PT Semen Padang mendistribusikan 3.310 zak semen di tiga wilayah di Provinsi Sumatra Barat untuk membangun hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana alam.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menyebutkan adanya keterlibatan perusahaan dalam pembangunan huntara tersebut menjadi bentuk kepedulian serta turut mendukung pemerintah dalam melakukan pemulihan pascabencana.
“Ada sebanyak 181 unit huntara di tiga titik di Sumbar yang kami bangun, dimana dalam pengerjaannya kami melibatkan masyarakat lokal, pemerintah daerah serta TNI, Polri, dan BPBD,” katanya, Selasa (13/1/2026).
Win menjelaskan tiga wilayah pembangunan huntara ini yakni Pasar Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam sebanyak 117 unit; Anduring, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 34 unit, serta Koto Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan sebanyak 30 unit.
Dia berharap dengan adanya sinergi pemerintah dan industri lokal dapat terus diperkuat, tidak hanya pada situasi darurat bencana, tetapi juga dalam program pembangunan daerah.
Kemudian pembangunan huntara itu diharapkan dapat menyediakan tempat tinggal yang layak dan aman bagi warga terdampak, sembari menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi hunian permanen.
“Kami juga terus hadir melalui program tanggung jawab sosial sejak hari pertama bencana,” sebutnya.
Menurutnya sebagai perusahaan kebanggaan masyarakat Sumbar, PT Semen Padang hadir sejak hari pertama bencana terjadi dan hari ini mendukung pemulihan pascabencana.
“Bagi kami, ini bukan sekadar kontribusi material, tetapi juga bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang berjuang memulihkan kehidupan mereka,” tutup Win.
Gubernur Sumbar Mahyeldi menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara Pemprov Sumbar dan PT Semen Padang, terutama pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Dia menyampaikan kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur tidak kurang dari 80%dari total Rp22 triliun yang kami usulkan.
“Kami berharap PT Semen Padang dapat memberikan peran maksimal, apalagi produknya berupa green cement yang sejalan dengan konsep Green Province yang sedang kami dorong,” ujar Mahyeldi.
Sumber Bisnis, edit koranbumn














