• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 1 Mei 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Wajib Sertifikasi Penyelenggara Perjalanan Umrah/Haji

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita
0
0
SHARES
156
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Jasa Raharja Pastikan Jaminan bagi Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur

KAI Perkuat Pendampingan bagi Pelanggan dan Keluarga Terdampak di Bekasi Timur

Pertamina Drilling Sediakan Jack Up Rig untuk Pengembangan Lapangan Gas Mako

Rasa syukur dan kebahagiaan tak bisa ditutupi dari Maia Estianty. Ini terlihat dari unggahannya di akun Instagram @maiaestiantyreal, pekan ini (8/1). Maia bersama kedua putranya, yakni Ahmad Al Ghazali (Al) dan Abdul Qodir Jaelani (Dul) sedang menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi.
Maia beberapa kali memang membagikan momen kebersamaan dengan kedua putranya itu ketika sedang menjalani ibadah umrah di akun Instagramnya tersebut. Misalnya, Maia mengunggah momen setelah melaksanakan tawaf di depan Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. Maia yang mengenakan hijab hitam itu didampingi Al dan Dul. Ibu-anak ini berpose di depan Ka’bah serta mengucapkan syukur kepada Allah SWT dan memohon doa agar ibadahnya lancar dan membawa berkah. “Mengabadikan momen setelah tawaf. Tak henti-henti bersyukur atas kebaikan Allah, dimana saya dipertemukan dengan pasangan terbaik dari Allah @irwanmussry. Alhamdulilah ya Allah,” tulis Maia di akunnya dan mendapatkan komentar hingga lebih dari 10 ribu komentar.
Maia Estianty adalah satu dari jutaan umat muslim di Indonesia yang menjalankan ibadah umroh ke Tanah Suci. Bagi umat muslim, beribadah langsung ke hadapan Kabah membuatnya merasa lebih dekat dengan Allah Swt untuk mengucapkan syukur dan berdoa dihadapanNya. Dan berhubung ibadah haji memiliki masa tunggu atau antrean quota haji yang cukup panjang sekitar lima atau tujuh tahun, sebagian masyarakat muslim Indonesia memilih untuk menjalankan ibadah umroh lebih dulu sambil menunggu masa tunggu quota haji.
Maia dan masyarakat muslim Indonesia lainnya umumnya menggunakan jasa biro perjalanan haji dan umrah agar bisa berangkat ke Tanah Suci dengan nyaman. Nah, di sinilah banyak muncul masalah yang menimpa jamaah umroh. Banyak jamaah gagal berangkat ke Tanah Suci, padahal pembayaran sudah tunai ke travel umroh. Ternyata pengelolaan dana jamaah di travel umroh tidak transparan dan jujur sehingga merugikan jamaah.
Agar perjalanan ibadahnya lancar, para jamaah sebaiknya mengecek legalitas biro travel haji dan umrah yang diwajibkan mendapatkan izin yang diterbitkan oleh Kementerian Agama. Jika tidak mempunyai izin tersebut, patut diduga biro travel ini tidak memiliki kompetensi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Hal ini sangat penting diperhatikan oleh calon jamaah agar terhindar dari penipuan seperti yang dilakukan segelintir biro perjalanan haji dan umrah.
Selain masalah izin itu, ke depan, penyelenggara umroh diwajibkan lolos uji sertifikasi seperti yang diamanatkan Peraturan Menteri Agama Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ibadah Umrah dan Keputusan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Nomor 337 tahun 2018. Kewajiban ini paling lambat diterapkan oleh biro perjalanan pada Maret 2019 sebagai salah satu persyaratan utama penyelenggara umroh dapat terus beroperasi.
Syarat sertifikasi ini dibuat, tak lain akibat maraknya kasus penipuan dengan nilai hingga triliunan rupiah oleh biro perjalanan umrah nakal sehingga menimbulkan kekhawatiran dan kerugian di masyarakat. Kementerian Agama pun menilai sistem penyelenggaraan ibadah umrah perlu diperbaiki agar masyarakat akan lebih aman dan mendapatkan jaminan dalam memilih beberapa perjalanan ibadah umrah.
Untuk itu, Peraturan Menteri Agama Nomor 8 tahun 2018 di pasal 37 mengamanatkan proses penilaian PPIU  dilakukan oleh lembaga sertifikasi. PT Sucofindo (Persero), BUMN jasa inspeksi terpadu, saat ini menyediakan jasa sertifikasi biro perjalanan wisata (BPW), termasuk menyediakan jasa sertifikasi untuk PPIU.
Herliana Dewi, selaku  Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan (PPK) Sucofindo, menegaskan akreditasi PPIU ini adalah upaya seluruh pemangku kepentingan untuk mengendalikan mutu biro perjalanan umrah dan instrumen dalam pengendalian izin PPIU.
Pada Desember 2018, Sucofindo telah menyerahkan sertifikat kepada perusahaan yang telah lulus penilaian Sertifikasi BPW kepada 14 BPW di Jawa Timur dan memberikan sosialisasi persiapan terkait akreditasi PPIU tersebut. Perseroan dalam kegiatan ini menggandeng Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Jatim), Dinas Budaya dan Pariwisata Jatim, dan Amphuri (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia).
BPW umroh di Jatim yang menggandeng Sucofindo sebagai mitra dalam melaksanakan sertifikasi, antara lain Agung El Badr Wisata di Malang, Al Falah Wisata Iman dan Elaf Indonesia di Lamongan. Kemudian Em Abror, Al Refada Nusantara, Persada Duta Beliton, Qiswah Indonesia, Ziarah Hati Nurani serta Aminah di Surabaya, lalu Arwinda Putra Mandiri, Mabruro, Sa’yan Masykuro, dan Sjava Barokah Makmur di Sidoarjo serta Oky Raisa Nusantara di Gresik. Biro perjalanan umroh ini telah lulus penilaian dari Sucofindo yang sesuai regulasi Kemenag.
Echwan Siswadi, Wakil Ketua Amphuri, mengatakan, sertifikasi kepada biro di Jatim ini dan diharapkan menumbuhkan kepercayaan masyarakat serta bisa memberikan layanan optimal kepada calon jamaah haji dan umrah. Rencananya, Amphuri akan melakukan sertifikasi secara kolektif untuk anggotanya di masa mendatang. “Kami siap dan bersedia mengikuti setiap aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah dengan harapan adanya perbaikan yang nyata, terutama bagi anggota Amphuri,” ungkap Echwan.
Biro perjalanan haji dan umrah yang tercatat sebagai anggota Amphuri itu sebanyak 300 perusahaan. Jumlah anggota Amphuri ini mencapai 38% dari jumlah total biro perjalanan haji dan umrah di Indonesia yang sebanyak 800 perusahaan.
Selamat menjalankan ibadah umroh dan haji ke Tanah Suci bersama biro perjalanan umroh/haji yang telah berizin dan bersertifikasi.
Sumber Sucofindo/ edit koranbumn

Previous Post

Kapal Pesiar MS. MAASDAM Sandar di Pelabuhan Makassar

Next Post

Lowongan Pekerjaan Marketing Communication TASPEN

Related Posts

Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Jasa Raharja Pastikan Jaminan bagi Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur

1 Mei 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

KAI Perkuat Pendampingan bagi Pelanggan dan Keluarga Terdampak di Bekasi Timur

1 Mei 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Pertamina Drilling Sediakan Jack Up Rig untuk Pengembangan Lapangan Gas Mako

1 Mei 2026
Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya
Berita

Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya

1 Mei 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Pelabuhan Patimban Paket 6 Siap Beroperasi Oktober 2026

1 Mei 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

4 Tahun Kering, Hutama Karya Bawa Air Kembali ke Saluran Irigasi Beo Talaud untuk Sejahterakan Petani

1 Mei 2026
Next Post

Lowongan Pekerjaan Marketing Communication TASPEN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

TIMAH Membukukan Laba Bersih senilai Rp1,31 triliun Sepanjang 2025

6 hari ago
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

ANTAM Lanjutkan Tren Pertumbuhan, Laba Bersih Capai Rp3,66 Triliun pada Kuartal I 2026

2 hari ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Penguatan Tata Kelola Perusahaan melalui Fungsi Strategis Biro Kepatuhan, Dukung Kinerja Berkelanjutan ADHI Karya

4 hari ago
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera

Kepala BP BUMN dan COO Danantara, Dony Oskaria Menegaskan Komitmen BUMN Memperkuat Kedaulatan Ekonomi dan Tingkatkan Kesejahteraan

5 hari ago
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Jasa Raharja Pastikan Jaminan bagi Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur

by redaksi
1 Mei 2026
0

Jasa Raharja memastikan seluruh korban kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin malam (27/4),...

Read more
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

KAI Perkuat Pendampingan bagi Pelanggan dan Keluarga Terdampak di Bekasi Timur

1 Mei 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Drilling Sediakan Jack Up Rig untuk Pengembangan Lapangan Gas Mako

1 Mei 2026
Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya

Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya

1 Mei 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC

Pelabuhan Patimban Paket 6 Siap Beroperasi Oktober 2026

1 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In