BTN perkuat permodalan, akselerasi ekspansi kredit. Melalui RUPST Tahun Buku 2025, BTN menegaskan strategi ekspansi kredit guna mendorong pertumbuhan bisnis di 2026. Didukung penguatan permodalan, BTN juga menyiapkan pengambilalihan portofolio kredit berkualitas dengan imbal hasil kompetitif.
BTN menargetkan pertumbuhan kredit 8–10% dengan fokus pada pembiayaan perumahan, baik bersubsidi maupun non-subsidi, serta memperkuat ekosistem melalui kolaborasi strategis termasuk hunian berbasis transit (TOD).
Seiring itu, BTN terus meningkatkan kualitas aset dan kinerja keuangan melalui pengelolaan risiko dan penguatan fundamental bisnis.
RUPST juga menetapkan susunan pengurus terbaru:
Dewan Komisaris
• Suryo Utomo (Komisaris Utama)
• Endra Gunawan (Wakil Komisaris Utama)
• Ida Nuryanti (Komisaris Independen)
• Pietra Machreza Paloh (Komisaris Independen)
• Panangian Simanungkalit (Komisaris Independen)
• Fahri Hamzah (Komisaris)
• Didyk Choiroel (Komisaris)
Direksi
• Nixon L.P. Napitupulu (Direktur Utama)
• Oni Febriarto Rahardjo (Wakil Direktur Utama)
• Setiyo Wibowo (Risk Management)
• Hirwandi Gafar (Consumer Banking)
• Nofry Rony Poetra (Finance & Strategy)
• Eko Waluyo (Human Capital & Compliance)
• I Nyoman Sugiri Yasa (Operations)
• Hermita (Commercial Banking)
• Rully Setiawan (Network & Retail Funding)
• Venda Yuniarti (Treasury & International Banking)
• Tan Jacky Chen (Information Technology)
• Helmy Afrisa Nugroho (Corporate Banking)
BTN optimistis strategi ini akan mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Sumber IG BTN, edit koranbumm















