PT Perkebunan Nusantara V menjamin produktivitas Tandan Buah Segar (TBS) kebun kelapa sawit petani plasma yang mengikuti program peremajaan sawit rakyat (PSR) yang bermitra dengan perusahaan perkebunan milik negara tersebut.
Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (ASPEKPIR) Setiyono di sela-sela kegiatan penanaman perdana 720 hektare perkebunan sawit rakyat yang dilaksanakan PT Perkebunan Nusantara V di Kabupaten Siak, Selasa mengatakan, dengan bermitra bersama PTPN V, produktivitas TBS petani plasma terus terjaga hingga di atas rata-rata produktivitas nasional.
“Selama ini alhamdulillah produktivitas kami bisa mencapai 24 ton per hektare. Bahkan di usia 35 tahun, sawit ini masih sangat baik. Namun, karena sudah tua harus tetap remajakan agar produktivitas lebih baik,” kata Setiyono yang juga Ketua KUD Tunas Muda Kabupaten Siak tersebut.
Setiyono mengatakan dia dan rekan petani lainnya telah bermitra dengan PTPN V selama 35 tahun terakhir. Selama ini, produktivitas sawitnya lebih tinggi dibandingkan dengan produktivitas nasional.
Ia mengatakan jika kemitraan antara petani dengan perusahaan yang dibangun dengan pola transparansi menjadi nilai positif tersendiri bagi para petani untuk mempercayakan peremajaan, perawatan, dan pengelolaan kebun sawit ke PTPN V.















