Proyek Dual Fuel BMPP merupakan pesanan dari PT Indonesia Power. Dual Fuel BMPP memiliki total kapasitas 150 MW terdiri dari 2 unit Dual Fuel BMPP berkapasitas 60 MW yang akan ditempatkan di Kolaka, Sulawesi Tenggara dan 1 unit Dual Fuel BMPP berkapasitas 30 MW yang akan ditempatkan di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Proyek tersebut merupakan bagian dari Program Elektrifikasi Nasional 35.000 MW yang menjadi salah satu Program Kerja Presiden Joko Widodo.
Saat ini progres pembangunan Dual Fuel BMPP 60 MW Kolaka I secara keseluruhan telah mencapai 54.33%.
Engine dan peralatan utama pembangkit telah diterima di PT PAL Indonesia (Persero), sedangkan pembangunan barge sampai saat ini sudah 17 block di loading di dalam dock dari total 36 blok.
Direktur Rekayasa Umum dan Pemeliharaan Perbaikan PT PAL Indonesia (Persero) Sutrisno pada seremoni first steel cutting menyatakan bahwa proyek ini ditargetkan delivery on site pada Januari 2021. BMPP ini memiliki Heat Rate dan Spesific Fuel Consumption (SFC) yang sangat efisien serta mampu dioperasikan secara terus-menerus tanpa docking repair selama 20 tahun, sehingga dapat memenuhi kebutuhan atau mengganti pembangkit terapung di beberapa wilayah Indonesia.
Sumber PAL Indonesia, edit koranbumn
















