• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Sejumlah Proyek Hilirisasi Pertambangan Terancam Meleset dari Target

by redaksi
15 Juni 2020
in Berita
0
Pembangunan Proyek Infrastruktur Dasar di Ibu Kota Negara Direncanakan Mulai Akhir 2020
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sejumlah rencana proyek hilirisasi milik emiten pertambangan dalam negeri terancam meleset dari target akibat sejumlah faktor yang dipicu oleh pandemi Covid-19. Proyek terancam mundur karena kekurangan tenaga kerja hingga kesulitan mencari investor.

Direktur Keuangan PT Vale Indonesia Tbk. Bernardus kebijakan sejumlah negara untuk membendung penyebaran virus membuat mobilitas pekerja, terutama pekerja asing terhambat. Dia mengungkapkan, penutupan bandara di sejumlah negara juga membuat perseroan kesulitan untuk bernegosiasi dengan calon investor sehingga belum ada keputusan final.

RelatedPosts

3.712 Surat Jaminan Diterbitkan, Jasa Raharja Pastikan Kemudahan Penanganan Korban Kecelakaan di Masa Idulfitri 2026

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

Teras Balongan, Pusat Oleh-Oleh Makanan Khas Pesisir UMKM Indramayu

“Walaupun proyek itu ada sedikit kendala karena  limitasi dalam traveling, kami terus berdiskusi tentang key term sheet untuk memenuhi target FID [final investment decision] pada kuartal I/2021,” ujar Bernardus

Bernardus menerangkan, profil proyek juga menjadi aspek penting agar investor tertarik menanamkan modal di proyek smelter yang berlokasi di Pomalaa dan Bahodopi. Dia menyebut, perseroan harus memastikan proyek ini memiliki return yang memadai bagi investor. Hal ini antara lain disebabkan pinjaman dari perbankan untuk pembiayaan proyek ini terbatas.

Untuk diketahui, INCO berencana untuk membangun  smelter nikel di Pomalaa, Sulawesi Tengah dan smelter feronikel di Bahodopi, Sulawesi Tenggara yang konstruksinya masing-masing diharapkan rampung pada 2025 dan 2024.

Adapun, proyek Pomalaa diperkirakan membutuhkan  investasi sekitar US$2,5 miliar sedangkan proyek Bahodopi membutuhkan US$1,5 miliar. Namun, Bernardus menjelaskan bahwa kedua proyek itu masih dalam tahap studi kelayakan sehingga angka final total investasi dapat berubah dan dipastikan saat FID.

Sementara itu, penyelesaian proyek penghiliran milik emiten pertambangan logam, PT Kapuas Prima Coal Tbk., tertunda akibat keterbatasan tenaga kerja untuk meneruskan proyek tersebut.

Direktur Kapuas Prima Coal Hendra Susanto mengatakan bahwa adanya penerapan kebijakan lockdown di negara asal tenaga ahli sehingga tidak dapat bekerja di Indonesia dan penundaan pun tidak dapat dihindari.

“Akan tetapi perseroan akan terus memonitor kondisi  sampai kembali normal, dan akan kami kejar keterlambatan karena pandemi,” ujar Hendra .

Hingga saat ini, perseroan belum dapat memperkirakan target waktu uji coba komersial terhadap proyek-proyek tersebut mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung dan telah menjadi tantangan bisnis lebih lanjut.

Sebelumnya, pengoperasian pabrik pemurnian konsentrat timbal itu ditargetkan antara Kuartal II/2020 hingga Kuartal III/2020.

Untuk diketahui, emiten berkode saham ZINC itu memiliki dua proyek penghiliran yaitu proyek smelter pemurnian timbal di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah dan pemurnian seng.

Menurut Hendra, smelter pemurnian timbal mili  perseroan saat ini akan masuk ke tahap commissioning, yaitu satu tahap sebelum akhirnya uji coba produksi secara komersial. Smelter konsentrat timbal tersebut nantinya akan memproduksi maksimal 40.000 ton konsentrat per tahun untuk memproduksi 20.000 ton metal timbal per tahun.

Kemudian, ancaman penundaan proyek hilirisasi juga dialami oleh emiten tambang berpelat merah, PT Bukit Asam Tbk., yaitu untuk proyek gasifikasi yang akan dilakukan di kawasan Bukit Asam Coal Based Special Economic Zone (BACBSEZ) Tanjung Enim, Sumatra Selatan.

Direktur Operasi dan Produksi Bukit Asam Hadis Surya mengatakan bahwa perseroan tengah mengevaluasi secara keseluruhan rencana proyek gasifikasi batu bara. Sebelumnya, pabrik ini diharapkan dapat beroperasi komersial pada 2025.

“Akibat Covid-19 rencana ini berpotensi jadi mundur dan sekalian dievaluasi untuk prioritasnya. Jadi, bisa DME atau bisa juga Methanol yang duluan dikerjakan,” ujar Hadis kepada Bisnis.

Kendati demikian, Hadis belum mau menjelaskan secara terperinci faktor dan detail penundaan proyek penghiliran batu bara yang bekerja sama dengan Air Products tersebut.

Adapun, total investasi antara emiten berkode saham PTBA itu dan Air Products untuk pengembangan gasifikasi ini adalah US$2 miliar. Nantinya, Air Products bertindak sebagai investor di bisnis Upstream dan Downstream.

Sumber Bisnis, edit koranbumn
Previous Post

Pefindo Tegaskan Peringkat AAA, Kinerja Keuangan Telkom Indonesia Masih Kokoh

Next Post

KAI Catat Mencapai 1.099 Penumpang Ditolak Berangkat dalam Tiga hari Masa Kenormalan Baru

Related Posts

Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

3.712 Surat Jaminan Diterbitkan, Jasa Raharja Pastikan Kemudahan Penanganan Korban Kecelakaan di Masa Idulfitri 2026

28 Maret 2026
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona
Berita

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

28 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Teras Balongan, Pusat Oleh-Oleh Makanan Khas Pesisir UMKM Indramayu

28 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Perbarui Aplikasi Travoy dengan Beragam Inovasi Fitur Terlengkap untuk Tingkatkan Pengalaman Berkendara yang Optimal di Jalan Tol

27 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

Sisa 28 Persen, Masyarakat Diminta Segera Manfaatkan Diskon Transportasi Sebelum Habis

27 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

27 Maret 2026
Next Post
Antisipasi Penyebaran Corona, KAI Operasikan Rail Clinic

KAI Catat Mencapai 1.099 Penumpang Ditolak Berangkat dalam Tiga hari Masa Kenormalan Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Tetap Siaga di Hari Raya, Kilang Pertamina Patra Niaga Balikpapan Beroperasi Normal Saat Idul Fitri

3 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

5 hari ago
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Perkuat Rantai Pasok Nasional, Krakatau Steel Tandatangani Perjanjian Pasokan Jangka Panjang (LTSA) dengan Kerismas Group

5 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Teras Balongan, Pusat Oleh-Oleh Makanan Khas Pesisir UMKM Indramayu

12 jam ago
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

3.712 Surat Jaminan Diterbitkan, Jasa Raharja Pastikan Kemudahan Penanganan Korban Kecelakaan di Masa Idulfitri 2026

by redaksi
28 Maret 2026
0

Dalam rangka Siaga Idulfitri 2026, Jasa Raharja terus memastikan pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas berjalan cepat dan tepat. Komitmen...

Read more
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

28 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Teras Balongan, Pusat Oleh-Oleh Makanan Khas Pesisir UMKM Indramayu

28 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Jasa Marga Perbarui Aplikasi Travoy dengan Beragam Inovasi Fitur Terlengkap untuk Tingkatkan Pengalaman Berkendara yang Optimal di Jalan Tol

27 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Sisa 28 Persen, Masyarakat Diminta Segera Manfaatkan Diskon Transportasi Sebelum Habis

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In