• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 2 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Wika Beton Proyeksikan Kinerja Kuartal II/2020 akan Lebih Baik

by redaksi
16 Juni 2020
in Anak Perusahaan, Berita
0
Butuh Tambah Belanja Modal, Wijaya Karya Beton  Lepas Saham Treasury
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Wijaya Karya Beton Tbk. memproyeksikan kinerja pada kuartal II/2020 akan lebih baik dibandingkan kuartal I/2020 karena sejumlah proyek masih bisa dijalankan di tengah pandemi Covid-19.

Dibandingkan induknya, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. yang mengalami penurunan kinerja cukup signifikan, Wika Beton membukukan kinerja yang lebih baik.

RelatedPosts

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp2,93 Triliun di FY2025, Operasional Tumbuh dan Profitabilitas Berangsur Pulih

Selaras dengan Visi Pemerintah, TASPEN Perkuat Reformasi Birokrasi Lewat SMAP ISO 37001:2025

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

Perseroan tercatat masih mampu mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 2,64 persen menjadi Rp72,66 miliar pada kuartal I/2020. Efisiensi beban usaha menjadi salah satu penopang laba perseroan di tengah pendapatan yang turun 9,86 persen.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Beton Yuherni Sisdwi menjelaskan, meski terjadi penurunan laba kotor sekitar 17,33 persen perseroan berupaya mengimbangi hal itu dengan penurunan beban usaha.

“Untuk itu kami melakukan efisiensi, perjalan dinas tidak ada, jam kerja juga berkurang, pemakaian biaya listrik turun. Kemudian, kami juga menargetkan setiap divisi untuk melakukan efisiensi,” jelasnya

Di sisi lain, perseroan mendapatkan kontribusi pendapatan yang cukup besar dari entitas asosiasi. Hal ini, lanjutnya, juga disebabkan oleh pajak badan yang lebih rendah karena menggunakan Pph final 3 persen.

Selain itu, perseroan juga melakukan efisiensi dari beban keuangan yang turun 17,92 persen. Hal ini dilakukan dengan memaksimalkan fasilitas supply chain financing (SCF) untuk melunasi tagihan kepada subkontraktor.

“Maka, beban bunganya itu ditanggung supplier, jadinya tadinya modal kerja dipakai untuk bayar utang itu, sekarang di-support oleh SCF. Jadi kredit modal kerja kami lebih rendah,” katanya.

Dia mengatakan perseroan masih terus berupaya meningkatkan efisiensi. Salah satunya, dari sisi collection period piutang yang saat ini masih di kisaran 8 bulan—9 bulan. Perseroan menargetkan waktu koleksi piutang bisa ditingkatkan menjadi 6 bulan.

Dia menjelaskan dampak pandemi Covid-19 cukup memberi dampak terhadap penurunan pendapatan perseroan. Hal ini juga membuat pengakuan pendapatan berkurang karena tertundanya sejumlah proyek.

Salah satu proyek yang mengalami penundaan adalah jalan Tol Pettarani di Makassar. Semestinya proyek itu selesai pada bulan ini, namun karena pandemi, proyek itu diperkirakan baru usai pada semester II/2020.

“Pettarani, secara nilai kontrak tinggal ratusan miliar, paling banyaknya di 2019, kemarin pengakuan penjualannya Rp200 miliar—Rp300 miliar dan bakal habis pada semester II/2020 ini,” katanya.

Meski begitu, dia mengatakan bahwa perseroan masih memiliki proyek-proyek lain yang relatif masih dapat berjalan secara normal. Salah satunya adalah jalan proyek jalan tol Pekanbaru—Padang seksi Bangkinang—Pangkalan.

Dia juga optismistis kinerja pada kuartal II akan lebih baik dibandingkan kuartal I. Namun, secara agregat jika dibandingkan terhadap periode yang sama pada tahun lalu, diperkirakan akan terjadi penurunan.

Dia menyebutkan hal ini disebabkan oleh pola pengakuan pendapatan perseroan yang selalu lebih besar setelah periode kuartal I/2020. Dia memperkirakan tren ini juga akan berlanjut pada semester II/2020.

Meski begitu, menurutnya secara umum perseroan mengekspektasikan penurunan kinerja. Pertumbuhan yang terjadi pada kuartal I/2020, sejatinya juga berada di bawah target perseroan.

Dari sisi pendapatan misalnya, perseroan mengantongi Rp1,16 triliun pada kuartal I/2020. Dia mengatakan ekspektasi awal perseroan untuk pendapatan pada periode tersebut adalah di kisaran Rp2 triliun.

Dengan demikian, dia memperkirakan target pertumbuhan laba 20 peren—25 persen pada tahun ini akan sulit tercapai. Perseroan kini mengantisipasi penurunan laba yang dinilai tak bisa lagi dihindari.

“Tumbuh sih tidak sepertinya, tapi best scenario-nya sama dengan tahun lalu, mungkin bisa jadi angka moderatnya 10 persen—15 persen di bawah tahun lalu,” jelasnya.

Namun, dia mengatakan bahwa perkiraan ini juga masih terus berubah sesuai dengan perkembangan. Menurutnya, salah satu penentunya adalah seberapa cepat proyek baru bisa dijalankan.

Sampai dengan Mei, dia mengatakan bahwa perolehan kontrak baru adalah sebesar Rp1,1 triliun. Di sisi lain, perseroan memiliki kontrak bawaan dari tahun lalu sebesar Rp5,6 triliun.

Adapun, per Maret 2020, utilisasi produksi di pabrik mencapai 62 persen. Angka ini relatif lebih rendah dibandingkan periode normal yang biasanya mencapai kisaran 80 persen—90 persen.

Hal ini pula yang diperkirakan akan membuat rencana perseroan mengakuisisi pabrik baru ditunda. Dia menyatakan, target belanja modal yang semula sekitar Rp900 miliar akan menurun drastis.

Namun, rencana belanja modal lain untuk penambahan kapasitas pabrik tetap dilakukan. Salah satunya untuk pabrik di Pekanbaru. Dengan tambahan tersebut, total kapasitas produksi perseroan diperkirakan meningkat menjadi 4,1 juta ton per tahun.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Juni 2021, Pertamina Berharap Kilang Cilacap Siap Produksi B100

Next Post

Pefindo Turunkan Peringkat dan Outlook Perusahaan, Obligasi, dan Sukuk Timah

Related Posts

Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp2,93 Triliun di FY2025, Operasional Tumbuh dan Profitabilitas Berangsur Pulih

2 April 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

Selaras dengan Visi Pemerintah, TASPEN Perkuat Reformasi Birokrasi Lewat SMAP ISO 37001:2025

2 April 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

2 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

2 April 2026
Semen Baturaja Lakukan Audit Survailen SPPT SNI Tahun 2020
Berita

Sepanjang 2025, Semen Baturaja Membukukan Pendapatan sebesar Rp2,36 triliun

2 April 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

BRI Membukukan Laba Bersih Berjalan sebesar Rp7,73 Triliun pada Februari 2026

2 April 2026
Next Post
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

Pefindo Turunkan Peringkat dan Outlook Perusahaan, Obligasi, dan Sukuk Timah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Sebanyak 2,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+4 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Dirut Jasa Marga: Diskon Tarif Tol 30% Kembali Berlaku Hari Ini

7 hari ago
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

5 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

2,5 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+6 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Jalan Tol Jakarta-Cikampek di Arus Balik

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Berencana Lelang Proyek Sampah Listrik Lagi di 6 Lokasi

2 hari ago
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp2,93 Triliun di FY2025, Operasional Tumbuh dan Profitabilitas Berangsur Pulih

by redaksi
2 April 2026
0

PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mengumumkan kinerja keuangan konsolidasian auditan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025...

Read more
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Selaras dengan Visi Pemerintah, TASPEN Perkuat Reformasi Birokrasi Lewat SMAP ISO 37001:2025

2 April 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

2 April 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

2 April 2026
Semen Baturaja Lakukan Audit Survailen SPPT SNI Tahun 2020

Sepanjang 2025, Semen Baturaja Membukukan Pendapatan sebesar Rp2,36 triliun

2 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In