• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 18 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Respon Danantara Terkait Informasi yang Beredar Daftar Sejumlah Konglomerat Sebagai Investor Patriot Bonds

by redaksi
1 Oktober 2025
in Berita, Korporasi
0
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
0
SHARES
55
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) merespons informasi yang beredar terkait daftar sejumlah konglomerat sebagai investor Patriot Bonds.

Berdasarkan informasi yang beredar, ada 46 konglomerat yang membeli Patriot Bond dengan total nilai Rp 51,75 triliun. Dalam daftar tersebut, Anthoni Salim, Prajogo Pangestu, Sugianto Kusuma, Franky Widjaja, Boy Thohir dan Edwin Soeryadjaya, serta Low Tuck Kwong menjadi investor terbesar dengan membeli Rp 3 triliun surat utang tersebut.

RelatedPosts

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Garuda Indonesia Menyiapkan 15 pesawat untuk Operasional Penerbangan102.502 jemaah Haji 1447 H

CEO Danantara Rosan Roeslan Memastikan akan Prioritaskan Teknologi yang Sudah Terbukti untuk PSEL

Kemudian ada pula nama-nama seperti Tomy Winata, Hilmi Panigoro, James Riady, Sukanto Tanoto, Eddy Sariaatmadja, Gunawan Lim, hingga Sjamsul Nursalim.

“Berkaitan dengan adanya informasi yang beredar terkait Patriot Bonds. Perlu kami tegaskan bahwa informasi tersebut bukan informasi resmi dan hingga saat ini tidak ada pengumuman yang dikeluarkan,” kata MD Global Relations and Governance Mohamad Al-Arief melalui keterangan tertulis, Selasa (30/9).

Al-Arief menegaskan, terkait skema penerbitan Patriot Bonds saat ini masih dipersiapkan dalam bentuk private placement dan tidak untuk ditawarkan bagi publik, serta partisipasinya sepenuhnya bersifat sukarela (voluntary).

“Danantara Indonesia berkomitmen menjalankan mandat sebagai pengelola investasi negara dengan penuh kehati-hatian, transparansi, dan tata kelola yang kuat,” ungkapnya.

Danantara memastikan, setiap inisiatif pembiayaan diarahkan untuk mendukung transformasi ekonomi jangka panjang Indonesia serta memperkuat peran sektor swasta dalam pembangunan nasional.

“Prinsip mendasar dari Patriot Bonds adalah partisipasi sukarela dan tanggung jawab bersama. Skema ini membuka kesempatan bagi kelompok usaha Indonesia untuk berkontribusi pada agenda pembangunan lintas generasi, sekaligus memastikan keberlanjutan dan kesejahteraan jangka panjang masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, beredar infromasi terkait para investor melalui konglomerasi bisnis mulai dari Antony Salim, Prajogo Pangestu, Sugianto Kusuma, Franky Widjaja, Boy Thohir, James Riady, Tommy Winata, Dato Tahir, Djarum Group, Low Tuck Kwong, Ciputra, hingga Sampoerna Group.

Sebelumnya, CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagatha Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani mengungkapkan, penyerapan Patriot Bond saat ini telah mencapai target senilai Rp 50 triliun.

“(Penyerapan) 100%,” kata Rosan saat ditemui di Balai Sarbini Lippo Nusantara Jakarta, Selasa malam (16/9).

Diketahui, konglomerat Grup Djarum yakni Robert Budi Hartono hingga Grup Barito yakni Prajogo Pangestu ternyata berminat untuk membeli Patriot Bond.

“Ya berminat. Semua ikut berpartisipasi kok,” kata CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI) Danantara saat dikonfirmasi wartawan, di Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip Sabtu (6/9/2025).

Patriot Bond merupakan instrumen pembiayaan strategis berupa surat utang, yang diterbitkan dengan mekanisme private placement.

Dalam mekanisme private placement kali ini, Patriot Bond yang diterbitkan oleh Danantara akan ditawarkan secara langsung kepada sekelompok kecil investor terpilih, dalam hal ini kepada konglomerat dan kelompok usaha besar di Indonesia dan bukan kepada masyarakat umum. Dengan kata lain, surat utang ini tidak tersedia secara bebas dan tidak bisa diserap oleh investor ritel.

Total emisi yang diterbitkan senilai Rp 50 triliun dan ditawarkan dalam dua tenor berbeda yakni 5 dan 7 tahun. Sementara itu kupon atau imbal hasil yang ditawarkan berada di level 2%.

Dalam keterangan resmi, Prajogo mengatakan penerbitan surat utang in iharus dimanfaatkan karena memberikan kesempatan bagi pembisnis untuk memberikan kontribusi lebih.

Pembangunan Indonesia adalah tanggung jawab bersama, Patriot Bonds memberi kesempatan bagi dunia usaha untuk berkontribusi dalam transformasi ekonomi nasional,” sebut Prajogo dalam keterangan tertulis yang diterima CNBC Indonesia.

Sementara itu pengendali kelompok usaha Sinar Mas, Franky Widjaya menyoroti percepatan pertumbuhan dari penerbitan surat utang ini.

“Instrumen ini memberi kepastian investasi sekaligus mempercepat pertumbuhan yang inklusif bagi masyarakat luas,” ungkap Franky.

Antusiasme yang sama juga dibagikan oleh pemilik Grup Adaro, Garibaldi ‘Boy’ Thohir, yang menurutnya akan sangat berguna dan dampaknya dirasakan oleh masyarakat Indonesia secara luas.

“Patriot Bonds mencerminkan semangat gotong royong. Apalagi instrumen ini akan mendanai proyek waste-to-energy yang sangat dibutuhkan rakyat Indonesia,” ujar Boy.

Danantara mengungkapkan penerbitan Patriot Bond ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian pembiayaan nasional. Adapun secara lebih spesifik, emisi dari penerbitan surat utang spesial tersebut akan digunakan untuk mendukung proyek transisi energi, yakni pemanfaatan limbah menjadi energi (waste-to-energy). Selain itu Patriot Bond ini juga diharapkan dapat memperluas basis pembiayaan domestik.

Daftar 46 konglomerat yang diduga membeli Patriot Bond:

No.  Nama Pengusaha Nama Perusahaan Nilai

(Rp triliun)

1. Antohoni Salim Salim & DCI 3
2. Prajogo Pangestu Barito 3
3. Sugianto Kusuma Agung Sedayu & Erajaya 3
4. Boy Thohir, Edwin Soeryadjaya Adaro & Saratoga 3
5. Franky Widjaja Sinar Mas 3
6. James Riady Lippo 1,5
7. Tommy Winata Artha Graha 1,6
8. Dato Tahir Mayapada 1
9. Budi Hartono Djarum 3
10. Hilmi Panigoro Amman Mineral 1,5
11. Gunawan Lim Harita 1,.5
12. Martua Sitorus KPN 1
13. Martias First Resources 1
14. Prijono Sugiarto Astra 3
15. Peter Sondakh Rajawali Corpora 1
16. Eddy Sugianto Mandiri Coal 1
17. Eddy Sariaatmadja Emtek Group 1,5
18. Kiki Barki Harum Energy 1
19. Bachtiar Karim Musim Mas 1
20. William Katuari Wings 1,1
21. Low Tuck Kwong Bayan Resources 3
22. Arif Rachmat Triputra 0,75
23. Harun Hajadi Ciputra Group 0,3
24. Sukanto Tanoto RGE Group 1,5
25. Djoko Susanto Alfa Group 0,8
26. Alexander Tedja Pakuwon Group 1,1
27. Nurhayati Subakat Paragon 0,1
28. Putra Sampoerna Sampoerna Group 0,5
29. Mucki Tan Rodamas Group 0,3
30. Renaldo Santosa Japfa 0,275
31. Jogi Hendra Atmadja Mayora 1
32. Soetjipto Nagaria Summarecon 0,55
33. Haryanto Adikoesoemo AKR 0,25
34. Widarto Oey Sungai Budi Group 0,3
35. Sjamsul Nursalim Gajah Tunggal/MAP 1,5
36. Soedomo Mergonoto Kapal Api Group 0,275
37. Chandy Kusuma FKS Group 0,3
38. Arsjad Rasyid Indika Energy 0,3
39. Kuncoro Wibowo Kawan Lama Group 0,3
40. Husodo Angkosubroto Gunung Sewu 0,3
41. Sudhamek Garudafood 0,2
42. Muki Hamani Trakindo Group 0.5
43. Chearavanont Charoen Pokphand 0,3
44. Handojo S. Muljadi Tempo Scan Pasific 0,05
45. Marcel Menaro Meratus Line 0,1
46. Rukun Raharja Group Rukun Raharja Group 0,2

 

Sumber CNBC Indonesia, edit koranbumn

Previous Post

PLN Buka Lowongan Kerja bagi Lulusan D3 sampai S2 di Seluruh Indonesia

Next Post

Resmi, OJK Terbitkan Izin Operasional Bank Syariah Nasional

Related Posts

Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

18 April 2026
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
Berita

Garuda Indonesia Menyiapkan 15 pesawat untuk Operasional Penerbangan102.502 jemaah Haji 1447 H

18 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara Rosan Roeslan Memastikan akan Prioritaskan Teknologi yang Sudah Terbukti untuk PSEL

18 April 2026
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah
Berita

Survei Tunjukkan Kepuasan Publik Tinggi, ASDP Sukses Kelola Mudik 2026

18 April 2026
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG
Berita

IFG Gandeng KPK Perkuat Pencegahan Korupsi, Dorong Tata Kelola Bersih BUMN

18 April 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Memasuki 65 Tahun, Hutama Karya Buktikan Kualitas Pertumbuhan : Laba Tumbuh, Neraca Makin Sehat

18 April 2026
Next Post
Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN

Resmi, OJK Terbitkan Izin Operasional Bank Syariah Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

IPC TPK Mencatat Total Volume Arus Peti Kemas Sebanyak 850.768 TEUs Sepanjang Kuartal I 2026

3 hari ago
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Sinergi Pos dan Garuda Indonesia Dorong Kelancaran Logistik Haji 2026

6 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Kolaborasi Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Lintas Industri untuk Inovasi AI di Lingkungan Kampus

3 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Mendorong Digitalisasi untuk Memenuhi Standar Kompetensi Bankir Syariah Ditetapkan OJK

7 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

by redaksi
18 April 2026
0

 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem koperasi pasar. Upaya ini dilakukan melalui kemitraan...

Read more
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute

Garuda Indonesia Menyiapkan 15 pesawat untuk Operasional Penerbangan102.502 jemaah Haji 1447 H

18 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara Rosan Roeslan Memastikan akan Prioritaskan Teknologi yang Sudah Terbukti untuk PSEL

18 April 2026
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Survei Tunjukkan Kepuasan Publik Tinggi, ASDP Sukses Kelola Mudik 2026

18 April 2026
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

IFG Gandeng KPK Perkuat Pencegahan Korupsi, Dorong Tata Kelola Bersih BUMN

18 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In