PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) mendukung program pemerintah untuk membangun pariwisata berkualitas, terutama di kawasan destinasi pariwisata super prioritas (DPSP). Salah satu hal yang dilakukan adalah ikut mensosialisasikan keamanan pangan di kawasan wisata.
PT TWC menggandeng Balai Besar POM (BBPOM) di Semarang melakukan Penyuluhan Keamanan Pangan untuk UMK Pangan Siap Saji di Borobudur, Kamis (11/11/2021). Sosialisasi yang diadakan di Manohara Resto, Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas keamanan pangan bagi pelaku usaha kuliner dan UMKM di kawasan DPSP Borobudur.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto didampingi oleh Kepala BBPOM di Semarang Sandra M.P Linthin dan GM Unit Borobudur Aryono Hendro Malyanto. Acara dihadiri pelaku usaha kuliner yang berada di dalam maupun luar kawasan TWC Borobudur dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto mengatakan bahwa program sosialisasi ini diperlukan oleh pelaku usaha pangan Borobudur mengingat destinasi wisata selalu beriringan dengan industri kulinernya.
“Makan dan minum merupakan kebutuhan pokok dan menjadi pos pengeluaran terbesar kedua setelah akomodasi. Hal ini perlu mendapat perhatian serius dari pelaku usaha agar mampu memproduksi pangan yang sehat, aman, bemutu serta hiegenis dalam rangka mendukung program pariwisata nasional khususnya di Borobudur,” terangnya.
Menurut Adi Waryanto, sosialisasi ini diperlukan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas keamanan pangan sehingga wisatawan bisa terhindar dari kejadian luar biasa, seperti keracunan makanan.
“Oleh karena itu, diperlukan pemberian bimbingan dan pembinaan dalam bentuk intervensi program keamanan pangan kepada para pedagang serta pengusaha UMKM di Borobudur,” katanya.















