• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 16 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Prospek Saham TIMAH, Paska Proyek Smelter TSL Ausmelt Gagal Beroperasi

by redaksi
7 Maret 2021
in Berita
0
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB
0
SHARES
108
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pandemi Covid-19 telah menghambat kegiatan ekspansi PT Timah Tbk (TINS) pada tahun ini. Salah satu ekspansi TINS adalah beroperasinya fasilitas smelter timah berteknologi TSL Ausmelt Furnace pada paruh kedua tahun ini.

Namun, dengan adanya pandemi Covid-19 sejak tahun lalu, proyek ini pun tertunda dan dicanangkan baru bisa beroperasi pada awal tahun depan.

RelatedPosts

Dukung Industri Nasional, PLN Suplai Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Mebangun Digital Learning Ecosystem, PMLI Hadiri Corporate University Association Insight

Bank Mandiri Kunjungi PLTGU Muara Tawar, Dukung Transisi Energi dan Pasar Karbon

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas mengatakan, penundaan tersebut tidak akan banyak berdampak pada kinerja TINS pada tahun ini. Namun tidak dipungkiri, tidak beroperasinya smelter baru tersebut pada tahun ini akan menunda pertumbuhan kinerja TINS ke depan.

“Dengan asumsi smelter tersebut mulai beroperasi pada tahun ini, maka kinerja TINS di tahun ini tentunya akan terdongkrak. Tapi, berhubung operasinya mundur dari jadwal semula, maka potensi pertumbuhan kinerja jadi ikut tertunda,” kata Sukarno .

Sementara analis BRI Danareksa Sekuritas Stefanus Darmagiri dalam risetnya pada 10 November menuliskan, tertundanya proyek tersebut akan sedikit mempengaruhi kinerja TINS. Berdasarkan hitungannya, smelter tersebut punya potensi kapasitas sebanyak 40.000 ton per tahunnya, dengan potensi EBITDA sebesar US$ 126 juta.

Namun, ketika smelter tersebut sudah beroperasi, Stefanus optimistis pendapatan TINS ke depannya akan mengalami peningkatan seiring produksi timah yang sudah diolah yang lebih besar dan biaya produksi yang lebih kompetitif.

“Saat ini, TINS juga tengah mencari kesempatan untuk mengembangkan rare earth dengan fokus utama melakukan eksplorasi lebih lanjut dan menemukan cadangan yang memadai,” imbuh Stefanus.

Stefanus juga bilang, TINS ke depan masih akan lanjut menggunakan smelter privat setidaknya selama tiga tahun ke depan. Namun, sebagian smelter private tersebut telah memiliki izin untuk melakukan ekspor timah yang sudah diolah (tercermin dari kontribusi ekspor smelter private yang naik dari 2,2% pada 2019 menjadi 17,1% pada 10M20).

Stefanus melihat, TINS akan mulai mengurangi ketergantungan pada layanan smelter private. Dus, ke depan, BRI Danareksa memproyeksikan layanan pihak ketiga akan mengalami penurunan.

Lebih lanjut, Stefanus menilai TINS pada tahun ini juga berfokus untuk melakukan deleverage guna mengurangi beban bungga ke depannya. Pada 9M20, TINS berhasil menurunkan hutang berbunga sebesar 37% secara year to date menjadi Rp 7,3 triliun.

Hal tersebut tidak terlepas dari pembayaran kembali obligasi dan sukuk senilai Rp 600 miliar yang jatuh tempo pada September 2020. Serta adanya pengurangan pinjaman jangka pendek lewat efisiensi pembiayaan rantai pasokan yang lebih baik.

Pada akhirnya, net gearing TINS pada 9M20 pun mengalami penurunan menjadi 1,3x dari 1,9x pada 2019. Stefanus memproyeksikan, net gearing TINS masih akan turun lagi secara bertahap ke level 1,2X pada 2021.

Sukarno menambahkan, TINS akan mengedepankan efisiensi secara ketat di berbagai jenis bisnisnya sembari memaksimalkan produksi dan kinerja penjualan untuk mengoptimalkan kinerja cash flow perusahaan.

“TINS juga akan memanfaatkan simpanan atau persediaan timah setengah jadi untuk dilebur kembali menjadi timah logam dengan spesifikasi standar LME. Langkah ini sebagai salah satu bentuk TINS lebih memaksimalkan efisiensinya,” kata Sukarno.

Ke depan, Sukarno menilai prospek TINS akan bagus ketika harga komoditas timah berada dalam tren kenaikan. Hanya saja, saat ini harga timah justru secara jangka pendek sedang turun. Bahkan, ia melihat tahun ini harga timah memang akan cenderung turun. Apalagi, harga saham TINS juga sudah terlalu tinggi sehingga potensi koreksi tidak terhindarkan.

Manajemen TINS pada tahun ini menargetkan produksi timah sekitar di atas 50.000 ton, dengan penjualan sekitar 92% dari produksi. Stefanus memperkirakan target tersebut bisa tercapai, karena BRI Danareksa memasang proyeksi penjualan timah TINS tahun ini akan di kisaran 55.000 – 60.000 ton.

Dari sisi pendapatan, Stefanus memproyeksikan TINS pada tahun ini akan mencatatkan kenaikan dari Rp 15,50 triliun menjadi 16,13 triliun. Sementara dari sisi bottom line, TINS diproyeksikan akan berhasil mengantongi laba bersih Rp 285 miliar dari sebelumnya rugi Rp 168 miliar.

Untuk rekomendasi, saat ini Stefanus memberi rating hold dengan target harga Rp 1.600 per saham. Sementara analis BCA Sekuritas Delvin Teh juga memberi rekomendasi hold dengan target price Rp 2.200 per saham.

Sedangkan Sukarno menilai, dengan valuasi TINS yang sudah tergolong mahal seiring PBV-nya saat ini sudah di atas rata-rata 5 tahun ataupun 10 tahun atau sudah berada di standar deviasi +2.

“Untuk saat ini rekomendasi trading sell dengan target penurunan di support I 1.835. Boleh diperhatikan lagi ketika harga sudah mulai ada sinyal menguat kembali,” pungkas Sukarno.

sumber kontan, edit koranbumn

Previous Post

BUMN di Bawah Holding Baterai Sepakati Pembagian Tugas dan Porsi Sahamnya.

Next Post

BRI Salurkan KUR Senilai Rp 11,36 triliun Sepanjang Januari 2021

Related Posts

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Dukung Industri Nasional, PLN Suplai Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang

16 April 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Mebangun Digital Learning Ecosystem, PMLI Hadiri Corporate University Association Insight

16 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Bank Mandiri Kunjungi PLTGU Muara Tawar, Dukung Transisi Energi dan Pasar Karbon

16 April 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Seluruh Layanan Kereta Bandara KAI Group Layani 3,74 Juta Pelanggan di Triwulan I 2026, Perkuat Konektivitas Darat–Udara

16 April 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

BTN Salurkan 6 Juta KPR hingga April 2026, Perkuat Transformasi Beyond Mortgage

16 April 2026
Jamkrindo Syariah Beri Jaminan Pembiayaan UMKM Alkes di Masa Pandemi
Berita

Jamkrindo Syariah Salurkan Zakat Rp1,09 Miliar & Beri Bingkisan Lebaran Untuk Para Santri

16 April 2026
Next Post
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

BRI Salurkan KUR Senilai Rp 11,36 triliun Sepanjang Januari 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

ASDP Gandeng Pemprov Aceh Perkuat Layanan Konektivitas Maritim

6 hari ago
PGN Siapkan Laksanakan Gasifikasi 52 Pembangkit Listrik PLN

Komisaris Utama PGN Gunakan BBG di Kendaraan Pribadi, Dorong Ketahanan Energi Nasional

3 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Triwulan I 2026 Angkutan Retail KAI Capai 61.187 Ton, Dukung Pergerakan Ekonomi Masyarakat

6 hari ago
Jasa Tirta I Lakukan Penertiban KJA di Kawasan Perairan Waduk Sutami

Perum Jasa Tirta I Menjadi Fasilitator Kegiatan Regional Knowledge Exchange Indonesia–Vietnam

13 jam ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Dukung Industri Nasional, PLN Suplai Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang

by redaksi
16 April 2026
0

PT PLN (Persero) kembali menunjukkan perannya sebagai penggerak ekonomi nasional dengan menyuplai listrik tegangan tinggi berkapasitas 250 Megavolt Ampere (MVA)...

Read more
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Mebangun Digital Learning Ecosystem, PMLI Hadiri Corporate University Association Insight

16 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Bank Mandiri Kunjungi PLTGU Muara Tawar, Dukung Transisi Energi dan Pasar Karbon

16 April 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Seluruh Layanan Kereta Bandara KAI Group Layani 3,74 Juta Pelanggan di Triwulan I 2026, Perkuat Konektivitas Darat–Udara

16 April 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

BTN Salurkan 6 Juta KPR hingga April 2026, Perkuat Transformasi Beyond Mortgage

16 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In