• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 30 Mei 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Tantangan Berat BUMN dan Danantara Mendongkrak Target ROA 7% dari Presiden Prabowo Subianto

by redaksi
22 Februari 2026
in Berita
0
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Target pengembalian aset (return on asset/ROA) sebesar 7% yang dibebankan ke badan pengelola investasi Danantara Indonesia dinilai sebagai tantangan berat bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pasalnya, utilisasi aset yang rendah masih menjadi ganjalan utama dalam upaya mendongkrak profitabilitas perusahaan pelat merah di masa mendatang.

RelatedPosts

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

Associate Director BUMN Research Group FEB UI, Toto Pranoto, mengatakan bahwa target itu cukup sulit dicapai dalam jangka pendek hingga menengah. Hal tersebut mengingat posisi ROA BUMN saat ini baru yang diperkirakan baru menyentuh 1,88% atau masih terpaut jauh dari ambisi pemerintah.

Di samping itu, dia juga melihat situasi pareto di tubuh BUMN belum menunjukkan perubahan signifikan. Kondisi ini tecermin dari kontribusi laba bersih yang masih didominasi oleh segelintir perusahaan blue chips.

“Sebagian besar BUMN lainnya belum mampu menyumbang kinerja yang signifikan. Oleh karena itu, target ROA 7% menurut saya masih sulit dicapai dalam jangka pendek,” ujar Toto kepada Bisnis baru- baru ini.

Toto menjelaskan rendahnya angka ROA BUMN selama ini berakar pada masalah utilisasi aset yang tidak optimal. Meski memiliki aset jumbo hingga mencapai US$900 miliar, tidak seluruh aset tersebut bersifat produktif.

Beberapa faktor penyebabnya, antara lain kondisi aset yang sudah tua dan terlambat direvitalisasi, hingga riwayat pembelian aset mahal yang tidak sesuai dengan spesifikasi sehingga tingkat utilisasinya rendah.

“Hal tersebut menyebabkan total aset terlihat sangat tinggi, tetapi tingkat pengembaliannya rendah karena utilisasinya tidak maksimal,” ucap Toto.

Dihubungi terpisah, pemerhati BUMN sekaligus Direktur NEXT Indonesia Center, Herry Gunawan, menegaskan bahwa lompatan target yang terlalu tinggi dalam waktu singkat berisiko besar bagi stabilitas perusahaan.

Namun, dia memandang permintaan Presiden Prabowo Subianto merupakan bentuk koreksi keras terhadap pengelolaan BUMN yang selama ini dinilai “manja” atau asal untung tanpa keberanian mengambil risiko.

Herry menyatakan peningkatan ROA penting untuk mendorong investasi publik, yang saat ini hanya berkontribusi sekitar 16% terhadap total investasi nasional berdasarkan data Bank Indonesia (BI). Kendati demikian, ada ganjalan psikologis dan hukum yang membuat ROA BUMN cenderung jalan di tempat.

“Ada rasa waswas untuk ekspansi investasi. Kalau rugi, nanti dikenakan delik menyebabkan kerugian negara sehingga berurusan dengan hukum. Akibatnya, BUMN lebih memilih main aman, yang penting laba wajar agar bisa setor dividen,” pungkas Herry kepada Bisnis.

Untuk itu, Herry mendesak agar target politik ini diturunkan ke dalam kebijakan teknokratis yang memberikan batasan jelas mengenai definisi kerugian negara.

Menurutnya, direksi tidak boleh dijerat hukum selama seluruh prosedur tata kelola dan kajian kelayakan investasi sudah dijalankan dengan benar.

Di sisi lain, perusahaan tetap harus mematuhi standar risk appetite dan risk tolerance sebagai benteng pertahanan terakhir. Pengawasan Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau Risiko dan Fungsi Kepatuhan menjadi kunci agar ambisi mengejar ROA tidak melampaui kapasitas risiko perusahaan.

“Kalau sudah sampai pada batas kapasitas risiko perusahaan, ya jangan dipaksakan. Bisa bobol kalau ada masalah,” pungkas Herry.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

KIM Menggelar Program Mudik Gratis Lebaran Bersama Tahun 2026

Next Post

Hutama Karya Tuntaskan Masjid Negara IKN 100%, Gelar Tarawih Perdana Ramadhan 2026

Related Posts

Telkomsat Gunakan Slot Orbit Satelit Bekas Indosat
Anak Perusahaan

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

4 Mei 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat
Berita

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

4 Mei 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

4 Mei 2026
Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu
Anak Perusahaan

Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

4 Mei 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Di Hari Pendidikan Nasional, Proyek Sekolah Rakyat Halmahera Barat Dapat Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

4 Mei 2026
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar
Anak Perusahaan

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif di Indonesia, IAS dan IVENDO Sepakati Kerjasama

4 Mei 2026
Next Post
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Tuntaskan Masjid Negara IKN 100%, Gelar Tarawih Perdana Ramadhan 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

No Content Available
Telkomsat Gunakan Slot Orbit Satelit Bekas Indosat
Anak Perusahaan

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

by redaksi
4 Mei 2026
0

PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) sebagai salah satu operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat peranannya dalam...

Read more
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Jamkrindo Lakukan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Raja Ampat

4 Mei 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

4 Mei 2026
Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional melalui Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

4 Mei 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia

WhatsApp Resmi Bank Syariah Nasional: Cara Aman Mengakses Layanan Bank Syariah di 2026

4 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In