• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 14 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Sejumlah BUMN Siap Borong Barang dan Jasa UMKM

by redaksi
2 September 2020
in Berita
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sejumlah perseroan pelat merah menyatakan kesiapannya untuk memborong produk barang dan jasa UMKM. Langkah itu menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memacu permintaan di tengah masih lemahnya daya beli masyarakat.

Pemerintah menerapkan strategi tambahan untuk memacu permintaan di tengah masih seretnya realisasi pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk UMKM. Belanja negara dan BUMN dipacu guna mengalirkan dana ke sektor tersebut.

RelatedPosts

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

VP Corporate Communication Arif Prabowo PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. mengatakan besar pembelanjaan kepada UMKM disesuaikan dengan kebutuhan perseroan. Sebelumnya, beberapa kebutuhan perusahaan menurutnya sudah dipenuhi melalui UMKM.

“Dengan adanya pasar digital [Padi] UMKM diharapkan pembelian melalui UMKM naik 30 persen dari sebelumnya. Adapun, produk yang dibutuhkan Telkom adalah barang dan jasa yang berkaitan dengan service yang dibangun oleh Telkom misalnya barang pendukung perangkat CPE dan jasa serta pekerjaan relokasi perangkat,” paparnya kepada Bisnis, Rabu (2/9/2020).

Sementara itu, Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana mengungkapkan perseroan menargetkan sekitar Rp1 trilliun untuk UMKM. Menurutnya, produk yang diserap oleh produsen pupuk itu cukup banyak.

“Mulai dari pengadaan barang dan suku cadang pabrik, jasa perbaikan, dan konstruksi. Sejak dulu sebenarnya kami sudah mendukung UMKM terutama lokal karena kegiatan perusahaan memang membutuhkan banyak dukungan dari UMKM terutama perusahaan yang terletak di luar Jakarta,” paparnya.

Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Mahendra Wijaya mengungkapkan belanja perusahaan ke UMKM mencapai Rp1,2 triliun—Rp1,4 triliun pada 2019. Penyerapan produk barang dan jasa UMKM menurutnya merupakan bagian dari operasional perseroan.

Mahendra menuturkan perseroan telah memiliki kontrak dengan UMKM mencapai Rp210 miliar sampai dengan Juni 2020. Pihaknya optimistis nilai itu akan bertambah lagi.

“Memang belum sebesar tahun lalu kecepatannya berkurang akibat Covid-19 tetapi pasti akan bertambah lagi. Beberapa produk yang kami belanjakan dari UMKM seperti material, perlengkapan pendukung, dan jasa penunjang,” jelasnya.

Di lain pihak, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PP Agus Purbianto menjelaskan bahwa alokasi belanja melalui sistem Padi UMKM sebanyak-banyaknya 30 persen dari portofolio belanja proyek. Menurutnya, produk yang diserap sesuai dengan kebutuhan operasional.

“Karena ini belanja untuk operasional, maka tidak ada masalah terkait financing-nya. Hanya working capital biasa dan nilainya tergantung kebutuhan operasional,” ujarnya.

Dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki mengatakan dorongan dari sisi permintaan sangat krusial untuk memulihkan ekonomi kuartal III/2020 dan kuartal IV/2020. Pemerintah bakal fokus mengerahkan belanja kementerian atau lembaga dan BUMN untuk serapan produk UMKM.

Menteri BUMN Erick Thohir juga berkomitmen agar produk UMKM bernilai di bawah Rp14 miliar diserap oleh BUMN lewat Padi. Potensi belanja BUMN diperkirakan sekitar Rp35 triliun untuk 27 kategori produk UMKM melalui platform Padi.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Dirut Arief Mulyadi Target PNM Jangkau Sampai 4.400 kecamatan dan Dongkrak Nasabah Mekaar Lewati 7 Juta pada Akhir Tahun

Next Post

Angkutan Penumpang Lesu, KAI Andalkan Bisnis Angkutan Barang

Related Posts

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah
Berita

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah

14 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

14 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

14 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Inisiasi Penghematan Energi, Puluhan Ribu Insan PLN Serentak Terapkan Clean Energy Day

14 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

PGE-PLN IP Sepakati Tarif Listrik, Proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit 15 MW Siap Melangkah ke Tahap Berikutnya

14 April 2026
Menteri Erick Thohir Pastikan Ketersediaan Masker di Seluruh Apotek Kimia Farma
Berita

Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan untuk Mendorong Daya Saing Global Industri Farmasi Nasional

14 April 2026
Next Post
Antisipasi Penyebaran Corona, KAI Operasikan Rail Clinic

Angkutan Penumpang Lesu, KAI Andalkan Bisnis Angkutan Barang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

Danantara Konsolidasi BUMN, BRI Melepas Dua Entitas Investasi senilai Rp1,32 triliun

2 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Menutup Sepenuhnya Layanan Internet Banking pada 4 Mei 2026

5 hari ago
Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi

Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Tantangan Ada pada Implementasi

7 jam ago
Telkomsel Perbarui Identitas dengan Hadirkan Logo Baru

Upaya Hadirkan Konektivitas Digital yang Lebih Cerdas dan Inklusif bagi Indonesia, Telkomsel dan ZTE Perkuat Kolaborasi di MWC 2026 Barcelona

3 hari ago
Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah
Berita

Komodo National Park Resmi Jadi Destinasi Terindah Ke-2 di Dunia, Ini Cara Menikmatinya dengan Gaya ‘Luxury Getaway’ di Meruorah

by redaksi
14 April 2026
0

Tren perjalanan dunia kini beralih ke destinasi yang menawarkan keaslian alam dan pengalaman yang mendalam. Berdasarkan laporan terbaru dari Time...

Read more
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Sinergi BNI dan Pemerintah Dorong Hunian Layak dan Ekonomi Rakyat di Manado

14 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

TASPEN Dukung Pemanfaatan Relaksasi Pelaporan SPT 2025, Penerima Manfaat Pensiun Bisa Akses Bukti Potong melalui TOOS

14 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Inisiasi Penghematan Energi, Puluhan Ribu Insan PLN Serentak Terapkan Clean Energy Day

14 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

PGE-PLN IP Sepakati Tarif Listrik, Proyek PLTP Lahendong Bottoming Unit 15 MW Siap Melangkah ke Tahap Berikutnya

14 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In