Home / Berita / Bongkar-Pasang Pemimpin BUMN

Bongkar-Pasang Pemimpin BUMN

“Lincah” nian Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno. Dalam empat tahun ini, Rini sudah tiga kali mengganti direktur utama Pertamina dan Garuda Indonesia.

Pergantian pemimpin sebuah perusahaan sesungguhnya merupakan hal yang lumrah. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, Pasal 16 ayat 4, masa jabatan direktur utama adalah lima tahun dan bisa diperpanjang satu kali. Namun aturan itu tidak berlaku untuk Elia Massa Manik (Pertamina) dan Pahala Mansury (Garuda Indonesia). Keduanya menduduki jabatannya hanya dalam tempo 17 bulan.

Dalam sejarahnya, Pertamina memang perusahaan negara yang paling sering berganti pucuk pimpinan, terutama sejak reformasi 1998. Dalam kurun 20 tahun ini, Pertamina telah memiliki sembilan direktur utama definitif dan tiga pelaksana tugas direktur utama. Setali tiga uang, Garuda Indonesia sudah berganti direktur utama sebanyak delapan kali pada kurun yang sama.

Tentu saja, sejarah perjalanan Pertamina dan Garuda tidak bisa menjadi pembenar bagi Menteri Rini untuk bongkar-pasang direktur utama BUMN semau gue. Rini, sebagai wakil pemerintah yang menjadi pemegang saham di Garuda dan Pertamina, semestinya menjadikan kinerja sebagai tolok ukur utama untuk menilai keberhasilan seorang pemimpin perusahaan. Tapi muncul dugaan bahwa ada motif lain di balik pergantian direktur utama Pertamina dan Garuda.

Check Also

Pelatihan Manajemen Masjid BNI Syariah

BNI Syariah berusaha mengembangkan Pelatihan Manajemen Masjid di berbagai kota besar di seluruh Indonesia. Melalui …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *