• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 14 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Proyeksi Kinerja TIMAH di Tahun Depan Berpotensi Membaik

by redaksi
27 Oktober 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB
0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penjualan ekspor PT Timah ( TINS ) belum memuaskan di sepanjang semester I-2020. Namun, analis memproyeksikan kinerja di semester II-2020 dan tahun depan berpotensi membaik seiring dengan kenaikan harga timah.

Mengutip laporan keuangan di semester awal tahun ini, TINS masih catatkan rugi bersih Rp 390 miliar. Sementara di periode yang sama tahun lalu TINS sukses meraup laba bersih hingga Rp 205,29 miliar.

RelatedPosts

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

Kinerja yang kurang memuaskan ini juga terlihat dari pendapatan yang menurun 18,48% secara tahunan menjadi Rp 7,97 triliun dari sebelumnya Rp 9,78 triliun.

Achmad Yaki Analis BCA Sekuritas mengamati, sumber pendapatan TINS 90% dari ekspor. Sementara, ekspor tercatat menurun 16,18% secara tahunan. Penjualan timah juga tercatat menurun 17,65% secara tahunan.

Di sisi lain, kenaikan beban keuangan sebesar 16,77% secara tahunan membuat efisiensi operasional yang TINS lakukan tidak bisa membantu banyak untuk menyokong kinerja.

Achmad mengatakan jika harga timah masih bisa bertahan di atas US$ 17.600 per metrik ton-US$ 17.700 per metrik ton maka average selling price (ASP) atawa rata-rata harga jual timah TINS bisa naik dan kinerja berpotensi menguat kembali. Selain itu, pemulihan negara tujuan ekspor TINS seperti China juga diharapkan bisa meningkatkan permintaan.

Senada, Meilki Darmawan Analis NH Korindo Sekuritas Indonesia memaparkan impor timah olahan China di Mei sebesar 3.674 ton atau naik 1.762% secara tahunan. “Mayoritas impor China tersebut datang dari Indonesia sebesar 2.586 ton,” kata Meilki dalam riset.

Alhasil dengan tumbuhnya impor timah dari China akan menguatkan harga timah global. Ujungnya berpotensi meningkatkan ASP timah TINS di semester II-2020.

Meilki meningkatkan proyeksi harga timah global menjadi US$ 16.805 per metrik ton dari sebelumnya di US$ 16.209 per metrik ton. Sementara, proyeksi ASP TINS menjadi US$ 16.676 per metrik ton dari sebelumnya di US$ 15.691 per metrik ton untuk di tahun ini.

Thomas Radityo Analis Ciptadana Sekuritas Asia mengatakan dalam risetnya harga timah berpotensi naik karena pasokan timah dari Myanmar sedang terganggu musim hujan. Selain itu, gangguan pasokan timah dari Myanmar berpotensi menurunkan produksi timah China. Sementara permintaan timah mulai meningkat karena ekonomi China sudah pulih.

Namun, Meilki memproyeksikan pendapatan TINS masih menurun 20% di tahun ini menjadi Rp 15,36 triliun. Sementara laba bersih juga masih negatif di Rp 253 miliar. Meski begitu, Meilki tetap merekomendasikan beli di target harga Rp 1.200 per saham, mengingat permintaan timah berpotensi naik di 2021.

Senada, Thomas juga merekomendasikan beli di target harga Rp 1.100 per saham. Thomas melihat TINS berhasil membuat arus keuangannya menjadi lebih sehat setelah melakukan refinancing utang jangka panjang sebesar Rp 1,7 triliun. Hal tersebut mengurangi pinjaman bank dalam jangka pendek sebesar 19% menjadi Rp 7,1 triliun. Selain itu, TINS juga berencana untuk membayar obligasi yang akan jatuh tempo di September sebesar Rp 600 miliar.

Achmad merekomendasikan hold saham TINS di target harga Rp 850 per saham. Senin (26/10), harga saham TINS melemah 1,18% ke Rp 835 per saham.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Dirut Bakir Pasaman Sampaikan Orasi Ilmiah Program Profesi Insinyur

Next Post

Angkasa Pura I Prediksi Lonjakan Penumpang pada Rabu (28/10) hingga Kamis (29/10)

Related Posts

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah
Berita

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah

14 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

14 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

14 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Inisiasi Penghematan Energi, Puluhan Ribu Insan PLN Serentak Terapkan Clean Energy Day

14 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

PGE-PLN IP Sepakati Tarif Listrik, Proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit 15 MW Siap Melangkah ke Tahap Berikutnya

14 April 2026
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
Berita

Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan untuk Mendorong Daya Saing Global Industri Farmasi Nasional

14 April 2026
Next Post
Waspadai  Wabah Virus Corona, Angkasa Pura I Siapkan Spray Disinfektan

Angkasa Pura I Prediksi Lonjakan Penumpang pada Rabu (28/10) hingga Kamis (29/10)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Edukasi Publik tentang Pertambangan Berkelanjutan, PTBA Dukung Film Dokumenter “The Mind Journey

5 hari ago
Bank Indonesia Rilis Cadangan Devisa Februari Turun Jadi 130,4 Miliar Dolar AS

Bank Indonesia Melaporkan Posisi Cadangan Devisa Capai US$148,2 Miliar pada Akhir Maret 2026

5 hari ago
SIER Rayakan Hari Jadi yang Ke 46

SIER Menggelar Townhall Meeting 2026

6 hari ago
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute

Dirut Garuda Indonesia, Glenny Kairupan Mengungkapkan Terus Mencermati Dinamika Industri Aviasi Global Guna Menjaga Keberlanjutan Bisnis

3 hari ago
Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah
Berita

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah

by redaksi
14 April 2026
0

Tren perjalanan dunia kini beralih ke destinasi yang menawarkan keaslian alam dan pengalaman yang mendalam. Berdasarkan laporan terbaru dari Time...

Read more
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

14 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

14 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Inisiasi Penghematan Energi, Puluhan Ribu Insan PLN Serentak Terapkan Clean Energy Day

14 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

PGE-PLN IP Sepakati Tarif Listrik, Proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit 15 MW Siap Melangkah ke Tahap Berikutnya

14 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In