• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 20 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

TIMAH Jajaki Kerja Sama dengan Mitra Strategis Pengelolaan Logam Tanah Jarang

by redaksi
16 September 2022
in Berita
0
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Emiten grup tambang BUMN, PT Timah Tbk. (TINS) tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah mitra strategis yang memiliki teknologi mutakhir untuk pengelolaan logam tanah jarang atau rare earth seiring rencana pemerintah menghentikan ekspor timah di akhir 2022.

“PT Timah saat ini masih fokus dalam pemilihan beberapa partner strategis yang memiliki teknologi yang memadai untuk pengolahan logam tanah jarang ini,” kata SVP Corporate Secretary MIND ID Heri Yusuf saat dihubungi, Jumat (16/9/2022).

RelatedPosts

ICT Goes to School Langkah Pertamina Memperkuat Ketahanan Digital Generasi Alpha dari Risiko Adiksi Game

Konsisten Akselerasi Ekonomi Masyarakat Desa, Bank Mandiri Terima Piagam Penghargaan dari Menteri PDT

Ajang World Economic Forum 2026 , Danantara Memaparkan Strategi Pengelolaan Modal Negara senilai US$1 Triliun kepada Investor Global

Heri mengatakan sub holding timah itu juga tengah mempersiapkan studi kelayakan menyeluruh untuk pengolahan logam tanah jarang dengan kapasitas di bawah 4.000 ton per tahun.

“Hasil studi ini menjadi penting untuk melihat tingkat keekonomiannya,” ujarnya.

Di sisi lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyusun pembentukan badan penghimpun logam tanah jarang di tengah rencana menghentikan ekspor timah pada akhir tahun ini.

Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Ing Tri Winarno mengatakan pembentukan badan penghimpun logam tanah jarang diharapkan dapat menunjang keekonomian pengembangan industri ikutan logam mineral itu yang belum mampu memasok kebutuhan industri hilir yang besar.

“Pemerintah sedang menyusun Kepmen ESDM tentang tata kelola logam tanah jarang misalnya monasit yang merupakan bahan baku logam tanah jarang,” kata Tri saat Webinar Hilirisasi Mineral Kementerian ESDM, Kamis (15/9/2022).

Tri menuturkan pasokan logam tanah jarang yang masih minim membuat keekonomian pengembangan produk ikutan logam mineral relatif sulit dikerjakan. Dia menargetkan badan penghimpun itu dapat memastikan pasokan yang berkelanjutan rare earth untuk industri hilir dalam negeri.

“Akan dibentuk suatu badan pengumpul yang akan menampung monasit yang berasal dari smelter-smelter swasta lainnya, kira kira seperti itu,” kata dia.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi berencana untuk menyetop ekspor timah dan bauksit pada akhir tahun ini. Dia menuturkan, hal itu dilakukan untuk mendorong percepatan transformasi ekonomi menuju ekonomi yang memiliki nilai tambah.

“Setelah nikel ini, meskipun belum rampung di WTO, akan kita setop lagi, tahun ini mungkin timah atau bauksit setop,” kata Jokowi dalam acara Silaturahmi di PPAD, Sentul, Jawa Barat, dikutip dari Youtube Setpres, Jumat (5/8/2022).

Jokowi mengatakan dirinya akan memerintahkan BUMN untuk mengolah timah dan bauksit menjadi produk yang bernilai tinggi. BUMN nantinya dapat bekerja sama dengan swasta.

Kajian Kementerian ESDM pada 2017 menunjukkan adanya potensi pengembangan industri logam tanah jarang yang besar menyusul kebijakan intensifikasi hilirisasi tambang domestik.

Sebagai gambaran, timah dan logam tanah jarang memiliki hubungan yang cukup erat. Logam tanah jarang diperoleh dari pertambangan timah yang menghasilkan monasit. Jenis ini paling memungkinkan untuk dikembangkan menjadi sejumlah produk.

Selain itu, logam tanah jarang juga dapat dimanfaatkan untuk industri kesehatan, seperti teknologi pendeteksi kanker dan jenis penyakit lagi. Lainnya adalah pembangkit listrik, penyimpanan listrik, dan pendukung tambang, hingga kebutuhan untuk kendaraan bermotor berbasis baterai.

Kajian potensi mineral pertambangan timah yang dilakukan Kementerian ESDM pada 2017 itu menemukan volume endapan mengandung logam tanah jarang di Indonesia cukup besar.

Di Sumatra terdapat setidaknya 19.000 ton logam tanah jarang. Kemudian di Pulau Bangka Belitung sekitar 383.000 ton, serta Kalimantan dan Sulawesi masing-masing memiliki minimal 219 dan 443 ton logam tanah jarang.

Di tingkat global, China memproduksi 84 persen dari total produksi logam tanah jarang dunia. Kemudian Australia 11 persen, Rusia 2 persen, Brazil dan India sebanyak 1 persen.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Sepanjang Semester 1-2022, Jasa Raharja Serahkan Dana Santunan Kecelakaan Lalu Lintas sebesar Rp1,33 triliun

Next Post

Hutama Karya Target Rampungkan 5 Proyek Bendungan Baru hingga 2025

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

ICT Goes to School Langkah Pertamina Memperkuat Ketahanan Digital Generasi Alpha dari Risiko Adiksi Game

19 Januari 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Konsisten Akselerasi Ekonomi Masyarakat Desa, Bank Mandiri Terima Piagam Penghargaan dari Menteri PDT

19 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Ajang World Economic Forum 2026 , Danantara Memaparkan Strategi Pengelolaan Modal Negara senilai US$1 Triliun kepada Investor Global

19 Januari 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB
Berita

TIMAH Dukung Koperasi dalam Kemitraan Penambangan, Perkuat Pelibatan Masyarakat Lokal

19 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Hadiri World Economic Forum 2026, Danantara Membangun Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Global

19 Januari 2026
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia
Berita

Pupuk Indonesia Dukung Rehabilitasi Lahan Pertanian Terdampak Banjir Sumatera

19 Januari 2026
Next Post
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Target Rampungkan 5 Proyek Bendungan Baru hingga 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

CSR BUMN Peduli Covid-19 : Hakaaston, IPC Car Terminal, Berdikari, PTPN III

Presiden Prabowo Subianto Menugaskan Berdikari Membangun Kandang Ternak di Kecamatan Ngajum, Malang

4 hari ago
Berita Singkat BUMN : Surveyor Indonesia, LEN, Jasa Tirta I, PPI, PFN, Nindya Karya, Bank Mandiri, PUSRI, Injourney Airports, Jasa Tirta II, ASDP, BBI

InJourney Airports dan AirNav Indonesia Memastikan Keselamatan Penerbangan Menjadi Prioritas Utama

5 hari ago
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Gelar Infrastructure Summit, SIG Perkuat Kolaborasi Strategis untuk Ciptakan Peluang Bisnis di Tahun 2026

4 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara Rosan Roeslani Mengungkapkan Proyek Hilirisasi yang Groundbreaking pada Februari 2026

4 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

ICT Goes to School Langkah Pertamina Memperkuat Ketahanan Digital Generasi Alpha dari Risiko Adiksi Game

by redaksi
19 Januari 2026
0

Di era di mana anak usia sekolah dasar (Generasi Alpha) sangat rentan terpapar konten digital yang tidak terfilter serta risiko...

Read more
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Konsisten Akselerasi Ekonomi Masyarakat Desa, Bank Mandiri Terima Piagam Penghargaan dari Menteri PDT

19 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Ajang World Economic Forum 2026 , Danantara Memaparkan Strategi Pengelolaan Modal Negara senilai US$1 Triliun kepada Investor Global

19 Januari 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

TIMAH Dukung Koperasi dalam Kemitraan Penambangan, Perkuat Pelibatan Masyarakat Lokal

19 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Hadiri World Economic Forum 2026, Danantara Membangun Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Global

19 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In