Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT KBN Persero membangun 3 unit toilet SD Islam Darut Tauhid di Kampung Bedeng RT 011/005 Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.
Fasilitas untuk mendukung operasional sekolah tersebut secara simbolis tersebut secara simbolis diserahkan oleh Senior Deputi Vice Presiden TJSL, Yato kepada pengurus Yayasan Darut Tauhid, Mujahid, (28/03/2022).
SD Islam yang berada di lingkungan terdekat KBN, tepatnya di sisi timur itu semula kondisi toiletnya cukup memprihatinkan. Pada saat kali Cakung Drain meluap, kondisi toilet yang rendah membuat tidak bisa digunakan.
Kondisi ini membuat pengurus yayasan mengajukan permintaan perbaikan kepada KBN. Setelah dilakukan survei, TJSL KBN langsung memperbaikinya.
Tiga buah bangunan toilet sekaligus kamar mandi baru yang lebih baik hadir di sudut sekolah yang letaknya hanya beberapa meter dari mulut Cakung Drain itu. Bangunan baru sudah dibuat agak tinggi agar saat Cakung Drain meluap masih bisa digunakan para peserta didik sekolah itu.
SDVP TJSL Yato dalam sambutannya menyebutkan, pembangunan toilet di Darut Tauhid merupakan salah satu program TJSL KBN, di luar program perbaikan tempat ibadah dan pengadaan bak sampah yang sudah dijalankan. Setelah di Darut Tauhid, KBN akan memperbaiki MCK untuk Yayasan An Nahl yang lokasinya tak jauh dari Darut Tauhid.
“Kita berharap agar ekosistem yang ada di lingkungan KBN ini saling menjaga ketentraman terhadap investor dan karyawan. Sebab, kalau perusahaan berkembang dengan baik, tentu dampaknya akan terasa bagi lingkungan sekitarnya,” kata Yato.
Tokoh masyarakat di Kampung Bedeng Rorotan, Lamoraji menyambut baik bantuan toilet untuk Darut Tauhid tersebut. Ia mengatakan siap bersinergi dalam hal-hal yang bermanfaat bagi kebaikan bersama.
“Semoga ini langkah awal untuk ke depan yang lebih baik,” kata Lamoraji.
Menurut pengurus yayasan Darut Tauhid, Mujahid, sekolah di bawah binaannya ini hampir digunakan untuk kegiatan menuntut ilmu anak-anak hampir sepanjang hari. Pagi hari sekolah digunakan untuk SD Islam, siang berfungsi untuk madrasah, dan malam hari untuk mengaji anak-anak di lingkungan Kampung Bedeng.
Saat ini SD Islam Darut Tauhid memiliki enam kelas dengan 171 siswa. Berdiri sejak 2010, sekolah ini menurut Kepala Sekolah SDI Islam Darut Tauhid, Darti, bukan saja menjadi tempat mendidik anak-anak sekitar yayasan, tapi tidak sedikit yang berasal dari luar Kampung Bedeng.










