• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 26 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Setelah Produksi 100.000 Unit Pertama, Bio Farma akan Komersialisasi Test Kit Covid-19

by redaksi
29 April 2020
in Berita, Info Produk BUMN
0
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Bio Farma (Persero) menyatakan produksi alat tes Covid-19 akan diproduksi secara komersil setelah memproduksi 100.000 unit pertamanya. .

Head of Corporate Communications Bio Farma Iwan Setiawan mengatakan produksi alat tes Covid-19 merupakan misi kemanusiaan. Namun demikian, ujarnya, perseroan akan memproduksi alat tes tersebut secara komersil seusai alat tes Covid-19 diproduksi sebanyak 100.000 unit.

RelatedPosts

Arus Balik Ramai Lancar, 327,000 Penumpang dan 89,000 Kendaraan Kembali ke Jawa dari Sumatera

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

Pertamina Patra Niaga Hadirkan 19 Titik Serambi MyPertamina di Jalur Wisata, Temani Perjalanan Libur Lebaran 2026

“Tentu dengan harga yang affordable dan sesuai komitmen BoE [Board of Executive/Dewan Direksi] harga alat tes [perseroan] akan lebih rendah dari harga impor,” ucapnya

Seperti diketahui, Bio Farma berencana untuk memproduksi 100.000 unit alat tes Covid-19 dalam waktu dekat. Adapun, biaya produksi alat tes tersebut berasal dari hasil donasi masyarakat tersebut terkumpul melalui gerakan “Indonesia PASTI BISA” oleh East Ventures.

Alat tes tersebut dibuat melalui  pengujian real time polymerase chain reaction atau RT-PCR. Sementara itu, alat tes itu diproduksi dengan tujuan untuk melakukan pemeriksaan Covid-19 melalui test swab sampling.

Adapun model yang digunakan dalam memproduksi alat tes tersebut diciptakan oleh sebuah perusahaan rintisan yang bergerak dalam deep-tech genomika atau Nusantics.

Iwan melanjutkan perseroan telah mendapatkan kemudahan administrasi terkait pengadaan bahan baku alat tes Covid-19 dari luar negeri. Namun demikian, lanjutnya, pengadaan bahan baku tetap sulit.

“Proses pengadaan impor mendapat keringanan dengan adanya percepatan administrasi dan lainnya. Akan tetapi, karena semua orang beli barang yang sama, jadinya kami antre juga,” katanya.

Selain itu, Bio Farma juga berencana memproduksi reagen untuk keperluan tes dengan metode PCR. Adapun, reagen yang diperlukan harus memiliki kemampuan mengisolasi RNA dari DNA pasien untuk memeriksa keberadaan Covid-19.

Iwan mengatakan keberhasilan prakarsa tersebut sangat tergantung dari kerja sama berbagai pihak. Menurutnya, proses kemandirian alat kesehatan di dalam negeri akan bisa direalisasikan secara bertahap.

“Harus optimistis,” ujarnya.

Sebelumnya, Research Coordinator Divisi Riset PT Bio Farma Dicky mengungkapkan, kapasitas produksi reagen di Bio Farma mencapai 50.000 test kit per minggu. kapasitasnya bisa ditingkatkan hingga 100.000 test kit per minggu bila dibutuhkan. Jumlah tersebut akan mampu memenuhi kebutuhan tes dengan metode rt-PCR di Jabar.

“Sebenarnya dari Bio Farma kita dengan kapasitas terpasang per hari bisa sampai 300 boks atau setara 50.000 test kit dalam satu minggu, atau (bila dibutuhkan) maksimal malah kita bisa sampai 15.000 test kit dalam satu hari, atau setara hampir 100.000 test kit seminggu itu sebenarnya bisa kita penuhi,” kata Dicky.

Akan tetapi, Dicky mengatakan, proses produksi terkendala oleh kedatangan bahan baku. Negara-negara di dunia tengah saling berebut bahan baku reagen. Meski begitu, dia mengaku telah melakukan pemesanan yang diperkirakan akan sampai pada pekan depan.

“Kendalanya hanya kedatangan bahan baku, dan itu sudah kita pesankan. Masalah bahan baku itu sebenarnya tidak hanya di kita, jadi seluruh dunia memang sekarang sedang berebut bahan bakunya,” ucap Dicky.

Dicky menjelaskan, bahan baku yang akan sampai pekan depan tersebut akan dialokasikan untuk produksi 100.000 test kit reagen. Nantinya, alat rt-PCR tersebut akan segera dapat disebarkan ke seluruh Indonesia paling cepat pada pertengahan Mei 2020.

“Sementara untuk yang 100.000 perdana ini merupakan proyek nasional yg digagas BPPT dan komponen bangsa lain yang bersama-sama akan didonasikan untuk disebar ke seluruh Indonesia secara gratis, jadi tidak akan dikomersialkan,” kata Dicky.

Dicky menambahkan 100.000 test kit itu akan diproduksi awal Mei.

“Minggu kedua Mei sudah bisa langsung didistribusikan secara nasional,” imbuhnya.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Dirut Insan Purwarisya L. Tobing Susun Langkah Strategi Tanpa Kurangi Kesejahteraan Bagi Pekerja

Next Post

Perumnas Lakukan Penundaan Pembayaran MTN Rp200 Miliar

Related Posts

Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah
Berita

Arus Balik Ramai Lancar, 327,000 Penumpang dan 89,000 Kendaraan Kembali ke Jawa dari Sumatera

26 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

26 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Patra Niaga Hadirkan 19 Titik Serambi MyPertamina di Jalur Wisata, Temani Perjalanan Libur Lebaran 2026

26 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Berawal dari Hobi Memasak dan Traveling, Produk Kriya Bertema Kuliner Nusantara Yummy Craft Terus Berkembang Berkat Pemberdayaan BR

26 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Buka Delapan Posko Mudik di Jalur Padat Jawa–Sumatra, BSI Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Transaksi Digital bagi Pemudik

26 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

Layani 316 Ribu Penumpang Arus Mudik, PELNI Siap Sambut Arus Balik dengan Optimal

25 Maret 2026
Next Post
Unit PKBL Perumnas Luncurkan Program Sakola Sampah

Perumnas Lakukan Penundaan Pembayaran MTN Rp200 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Layani 316 Ribu Penumpang Arus Mudik, PELNI Siap Sambut Arus Balik dengan Optimal

1 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Atas Diskresi Kepolisian, One Way Nasional Arus Mudik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Lalu Lintas Telah Kembali Normal

1 hari ago
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

IFG Group Memberangkatkan 25.304 Pemudik dalam Program Mudik Nyaman Bersama BUMN 2026

6 hari ago
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute

Dapat Suntikan Danantara Rp23 triliun, Garuda Indonesia Masih Mengalami Defisit hingga Akhir 2025

5 hari ago
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah
Berita

Arus Balik Ramai Lancar, 327,000 Penumpang dan 89,000 Kendaraan Kembali ke Jawa dari Sumatera

by redaksi
26 Maret 2026
0

Pergerakan arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera menuju Jawa mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat pascalibur...

Read more
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

26 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Patra Niaga Hadirkan 19 Titik Serambi MyPertamina di Jalur Wisata, Temani Perjalanan Libur Lebaran 2026

26 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Berawal dari Hobi Memasak dan Traveling, Produk Kriya Bertema Kuliner Nusantara Yummy Craft Terus Berkembang Berkat Pemberdayaan BR

26 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Buka Delapan Posko Mudik di Jalur Padat Jawa–Sumatra, BSI Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Transaksi Digital bagi Pemudik

26 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In