• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 27 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Strategi Garuda Indonesia Kejar Pemulihan Kinerja di 2022

by redaksi
26 Desember 2021
in Berita
0
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk masih berjibaku untuk bisa selamat dari beban utang yang menumpuk, sekaligus berupaya menyehatkan perusahaan melalui restrukturisasi secara menyeluruh. Maskapai penerbangan nasional bersandi GIAA di Bursa Efek Indonesia ini  mengejar pemulihan kinerja mulai tahun 2022.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan, selain persoalan restrukturisasi total yang sedang dilakukan, situasi pandemi dan kebijakan terkait mobilitas masyarakat menjadi faktor penentu kinerja GIAA. Sedangkan di luar faktor pandemi, manajemen GIAA memiliki dua fokus utama yang saling berkaitan.

RelatedPosts

Bukan Energi Listrik Saja, Begini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Perekonomian Rakyat

Atasi Krisis Sampah, PLN Dukung Percepatan PSEL di Denpasar, Bogor, dan Bekasi

Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

Pertama, melanjutkan restrukturisasi total Garuda Indonesia, termasuk dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Kedua, menerapkan strategi bisnis baru (new business plan) dalam menyehatkan dan keberlanjutan kinerja usaha Garuda.

“Jadi, 2022 akan menjadi tahun dimana kami mengkonsolidasikan diri, dan berharap sedini mungkin PKPU selesai. Sehingga, kami akan menjadikan 2022 sebagai tahun recovery dari Garuda yang bisa kami mulai,” ujar Irfan dalam paparan publik yang digelar secara virtual, Senin (20/12).

Sayangnya, Irfan belum memberikan gambaran mengenai proyeksi pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional yang ingin dicapai pada tahun depan, lantaran masih dalam proses finalisasi. Dia hanya menegaskan, bahwa target-target di 2022 masih akan realistis mempertimbangkan kondisi pandemi covid-19 yang masih mengintai.

Irfan melanjutkan, proposal restrukturisasi awal yang telah disampaikan kepada sebagian besar kreditur disusun berdasarkan new business plan yang dijalankan Garuda Indonesia. Adapun poin pokok dalam New Garuda Business Plan tersebut bertumpu pada tiga prinsip, yakni: simple, profitable, dan full service.

Tiga prinsip tersebut direalisasikan ke dalam empat strategi. Pertama, mengoptimalkan route network, sehingga Garuda Indonesia hanya akan mengoperasikan rute-rute penerbangan yang menguntungkan (profitable). Dalam pemilihan rute ini, fokus Garuda tertuju pada rute-rute penerbangan domestik, serta rute-rute internasional tertentu yang juga mempertimbangkan penerbangan kargo.

Kedua, menyesuaikan jumlah pesawat Garuda dan Citilink agar selaras dengan route network yang telah dioptimalkan. Hal ini dilakukan berbarengan dengan simplifikasi tipe pesawat untuk mendapatkan efektifitas dan efisiensi operasional.

“Kami ambil pendekatan berbeda dari sebelumnya, yang menyediakan pesawat sebanyak-banyaknya. Pengalaman mengajarkan, itu tak terlalu tepat. Kami akan sesuaikan (pesawat) dengan demand yang ada. Memang, ada angka-angka yang kami masukkan dalam business plan, tapi saat ini masih menunggu hasil negosiasi maupun PKPU,” jelas Irfan.

Selanjutnya, strategi ketiga dalam New Garuda Business Plan ialah melakukan renegosiasi kontrak sewa pesawat dengan mengupayakan untuk bisa memperoleh skema berbasis variable cost. Sedangkan strategi keempat adalah meningkatkan kontribusi pendapatan kargo melalui optimalisasi belly capacity dan digitalisasi operasional.

“Jadi business plan kami nomor satu itu profitable, bukan ekspansi, bukan terbang kemana-mana dengan pesawat sebanyak-banyaknya. Kami akan menyederhanakan pesawat, menyesuaikan jumlah pesawat sesuai demand, dan hanya akan terbang kalau (rute) itu profitable,” tegas Irfan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia, Prasetio, menjelaskan bahwa saat ini GIAA memiliki utang mencapai US$ 9,8 miliar. Negosiasi tak bisa dilakukan dalam waktu yang singkat lantaran GIAA memiliki total sekitar 800 kreditur.

Prasetio menyebut, sebagai bagian dari restrukturisasi, Garuda Indonesia menawarkan win win solutions sehingga nantinya bisa mencapai kesepakatan pada titik sustainable debt. Sehingga pengelolaan utang mampu dibayar dengan new business plan yang dijalankan GIAA.

“Kami harapkan traffic recovery akan mulai tumbuh pada tahun depan mencapai 40%. Kemudian 2023 meningkat lagi dan diharapkan pada 2024 dengan pandemi yang berlalu, traffic recovery akan kembali normal. Sehingga Garuda bisa running dengan business plan yang ada,” terang Prasetio.

Sebagai informasi, penurunan traffic penumpang selama masa pandemi covid-19 telah membuat pendapatan GIAA ambruk, turun hingga 70% dari kondisi pra-pandemi. Dalam tekanan tersebut, Garuda memiliki ekuitas negatif sekitar US$ 3 miliar.

Meski masih jauh dari level normal, tapi pendapatan segmen penumpang penerbangan berjadwal serta segmen kargo dan dokumen penerbangan berjadwal telah merangkak naik pada tahun ini. Di periode Q3-2021, pendapatan kargo dan dokumen mengalami kenaikan 20% (YoY) terdorong oleh meningkatnya pengiriman barang.

Sementara itu, pendapatan penumpang mengalami kenaikan 5,5% (YoY), seiring dengan meningkatnya confident masyarakat untuk bepergian menggunakan pesawat. Peningkatan signifikan terjadi pada periode Q1 dan Q2 2021 dengan total pendapatan penumpang senilai US$ 375,2 juta.

Seiring dengan ledakan kasus covid-19 dan pembatasan mobilitas (PPKM), pendapatan pada Q3-2021 kembali merosot ke US$ 99,8 juta. Kemudian, pelonggaran PPKM pada periode Q4-2021 diyakini bakal kembali mendongkrak pendapatan Garuda Indonesia. Meski belum membeberkan proyeksi sampai tutup tahun, tapi Irfan Setiaputra meyakini Garuda bisa memperbaiki kinerja pada periode akhir 2021 ini.

“Soal proyeksi sampai akhir tahun tunggu dulu, sabar. Saya kasih bocoran, di Q4, kami melihat terjadi peningkatan jumlah penumpang signifikan. Kami melihat juga pergerakan kargo seperti yang diharapkan. Jadi Q4 sudah pasti jauh lebih baik,” pungkas Irfan.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

3 Framework Transformasi Digital BRI

Next Post

Telkom Fokus pada Pembangun Digital Connectivity, Digital Platform dan Digital Service pada 2022.

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Bukan Energi Listrik Saja, Begini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Perekonomian Rakyat

27 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Atasi Krisis Sampah, PLN Dukung Percepatan PSEL di Denpasar, Bogor, dan Bekasi

27 April 2026
Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
Berita

Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

27 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

Kepala BP BUMN Dony Oskaria Mengungkap Empat Tahapan Asesmen Transformasi Menyeluruh Sektor BUMN

27 April 2026
𝐄𝐗𝐄𝐂𝐔𝐓𝐈𝐕𝐄 𝐂𝐎𝐍𝐅𝐄𝐑𝐄𝐍𝐂𝐄 𝟐𝟎𝟐𝟔 “𝗜𝗖𝗼𝗙𝗥: 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝗹 𝗖𝗼𝗻𝘁𝗿𝗼𝗹 𝗢𝘃𝗲𝗿 𝗙𝗶𝗻𝗮𝗻𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗥𝗲𝗽𝗼𝗿𝘁𝗶𝗻𝗴”
Berita

𝐄𝐗𝐄𝐂𝐔𝐓𝐈𝐕𝐄 𝐂𝐎𝐍𝐅𝐄𝐑𝐄𝐍𝐂𝐄 𝟐𝟎𝟐𝟔 “𝗜𝗖𝗼𝗙𝗥: 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝗹 𝗖𝗼𝗻𝘁𝗿𝗼𝗹 𝗢𝘃𝗲𝗿 𝗙𝗶𝗻𝗮𝗻𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗥𝗲𝗽𝗼𝗿𝘁𝗶𝗻𝗴”

27 April 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Layanan 128 Ribu BSI Agen Menjangkau Hingga Pelosok Desa

27 April 2026
Next Post
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Telkom Fokus pada Pembangun Digital Connectivity, Digital Platform dan Digital Service pada 2022.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Perkuat Skema Hub & Spoke, PELNI Perluas Kerja Sama Strategis dengan Meratus Line

6 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Hari Bumi 2026, Pertamina Perkuat Transisi Energi dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Berkelanjutan

21 jam ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

BTN Perkuat Permodalan dan Akselerasi Penguatan Kredit

21 jam ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BTN Terkini

3 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Bukan Energi Listrik Saja, Begini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Perekonomian Rakyat

by redaksi
27 April 2026
0

PT Pertamina (Persero) terus mengoptimalkan pengembangan energi panas bumi (geothermal) di luar sektor kelistrikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di...

Read more
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Atasi Krisis Sampah, PLN Dukung Percepatan PSEL di Denpasar, Bogor, dan Bekasi

27 April 2026
Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

27 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera

Kepala BP BUMN Dony Oskaria Mengungkap Empat Tahapan Asesmen Transformasi Menyeluruh Sektor BUMN

27 April 2026
𝐄𝐗𝐄𝐂𝐔𝐓𝐈𝐕𝐄 𝐂𝐎𝐍𝐅𝐄𝐑𝐄𝐍𝐂𝐄 𝟐𝟎𝟐𝟔 “𝗜𝗖𝗼𝗙𝗥: 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝗹 𝗖𝗼𝗻𝘁𝗿𝗼𝗹 𝗢𝘃𝗲𝗿 𝗙𝗶𝗻𝗮𝗻𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗥𝗲𝗽𝗼𝗿𝘁𝗶𝗻𝗴”

𝐄𝐗𝐄𝐂𝐔𝐓𝐈𝐕𝐄 𝐂𝐎𝐍𝐅𝐄𝐑𝐄𝐍𝐂𝐄 𝟐𝟎𝟐𝟔 “𝗜𝗖𝗼𝗙𝗥: 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝗹 𝗖𝗼𝗻𝘁𝗿𝗼𝗹 𝗢𝘃𝗲𝗿 𝗙𝗶𝗻𝗮𝗻𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗥𝗲𝗽𝗼𝗿𝘁𝗶𝗻𝗴”

27 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In