• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 17 Desember 2025
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Strategi IBC Penuhi Permintaan Kendaraan Listrik Tumbuh 4 Kali Lipat pada 2025

by redaksi
13 Juni 2022
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Strategi IBC Penuhi Permintaan Kendaraan Listrik Tumbuh 4 Kali Lipat pada 2025
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) memperkirakan permintaan mobil dan motor listrik masing-masing bakal tembus di angka 400.000 unit dan 1,2 juta unit atau tumbuh sampai 4 kali lipat pada 2025.

Sementara itu, IBC belakangan masih mencari investor prospektif untuk membangun industri pembentuk komponen sel baterai yang belum dapat diproduksi di dalam negeri seperti anoda, elektrolit, selubung, dan separator.

RelatedPosts

Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Mengangkat Moeharmein Z.C. Jadi Direktur Utama, RUPSLB Adhi Karya juga Melakukan Perubahan Komposisi Dewan Komisaris

Pendaftaran BTN Housingpreneur Diperpanjang, Kesempatan berinovasi untuk Perumahan Masih Dinantikan

SVP Corporate Strategy & Business Development Indonesia Battery Corporation (IBC) Adhietya Saputra mengatakan pasar baterai kendaraan listrik bakal tumbuh signifikan seiring dengan proyeksi peningkatan permintaan mobil dan motor listrik hingga 2025 mendatang.

Berdasarkan proyeksi IBC, kebutuhan daya dari baterai listrik secara global mencapai 1.600 Giga Watt hour (GWh) sementara permintaan domestik diperkirakan sekitar 60 GWh pada 2030.

“Adapun, IBC turut menargetkan ekspor baterai listrik mencapai 200 GWh untuk memenuhi kebutuhan dunia yang diperkirakan total permintaannya mencapai 1.600 GWh pada 2030 mendatang,” kata Adhietya dalam acara Closing Bell CNBC Indonesia dikutip Minggu (12/6/2022).

Hanya saja, Adhietya menuturkan hampir 50 persen beban ongkos pengerjaan sel baterai belum dapat diproduksi di dalam negeri. Keadaan itu dikhawatirkan dapat menyebabkan target pemenuhan daya dari baterai listrik itu tidak dapat memenuhi permintaan kendaraan listrik ke depan.

Adhietya berharap produksi sejumlah komponen pembentuk sel baterai itu dapat ikut diproduksi di dalam negeri untuk mengurangi beban ongkos dan mengoptimalkan margin produksi.

Adapun perusahaan patungan IBC bersama dengan PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co, Ltd (CBL) dan LG Energy Solution (LGES) baru dapat mengerjakan hasil penambangan bijih nikel lewat teknologi HPAL dan RKEF. Setelah itu bijih nikel diolah menjadi kimia baterai dan katoda yang belakangan dibentuk ke dalam sel baterai.

“Untuk komponen anoda, elektrolit dan separator itu masih terbuka investor untuk bisa masuk dan memproduksi di dalam negeri ketika sel baterai beroperasi, katoda kita sudah buat sendiri komponen lain harapannya juga bisa disuplai di dalam negeri tidak mengandalkan impor,” tuturnya.

Menurut dia, sejumlah investor asal Jepang, China dan Eropa sudah menunjukkan ketertarikan mereka untuk berinvestasi pada industri pembentukan komponen anoda hingga elektrolit itu di dalam negeri. Kendati demikian, dia menuturkan sejumlah investor itu masih menunggu perkembangan pengerjaan sel baterai yang belakangan masih dikerjakan oleh perusahaan patungan IBC bersama dengan CBL dan LGES.

“Beberapa pemain untuk anoda atau elektrolit dan separatornya sudah melakukan pendekatan ke kami, investor dari Jepang, China dan Eropa kita sudah berkomunikasi kelihatannya cukup baik nadanya mereka masih wait and see melihat perkembangan bagaiaman IBC mengembangkat sampai sel baterai itu,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur Utama PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) Toto Nugroho menyampaikan total investasi proyek baterai kendaraan listrik secara end-to-end diperkirakan mencapai US$15,3 miliar. Pembangunan pabrik baterai cell menjadi bagian dari rantai nilai ekosistem baterai yang membutuhkan biaya investasi paling besar.

Untuk membangun pabrik baterai cell dengan kapasitas 140 gigawatt hour (GWh) per tahun, biaya capital expenditure (capex) yang dibutuhkan diestimasikan mencapai US$6,73 miliar. Selain sel baterai, pembangunan pabrik katoda juga membutuhkan biaya yang cukup tinggi, yakni sekitar US$3,83 miliar.

“Yang paling mahal itu masuk ke katoda dan baterai cell karena di situ salah satu teknologi yang presisi sekali. Kalau saya lihat cara mereka bekerja untuk dapatkan konsistensi produk baterai dan kualitas itu hitung-hitungan toleransinya sudah mendekati nano meter presisinya,” ujar Toto dalam sebuah webinar, Kamis (24/6/2021).

Sedangkan untuk membangun pabrik smelter untuk mengolah bijih nikel menjadi nikel sulfat dengan teknologi RKEF dan HPAL membutuhkan capex sekitar US$2,6-US$2,7 miliar. Sisanya, kebutuhan investasi diperlukan untuk proyek tambang nikel senilai US$160 juta, pabrik daur ulang baterai US$30 juta, dan pengembangan energy storage system (ESS) senilai US$40 juta.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Berita Singkat BUMN : PTPN 9, PERURI, PTPN 10, Semen Padang, PTPN 12, Pelindo, PTPN 8, PLN, WIKA Gedung, ITDC, IDFood, Garuda Indonesia, Bank Mandiri,

Next Post

Sulap FABA Jadi Beton hingga Pupuk, Kementerian ESDM Apresiasi PLN

Related Posts

Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

17 Desember 2025
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

Mengangkat Moeharmein Z.C. Jadi Direktur Utama, RUPSLB Adhi Karya juga Melakukan Perubahan Komposisi Dewan Komisaris

17 Desember 2025
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Pendaftaran BTN Housingpreneur Diperpanjang, Kesempatan berinovasi untuk Perumahan Masih Dinantikan

17 Desember 2025
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG
Berita

Asuransi, Pilar Proteksi di Tengah Cuaca Ekstrem

17 Desember 2025
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Gelar RUPSLB 2025, PTBA Perkuat Tata Kelola dan Strategi Bisnis Perusahaan

17 Desember 2025
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Raih Kontrak Pembangunan Embung KIPP 1C IKN Nusantara, Perkuat Pengelolaan Air Berkelanjutan

17 Desember 2025
Next Post
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Sulap FABA Jadi Beton hingga Pupuk, Kementerian ESDM Apresiasi PLN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani Ungkap Skema co-Investment dan Lima Sektor Investasi Strategis Prioritas Kerja Sama dengan Yordania

3 hari ago
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan

PGN Komitmen Mendorong Hilirisasi Gas Bumi

1 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Stasiun MRT Lebak Bulus Resmi menjadi Stasiun Lebak Bulus-Bank Syariah Indonesia

4 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Resmi Mengakuisisi Sejumlah Aset Properti milik Thakher Development di Makkah

1 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

by redaksi
17 Desember 2025
0

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) resmi meluncurkan logo baru, sebagai bagian dari program transformasi perseroan.Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan...

Read more
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Mengangkat Moeharmein Z.C. Jadi Direktur Utama, RUPSLB Adhi Karya juga Melakukan Perubahan Komposisi Dewan Komisaris

17 Desember 2025
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Pendaftaran BTN Housingpreneur Diperpanjang, Kesempatan berinovasi untuk Perumahan Masih Dinantikan

17 Desember 2025
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

Asuransi, Pilar Proteksi di Tengah Cuaca Ekstrem

17 Desember 2025
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Gelar RUPSLB 2025, PTBA Perkuat Tata Kelola dan Strategi Bisnis Perusahaan

17 Desember 2025
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In