• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 7 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

5 Tahun ke Depan, Pupuk Kaltim Rencanakan Investasi Senilai US$ 2,5 miliar

by redaksi
22 Maret 2021
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Pupuk Kaltim, Pupuk Kujang, IPC
0
SHARES
55
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pupuk Kaltim telah merancang ekspansi bisnis dalam lima tahun ke depan. Salah satu anggota Pupuk Indonesia Grup ini bakal menggarap sejumlah proyek strategis untuk pengembangan cakupan bisnis dan peningkatan kapasitas produksi.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi menerangkan, pihaknya akan melakukan ekspansi dengan tiga program utama. Pertama, meneruskan hilirisasi produk turunan gas alam. Kedua, meningkatkan efisiensi. Ketiga, Pupuk Kaltim bakal masuk ke industri berbasis renewable (terbarukan).

RelatedPosts

Jasa Marga Membukukan Penurunan Pendapatan dan Laba Bersih Sepanjang Tahun 2025

Selaraskan Visi, Akselerasi Aksi: Len Incorporated Matangkan Strategi 2026

Berbagi Kebaikan dengan Masyarakat Kota Surakarta, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Program Khitanan

Tiga program itu diterjemahkan ke dalam sejumlah proyek strategis. Paling tidak, ada enam proyek yang sedang dan bakal digarap Pupuk Kaltim, yang diproyeksikan bisa beroperasi dalam lima tahun ke depan.

Pertama, mengoperasikan pabrik Soda Ash dan Ammonium Clorade, dengan kapasitas sekitar 300.000 ton. Proyek tersebut bakal mengolah ekses C02 dan akan menjadi tumpuan bahan baku industri kaca di dalam negeri. Pasalnya, hampir 100% soda ash saat ini masih dipenuhi secara impor.

Kedua, pengembangan industri oleochemical yang berbasis pada pemanfaatan produk turunan kelapa sawit. Saat ini, Pupuk Kaltim juga memiliki perkebunan kelapa sawit seluas 7.400 hektare.

Pengembangan oleochemical ini bakal memperkuat hilirisasi produk sawit Indonesia yang selama ini masih didominasi oleh Crude Palm Oil (CPO). Juga untuk mendeversifikasi pemanfaatan energi Pupuk Kaltim yang selama ini berbasis gas, lalu berkembang ke kelapa sawit yang sumbernya terbarukan.

Secara bisnis, dalam lima tahun ke depan, segmen produk berbasis kelapa sawit ini diproyeksikan bakal berkontribusi hingga 10% terhadap EBITDA Pupuk Kaltim. “Ke depan kami juga akan menjadi produsen industri kimia berbasis renewable resources. Oleokimia salah satu bahan baku yang cukup tersedia, berbasis palm oil,” ungkap Rahmad dalam media conference yang digelar secara daring, Minggu (21/3).

Ketiga, proyek revamping dengan memodernisasi pabrik atau fasilitas produksi Pupuk Kaltim yang sudah tua. Sehingga bisa lebih efisien dan meningkatkan produktivitas.

Proyek keempat adalah ammonium nitrate sebagai bahan peledak. Meski tak menerangkan secara detail, tapi Rahmad mengungkapkan bahwa pembangunan pabrik yang berlokasi di Bontang itu sudah dalam konstruksi. “Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama sudah bisa berproduksi,” imbuhnya.

Selain proyek-proyek yang berlokasi di Bontang, Kalimantan Timur tersebut, Pupuk Kaltim juga bakal menggelar mega proyek di Teluk Bintuni, Papua Barat. Proyek tersebut terdiri dari pembangunan industri methanol dengan kapasitas produksi 1 juta ton, serta pabrik ammonia-urea dengan kapasitas 1,1 juta ton atau sepertiga dari kapasitas pabrik yang dimiliki Pupuk Kaltim saat ini.

Menurut Rahmad, proyek tersebut memang masih ada di tahap awal. Beberapa hal pokok mengenai pasokan gas telah disepakati bersama pemerintah yang dalam hal ini Kementerian Eneergi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Untuk proyek ammonia-urea, Rahmad optismistis Pupuk Kaltim mampu mengelolanya sendiri. Namun untuk produksi methanol, Pupuk Kaltim masih melakukan penjajakan dan menimbang skema kerjasama. Rencananya, proyek ini bisa mulai konstruksi pada tahun 2023 dan bisa beroperasi pada tahun 2026.

“2022 akan banyak sekali persiapan, mulai dari lahan dan seterusnya. 2023 mulai konstruksi pabrik, dan kalau itu bisa terlaksana, kami harapkan 2026 pabrik amonia-urea maupun methanol di Bintuni bisa mulai beroperasi,” terang Rahmad.

Mengenai investasi, secara keseluruhan, Pupuk Kaltim membutuhkan dana hingga US$ 2,5 miliar atau sekitar Rp 35,9 triliun. Rincinya, sebanyak US$ 2 miliar (sekitar Rp 30 triliun) untuk proyek di Bintuni, dan sisanya sebesar US$ 500 juta untuk proyek di Bontang.

Mengenai sumber pendanaan, Rahmad optimistis ada banyak cara yang bisa digunakan oleh Pupuk Kaltim. Sebab, dia mengklaim bahwa kinerja keuangan Pupuk Kaltim terbilang sehat.

Dengan perolehan laba setelah pajak mencapai Rp 1,86 triliun pada tahun lalu dan ekuitas Rp 22 triliun, sebagian investasi proyek bisa didanai melalui kas internal. Sisanya, Pupuk Kaltim bakal mengkaji beberapa instrumen pendanaan mulai dari pinjaman, hingga menggelar Initial Public Offering (IPO).

“IPO memang menjadi salah satu opsi pendanaan yang patut kami jajaki, itu tetap kita pertimbangkan. Intinya, dengan struktur finansial yang sehat kami bisa membuka peluang untuk sumber pendanaan,” sebut Rahmad.

Proyek-proyek strategis tersebut juga diyakini bakal mendongkrak kinerja keuangan Pupuk Kaltim. Dalam lima tahun ke depan, EBITDA Pupuk Kaltim ditargetkan bisa melesat lebih dari dua kali lipat. Dari Rp 3,7 triliun posisi EBITDA saat ini, ditarget akan naik menjadi sekitar Rp 9 triliun.

“Dalam lima tahun ke depan dengan seluruh investasi yang kami lakukan, (EBTIDA) kami akan naik ke sekitar Rp 9 triliun,” pungkas Rahmad.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Penempatan Dua Manajer PTPN VII Baru

Next Post

 Menteri BUMN Erick Thohir Dorong BUMN Tingkatkan Daya Saingnya di Pasar Internasional

Related Posts

Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Membukukan Penurunan Pendapatan dan Laba Bersih Sepanjang Tahun 2025

6 Maret 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Selaraskan Visi, Akselerasi Aksi: Len Incorporated Matangkan Strategi 2026

6 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Berbagi Kebaikan dengan Masyarakat Kota Surakarta, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Program Khitanan

6 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani Menjelaskan Pemerintah Menerima Investasi seniali Rp23,66 triliun untuk Pembangunan PLTS Tahun Ini

6 Maret 2026
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia
Berita

Jasindo Menyiapkan Mekanisme Mitigasi Asuransi Perjalanan Imbas Konflik Timur Tengah

6 Maret 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

5 Maret 2026
Next Post
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN

 Menteri BUMN Erick Thohir Dorong BUMN Tingkatkan Daya Saingnya di Pasar Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Bidik Wealth Management Tumbuh 15% di 2026, BTN Lengkapi Layanan Consumer Banking dan Siapkan UMKM Naik kelas

3 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Simak, Jasa Marga Bakal Gratiskan 4 ruas tol di Trans Jawa pada Periodet Lebaran 2026

2 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Raih Sertifikasi ISO Global 27701:2019 Untuk Etika Digital dan Pelindungan Data Nasabah

5 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Indonesia dan INA akan Menanamkan Modal Investasi sebesar US$ 200 juta di Proyek Strategis Dikelola Chandra Asri Group

3 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Membukukan Penurunan Pendapatan dan Laba Bersih Sepanjang Tahun 2025

by redaksi
6 Maret 2026
0

Emiten jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) membukukan penurunan pendapatan dan laba bersih sepanjang tahun 2025. Jasa Marga mencatatkan pendapatan...

Read more
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Selaraskan Visi, Akselerasi Aksi: Len Incorporated Matangkan Strategi 2026

6 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Berbagi Kebaikan dengan Masyarakat Kota Surakarta, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Program Khitanan

6 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani Menjelaskan Pemerintah Menerima Investasi seniali Rp23,66 triliun untuk Pembangunan PLTS Tahun Ini

6 Maret 2026
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia

Jasindo Menyiapkan Mekanisme Mitigasi Asuransi Perjalanan Imbas Konflik Timur Tengah

6 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In