• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 27 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Vakum 26 Tahun, PFN Gandeng Lala Karmela Garap Film “Kuambil Lagi Hatiku”

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
0
SHARES
67
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perum Produksi Film Negara, lahir kembali (reborn). Bekerjasama dengan PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) dan didukung sinergi ‘BUMN Hadir Untuk Negeri’ gandeng Lala Karmela untuk menggarap film baru, Kuambil lagi Hatiku.

​Film pertama PFN setelah hampir 26 tahun vakum dari perindustrian film Indonesia ini, menggandeng beberapa nama besar seperti Cut Mini, Lala Karmela, Dimas Aditya, Ria Irawan dan Dian Sidik. Bergenre drama keluarga berbumbu komedi dan menyasar para penggemar film remaja. Terakhir kali PFN memproduksi film yaitu Surat untuk Bidadari (Sutradara Garin Nugroho, 1994) dan Pelangi di Nusa Laut (Sutradara MT Risyaf, 1992).

RelatedPosts

Transformasi Hijau SIG: Dari Limbah Jadi Energi hingga Reklamasi

Penguatan Tata Kelola Perusahaan melalui Fungsi Strategis Biro Kepatuhan, Dukung Kinerja Berkelanjutan ADHI Karya

Bukan Energi Listrik Saja, Begini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Perekonomian Rakyat

​Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata (ELKP) Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah mengatakan membuat film, lika likunya tidak mudah. Kami ingin membangkitkan kembali PFN dengan memproduksi film kembali, dan ini menjadi salah satu bukti bahwa BUMN serius dan berkomitmen untuk hal ini. Terima kasih kepada sinergi BUMN yang sangat mendukung pembuatan film ini.

​“Harapannya, PFN bisa bangkit kembali karya lewat film sehingga dapat mengedukasi masyarakat Indonesia dengan karya-karyanya. Apalagi, pesan cerita film ini adalah kehidupan yang damai dengan keberagamannya dan dapat menjadi hiburan, edukasi bagi masyarakat Indonesia” ujar Edwin dalam acara Pre-Launch-Press Conference film, di Synergi Lounge Kementerian BUMN, Jakarta (30/8)

​Direktur Utama PFN, Mohamad Abduh juga berharap PFN dapat bangkit kembali di perindustrian perfilman di Indonesia. Film ini merupakan langkah awal kebangkitannya,” ujar Abduh.

​Abduh mengungkapkan, industri ekonomi kreatif saat ini menjadi salah satu andalan negara. Itu sebabnya PFN akan memulai langkah baru untuk bergerak di dunia layar lebar. Indonesia juga tak kalah kreatif dari segi seniman perfilman. Tak ada kata terlambat atau tak mungkin untuk kembali aktif dan produktif bagi PFN.

​“Selama periode 2017, sebanyak 2 persen dari total pendapatan ekonomi kreatif mencapai Rp990 triliun, berasal dari industri film,” katanya.

​Yang menarik, tambah Abduh produksi film ini memiliki latar belakang di Yogyakarta, tepatnya di beberapa Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Kawasan Candi Borobudur. Alasan PFN menggandeng nama Salman Aristo juga bukan tanpa sengaja. Nama Salman sudah dikenal di dunia perfilman tanah air.

​“Kami bukan hanya ingin memperkenalkan Candi Borobudur sebagai tempat saja, tapi kami ingin memperkenalkannya sebagai ikon budaya, nilai-nilai dalam kehidupan,” ujar Edy Setijono, Direktur Utama PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero)

​Sinergi BUMN yang turut mendukung proses produksi film ini di antaranya, Pertamina, Pelindo 3, PGN, Patra Jasa, WIKA, Waskita, Pembangunan Perumahan, Hutama Karya, Jasa Raharja, Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN dan Pupuk Indonesia.

​Film ini akan diproduseri oleh Salman Aristo dan disutradarai oleh Azhar ‘Kinoy’ Lubis. Mereka akan memulai proses syuting pada 5 September mendatang dan diharapkan dapat tayang pada awal 2019 mendatang.

​“Bagi saya, PFN mempunyai sumbangsih besar dalam membentuk nilai-nilai dan cara pandang tentang Indonesia.  Suatu kehormatan bagi saya bisa bekerja sama dengan PFN. Film ‘Kuambil Lagi Hatiku’ merupakan hasil dari diskusi yang cukup panjang untuk membentuk nilai-nilai keberagaman budaya dan agama yang membuat film ini akan semakin ‘gurih’”ucap Salman.

​Salman merasa harus ambil peran dalam mengembangkan rumah produksi film milik negara. Salman sebagai generasi yang besar dengan hiburan milik PFN terpanggil dalam memajukan rumah produksi tanah air.

​Rencananya, pengambilan gambar dilakukan di lokasi Magelang dan Candi Borobudur selama tiga minggu dan di India untuk mengambil gambar kawasan Taj Mahal selama satu minggu.

​Persiapan Cast

Lala Karmela, pemeran utama di film Kuambil Lagi Hatiku mengaku sudah tak sabar untuk melakukan proses syuting.

​Dalam film, Lala berperan menjadi Shinta, seorang gadis keturunan Indonesia yang jatuh cinta dengan laki-laki keturunan India. Lala mengaku sudah melakukan proses reading bersama para cast untuk membantu dalam mendalami perannya.

​“Saya tertarik untuk memerankan karakter ini. Saya tertantang untuk belajar bahasa dan tarian India. Saya enggak sabar untuk mulai melakukan syuting,” kata Lala

​Selain itu, dia juga jatuh cinta pada ceritanya. Dalam cerita ini, Shinta yang ingin menikah dengan kekasihnya, harus mengalami drama pada saat sang ibu, Widi yang diperankan Cut Mini, harus menceritakan masa lalu yang cukup kelam.

“Ceritanya romantis, bukan hanya antara laki-laki dan perempuan, tapi juga antara ibu dan anaknya. Maknanya juga dalam dan warna cerita ini menggabungkan dua culture yaitu Indonesia dan India,” sambungnya.

​Di sisi lain, salah satu artis kawakan Indonesia, Ria Irawan juga akan ikut meramaikan film tersebut. Dia pun mengaku harus melakukan beberapa ‘penampilan khusus’ seperti tarian Jawa dalam film tersebut.

Previous Post

BNI Traktir Anak Milenial di 040918

Next Post

Pertamina Luncurkan Buku Komik Anti Narkoba untuk Melenial

Related Posts

Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Transformasi Hijau SIG: Dari Limbah Jadi Energi hingga Reklamasi

27 April 2026
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

Penguatan Tata Kelola Perusahaan melalui Fungsi Strategis Biro Kepatuhan, Dukung Kinerja Berkelanjutan ADHI Karya

27 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Bukan Energi Listrik Saja, Begini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Perekonomian Rakyat

27 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Atasi Krisis Sampah, PLN Dukung Percepatan PSEL di Denpasar, Bogor, dan Bekasi

27 April 2026
Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
Berita

Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

27 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

Kepala BP BUMN Dony Oskaria Mengungkap Empat Tahapan Asesmen Transformasi Menyeluruh Sektor BUMN

27 April 2026
Next Post

Pertamina Luncurkan Buku Komik Anti Narkoba untuk Melenial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Sediakan Kredit Karbon, Pertamina NRE Dukung Kampanye IDXCarbon AKU NET-ZERO HERO

3 hari ago
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Sambut HUT Ke-74, PELNI Hadirkan Program Bakti Sosial untuk Sekolah dan Anak Yatim

1 hari ago
Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas secara Berkelanjutan

5 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Kinerja Positif Mandiri Kartu Kredit Didukung oleh Momentum Musiman Sepanjang Kuartal I-2026

1 hari ago
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Transformasi Hijau SIG: Dari Limbah Jadi Energi hingga Reklamasi

by redaksi
27 April 2026
0

Di tengah meningkatnya urgensi isu perubahan iklim, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui...

Read more
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Penguatan Tata Kelola Perusahaan melalui Fungsi Strategis Biro Kepatuhan, Dukung Kinerja Berkelanjutan ADHI Karya

27 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Bukan Energi Listrik Saja, Begini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Perekonomian Rakyat

27 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Atasi Krisis Sampah, PLN Dukung Percepatan PSEL di Denpasar, Bogor, dan Bekasi

27 April 2026
Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

27 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In