangunan Utility Boat 22 Pax

PAL Indonesia Perluas Peran Perempuan hingga Level Kepemimpinan Strategis

Presiden meyakini, ruang bagi kelompok perhutanan sosial untuk mengakses KUR masih sangat luas. Apalagi plafon KUR sudah dinaikkan menjadi Rp 190 triliun dengan bunga yang dipangkas menjadi 6 persen per tahun. Menurutnya, kepemilikan SK pengelolaan hutan merupakan modal besar agar masyarakat di sekitar hutan dianggap layak mengakses pendanaan.

“Ini mestinya kalau untuk urusan permodalan ini menurut saya, sangat visible, sangat memungkinkan,” katanya.

Jokowi pun meminta pimpinan daerah agar bisa ikut memberikan pendampingan bagi pelaku usaha perhutanan sosial. Pendampingan yang dimaksud termasuk pelatihan manajamen, penggunaan teknologi, hingga akses pasar. Menurut presiden, bentuk usaha yang bisa dikembangkan pemegang SK pengelolaan hutan pun beragam, termasuk bisnis agroforestry, ecowisata, agrosilvopastoral, bioenergi, sampai bisnis hasil hutan bukan kayu.

“Saya kira kalau cara ini dilakukan kita akan bisa memetik keuntungan besarnya pada suatu waktu nanti. Perhutanan sosial harus memberikan dampak pada pemerataan ekonomi, tanpa menganggu fungsi hutan dan ekosistem,” kata Jokowi.

Hari ini, presiden menyerahkan 2.929 SK perhutanan sosial di seluruh Indonesia dengan total luas 3,4 juta hektare. Seluruh SK tersebut akan memberi manfaat bagi 651.000 KK. Selain itu, diserahkan juga 35 SK hutan adat seluas 37.500 ha serta 58 SK tanah objek reforma agraria (TORA) seluas 72.000 ha di 17 provinsi.

“Saya tidak ingin, ini sudah berkali kali saya sampaikan, saya tidak ingin hanya sekedar membagikan SK. Ini akan saya ikuti, akan saya cek terus untuk memastikan bahwa lahan ini memang betul dipakai untuk kegiatan produktif,” kata Jokowi.

Presiden juga mewanti-wanti kepada penerima SK agar tidak memindahtangankan dokumen kepada pihak lain. Jokowi mengingatkan bahwa pemerintah pusat selalu memantau penggunaan dan pengelolaan kawasan hutan yang diserahkan melalui program perhutanan sosial.

“Saya ikuti. Meskipun dari Jakarta saya bisa mengikuti ini. Jadi dimanfaatkan untuk menanam tanaman yang produktif, yang memiliki nilai ekonomi. Setiap daerah itu berbeda-beda. Silakan,” katanya.

Sampai akhir 2020 lalu, program perhutanan sosial sudah berjalan untuk 4,2 juta hektare kawasan hutan. Angka ini masih jauh dari target awal yakni 12,7 juta hektare perhutanan sosial sampai 2024 mendatang.

Perhutanan sosial sendiri adalah sistem pengelolaan hutan lestari yang dilakukan di kawasan hutan negara atau hutan adat. Pelaksanaannya diserahkan kepada masyarakat setempat, demi meningkatkan kesejehtaraan mereka. Skema pengelolaannya, meliputi hutan desa, hutan kemasyarakatan, hutan tanaman rakyat, hutan adat, dan kemitraan kehutanan.

Sumber republika, edit koranbumn

Previous Post

Menteri Erick Thohir Minta Bio Farma Tingkatkan Kemampuan dan Pacu Kapasitas Produksi

Next Post

BTN Target Raih Laba Rp 2,8 Triliun pada 2021

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Percepat Konsolidasi dan Merger, Danantara Menargetkan Merger BUMN Tuntas 2026

24 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Pertamina Trans Kontinental Bersama Galangan Nasional Resmi Mulai Pembangunan Utility Boat 22 Pax

24 April 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Indonesia Perluas Peran Perempuan hingga Level Kepemimpinan Strategis

24 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

TASPEN Tegaskan Transformasi Berbasis Aksi Nyata pada Momentum HUT ke-63

23 April 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat
Berita

Program Pengenalan Direksi Baru Jamkrindo

23 April 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Kampung Nelayan BSI Warloka: Harapan Baru Masyarakat Pesisir dari Laut yang Sama

23 April 2026
Next Post
Dirut Pahala N. Mansury  Resmikan Gedung Baru Kantor Wilayah I BTN di Bekasi

BTN Target Raih Laba Rp 2,8 Triliun pada 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

BTN Membukukan Laba Bersih senilai Rp1,1 Triliun pada Kuartal I 2026

6 hari ago
Telkomsel Perbarui Identitas dengan Hadirkan Logo Baru

Menjawab Kebutuhan Talenta AI Industri Digital, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikuti IndonesiaNEXT Tahun ke-10

7 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Kerja Sama PLN dengan Sejumlah Perusahaan Batu Bara Melalui Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik dan Integrated Business Solution

3 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Siap Perkuat Daya Saing Infrastruktur Melalui Penguatan Tata Kelola dan Restrukturisasi Berkelanjutan

3 hari ago
Telkomsel Perbarui Identitas dengan Hadirkan Logo Baru
Anak Perusahaan

Ibadah Haji Tenang dengan Paket RoaMAX Haji Telkomsel, Kuota Hingga 42GB, termasuk 2GB di Indonesia + 1GB di 13 Negara Transit

by redaksi
24 April 2026
0

Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel menghadirkan dukungan konektivitas digital agar jemaah Indonesia dapat beribadah lebih tenang, tetap terhubung dengan...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Percepat Konsolidasi dan Merger, Danantara Menargetkan Merger BUMN Tuntas 2026

24 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Trans Kontinental Bersama Galangan Nasional Resmi Mulai Pembangunan Utility Boat 22 Pax

24 April 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Indonesia Perluas Peran Perempuan hingga Level Kepemimpinan Strategis

24 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

TASPEN Tegaskan Transformasi Berbasis Aksi Nyata pada Momentum HUT ke-63

23 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In