Di tengah dinamika harga pasar dan tantangan produksi, kepastian adalah mata uang paling berharga bagi para petani sawit kita.
PTPN IV PalmCo terus membuktikan peran strategisnya sebagai offtaker (penjamin serapan) yang konsisten. Sepanjang tahun 2025, Perusahaan mencatatkan penyerapan Tandan Buah Segar (TBS) petani sebesar 3,25 juta ton. Angka ini melonjak 16% dibandingkan tahun sebelumnya, yang berasal dari hasil panen ratusan KUD dan petani di 7 regional mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi.
Direktur Utama PalmCo, Chief Jatmiko Santosa menegaskan bahwa petani adalah tulang punggung produksi sawit nasional (lebih dari 30% komposisi nasional). Karena itu, kemitraan ini bukan sekadar transaksi jual-beli, melainkan upaya mengangkat kelas petani.
Mulai dari pendampingan teknis intensif, peningkatan kapasitas kelompok, sertifikasi sawit petani berkelanjutan, hingga pertumbuhan produktivitas TBS petani plasma yang sukses tumbuh 19–20%. PalmCo juga memfasilitasi Rekomendasi Teknis Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dengan realisasi 2025 seluas 23.188 Ha!
Sinergi perusahaan dan pekebun bersama kelembagaannya menjadi fondasi kokoh untuk menjaga stabilitas ekonomi tingkat tapak dan mendukung kemandirian energi bangsa.













