Tim satgas tanggap bencana BUMN Jawa Timur mengadakan rapat koordinasi terkait gempa bumi Malang Sabtu (10/04) malam melalui video conference dipimpin langsung Dwi Satriyo Anurogo Direktur Utama PT Petrokimia Gresik selaku ketua Satgas untuk menyusun action Plan dampak gempa tersebut.
“Sesuai arahan tim satgas, kami menerjunkan tim perintis yang terdiri dari beberapa BUMN diantaranya dari PTPN XI untuk maping di daerah Lumajang. Info awal beberapa desa terdampak dan membutuhkan bantuan. Kami juga berkoordinasi dengan BPBD setempat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Hasil dari maping tersebut akan kami laporkan untuk keputusan selanjutnya ” terang Brilliant Johan Anugrah Humas PTPN XI.
Sebagaimana diketahui gempa bumi yang terjadi Sabtu (10/04) pukul 14.00 WIB dengan Mag 6,1 SR titik koordinat gempa terjadi pada 8,95 Lintang Selatan dan 112,48 Bujur Timur dan Episenter gempa berada di laut dengan jarak 90 km dari arah barat daya Kabupaten Malang dengan memiliki kedalaman 25 km berdampak terhadap beberapa kabupaten di Jawa Timur
Sebagaimana dilansir media masa, menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati menyebutkan gempa bumi berdampak pada 8 wilayah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur meliputi Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Kediri, Jember, dan Kota Malang. Menyebabkan ratusan bangunan dan fasilitas umum didaerah tersebut rusak.















