• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Rupiah Melemah, PLN Rugi Rp 5,3 Triliun pada Semester Satu

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Jasa Marga Perbarui Aplikasi Travoy dengan Beragam Inovasi Fitur Terlengkap untuk Tingkatkan Pengalaman Berkendara yang Optimal di Jalan Tol

Sisa 28 Persen, Masyarakat Diminta Segera Manfaatkan Diskon Transportasi Sebelum Habis

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

PT. PLN (Persero) pada laporan keuangan yang telah diaudit menunjukan posisi keuangan kurang baik. PLN tercatat merugi hingga Rp 5,3 triliun. Kerugian ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti kenaikan kurs dan kenaikan harga bahan pokok produksi.
Direktur Bisnis Regional, Amir Rosyidin menjelaskan semester satu ini memang PLN mengalami kerugian yang cukup besar. Kenaikan kurs menjadi faktor utama kerugian PLN ini.
Dalam APBN tercatat kurs yang dipakai sebesar Rp 13.400 per dolar AS.  Padahal, kondisi saat ini rupiah mencapai di atas Rp 14 ribu per dolar AS. Hal ini menyebabkan rugi selisih kurs sebesar Rp 11 triliun.
Padahal, menurut laporan keuangan, pada 2017 kemarin, selisih kurs PLN hanya Rp 222 miliar. “Dengan adanya selisih kurs membuat kita di bottom line memang rugi,” ujar Amir di DPR RI, Rabu (29/8).
Selain kenaikan kurs, dalam laporan keuangan PLN tercatat, bahwa kerugian PLN juga disebabkan naiknya beban bahan pokok produksi. Jika pada semester satu tahun lalu beban pokok produksi PLN mencapai Rp 130,25 triliun, pada semester tahun ini beban pokok produksi PLN naik menjadi Rp 142,42 triliun.
Kenaikan beban produksi ini terlihat dari tiga komponen bahan utama, yaitu batubara, solar dan gas. Untuk ongkos bahan pokok PLTU yang semula Rp 17 triliun di tahun 2017 naik menjadi Rp 22 triliun.
Sementara untuk ongkos bahan pokok PLTD yang semula Rp 9 triliun di 2017 naik menjadi Rp 11 triliun pada tahun ini. Sedangkan gas, yang semula beban pokok produksi sebesar Rp 23 triliun naik menjadi Rp 26 triliun.
Direktur Pengadaan Korporat PLN, Syofvie Rukman menjelaskan, kenaikan bahan pokok produksi ini tak lain karena penguatan dolar. Selama ini PLN melakukan transaksi jual beli bahan ini menggunakan acuan dolar.
“Iya dong pasti. ICP naik, gas naik gak? naik. Batubara juga kan baru setelah tanggal 12 Maret. Tapi kan di depan kan pakai kondisi kemarin. Persoalan kurs ini memang bikin PLN harus tarik nafas,” ujar Syofvie saat ditemui di komplek DPR, Rabu (29/8).
Di satu sisi, kata Syofvie pertumbuhan konsumsi PLN hingga Juli ini masih diangka 5,1 persen. Hal ini juga menjadi pengaruh atas konsumsi listrik. Meski begitu, pada semester awal 2018 ini, PLN mencatatkan pendapatan yang naik dari Rp 122 Triliun menjadi Rp 131 triliun. “Kami berharap di empat bulan sisa ini, kita bisa meningkatkan pendapatan,” ujar Syofvie.
Disatu sisi, Syofvie juga menjelaskan langkah agar kerugian tidak semakin membengkak di akhir tahun. PLN tetap akan melakukan efisiensi yang ditargetkan bisa mencapai Rp 5 triliun. “Langkahnya banyak, kita paling tidak bisa mengurangi losess. Itu satu persen losess saja bisa sampai Rp 3 triliun loh. Di satu sisi, kita juga melakukan penghematan pengadaan dan efisiensi pasokan,” ujar Syofvie.
Efisiensi pasokan yang disebutkan Syofvie adalah memaksimalkan zonasi batubara. Syofvie menjelaskan, jika zonasi batubara ini akan lebih dimaksimalkan dengan memotong arus pengiriman dari sumber ke konsumen bahan baku.  “Jadi kita lebih memaksimalkan lagi zonasi,” ujar Syofvie.
Sumber Situs Web Republika.co.id

Previous Post

Seleksi Umum : Pengadaan Jasa Konsultansi Penyelarasan Rencana Strategis Jangka Panjang Holding Perkebunan Nusantara

Next Post

PGN Salurkan Hewan Qurban dan Sedekah Senilai Rp 1,3 Miliar ke Korban Gempa Bumi Lombok

Related Posts

Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Perbarui Aplikasi Travoy dengan Beragam Inovasi Fitur Terlengkap untuk Tingkatkan Pengalaman Berkendara yang Optimal di Jalan Tol

27 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

Sisa 28 Persen, Masyarakat Diminta Segera Manfaatkan Diskon Transportasi Sebelum Habis

27 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

27 Maret 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB
Berita

Lewat TJSL, TIMAH Perkuat Upaya Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

27 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Peserta Mudik Gratis BSI Melonjak 122 Persen, 385 Difabel Turut Berangkat ke Jawa dan Sumatra

27 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

27 Maret 2026
Next Post

PGN Salurkan Hewan Qurban dan Sedekah Senilai Rp 1,3 Miliar ke Korban Gempa Bumi Lombok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

17 jam ago
Transisi Energi: Pos Properti Indonesia Dorong Pembangunan SPKL di Lokasi Strategis

Ada yang Baru di Graha Pos Bandung! Tenis Padel Matic Simulator Berikan Free Trial Hingga 31 Maret

5 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

13 jam ago
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Pupuk Kaltim, Pupuk Kujang, IPC

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, 124 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan Baiturrahman Pupuk Kaltim

4 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Perbarui Aplikasi Travoy dengan Beragam Inovasi Fitur Terlengkap untuk Tingkatkan Pengalaman Berkendara yang Optimal di Jalan Tol

by redaksi
27 Maret 2026
0

, PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi layanan berbasis digital guna meningkatkan kualitas pengalaman berkendara bagi pengguna jalan...

Read more
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Sisa 28 Persen, Masyarakat Diminta Segera Manfaatkan Diskon Transportasi Sebelum Habis

27 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

27 Maret 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

Lewat TJSL, TIMAH Perkuat Upaya Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

27 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Peserta Mudik Gratis BSI Melonjak 122 Persen, 385 Difabel Turut Berangkat ke Jawa dan Sumatra

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In